Ketua DPD Apresiasi Penanganan Anak Yatim Korban COVID-19 di Lamsel Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti. Foto: Humas DPD

MerahPutih.com - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti, mengapresiasi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dalam menangani anak-anak yatim piatu yang orangtuanya meninggal akibat COVID-19.

Pemkab Lamsel bergerak cepat melakukan pendataan agar sesegera mungkin mendapatkan orang tua asuh bagi para yatim piatu. Pendataan gencar itu melibatkan Pemerintah Provinsi dan Kota di Lampung.

Baca Juga

Ketidakrataan Vaksinasi di Jabar Jadi Sorotan, Ketua DPD: Jangan Sampai Turunkan Gairah Masyarakat

"Saya mendukung dan mengapresiasi pendataan. Karena merupakan upaya pendampingan untuk memastikan setiap anak mendapatkan hak pengasuhan," kata La Nyalla di sela kunjungan kerjanya ke Lampung, Minggu (5/9).

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai, yang dilakukan Pemkab Lamsel merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dan harus mendapat dukungan dari seluruh elemen pemerhati anak.

Ketua DPD RI saat menyaksikan penandatanganan MoU dan launching Pogram Desa Emas bersama Satmakura di MS Town Beach, Pantai Mutun Kabupaten Pesawaran, Lampung. ANTARA/HO-DPD RI
Ketua DPD RI saat menyaksikan penandatanganan MoU dan launching Pogram Desa Emas bersama Satmakura di MS Town Beach, Pantai Mutun Kabupaten Pesawaran, Lampung. ANTARA/HO-DPD RI

LaNyalla menyarankan agar langkah tersebut melibatkan orang-orang yang berkaitan dengan anak yatim atau piatu seperti saudara dari almarhum ayah atau ibu agar menjadi program terpadu.

"Dengan begitu pola pengasuhan bisa berbasis panti atau bersama keluarga dengan pengawasan dan pendampingan yang baik," saran Senator asal Jawa Timur tersebut.

LaNyalla berharap program pendampingan ini bisa berlanjut hingga sang anak mencapai usia dewasa atau sudah dapat mandiri.

"Bantuan yang diberikan harus diarahkan betul-betul untuk kepentingan pendidikan dan kehidupan anak tersebut," tutup La Nyalla. (Pon)

Baca Juga

Ketua DPD Berharap BLT UMKM Dilanjutkan di Tahun 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasasi Ditolak, Bentjok dan Heru Hidayat Tetap Divonis Seumur Hidup
Indonesia
Kasasi Ditolak, Bentjok dan Heru Hidayat Tetap Divonis Seumur Hidup

Benny Tjoktrosaputro dan Heru Hidayat tetap divonis seumur hidup. Mereka divonis terbukti merugikan keuangan negara sebesar Rp 16.807.283.375.000,00 triliun.

Kasus Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Melorot Tajam
Indonesia
Kasus Aktif COVID-19 di DKI Jakarta Melorot Tajam

Data Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, kasus aktif COVID-19 per 12 Oktober berkurang 207 kasus.

Jakpro Matangkan Rencana Pembangunan Stasiun KRL di JIS
Indonesia
Jakpro Matangkan Rencana Pembangunan Stasiun KRL di JIS

Menurut Iwan, keberadaan kereta di JIS dibutuhkan untuk mengangkut penonton ke stadion berstandar internasional dengan kapasitas 82 ribu penonton itu.

Apresiasi Pemerintah Terapkan PPKM Darurat, Puan: Ini Jawaban dari Masukan Berbagai Pihak
Indonesia
Apresiasi Pemerintah Terapkan PPKM Darurat, Puan: Ini Jawaban dari Masukan Berbagai Pihak

Keberhasilannya sangat ditentukan oleh partisipasi masyarakat

Kemenag Komentari Penggunaan Kotak Amal untuk Danai Teroris
Indonesia
Kemenag Komentari Penggunaan Kotak Amal untuk Danai Teroris

Kepolisian mengungkapkan adanya modus penggunaan kotak amal yang ditaruh di minimarket untuk mendanai kegiatan teroris di Indonesia.

TNI AU Kirim 26 Ribu Kilogram Paket Bantuan ke NTT
Indonesia
TNI AU Kirim 26 Ribu Kilogram Paket Bantuan ke NTT

Selain membawa bantuan untuk korban bencana alam di NTT dan NTB, TNI juga memberangkatkan prajuritnya untuk membantu evakuasi dan pertolongan pertama.

Belum Ada Jejak, Komunitas Tenis Global Semakin Khawatir Pada Peng Shuai
Indonesia
Belum Ada Jejak, Komunitas Tenis Global Semakin Khawatir Pada Peng Shuai

Sejumlah petenis top dunia seperti Serena Williams dan Naomi Osaka, serta Komite Olimpiade Jerman, menyebarkan tagar #WhereIsPengShuai di media sosial.

Ikut Vaksinasi COVID-19 Disebut Bentuk Pengamalan Pancasila
Indonesia
Ikut Vaksinasi COVID-19 Disebut Bentuk Pengamalan Pancasila

Ia mengajak seluruh masyarakat agar memahami, mendukung dan mematuhi semua peraturan

[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Penuh, Pasien COVID-19 Tinggal Konsumsi Berbagai Obat di Rumah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Rumah Sakit Penuh, Pasien COVID-19 Tinggal Konsumsi Berbagai Obat di Rumah

pemberian obat, meski pada pasien tanpa gejala, tetap harus dalam pengawasan medis. Obat harus diberikan sesuai kondisi pasien untuk mengurangi risiko efek samping penggunaannya.

Jenderal Andika Akui Tak Berhak Tentukan Siapa Penerusnya di TNI-AD
Indonesia
Jenderal Andika Akui Tak Berhak Tentukan Siapa Penerusnya di TNI-AD

KSAD pengganti Andika Perkasa nantinya akan dipilih oleh Panglima TNI