Ketua BPN Jelaskan Maksud Pernyataan Prabowo Soal Indonesia Punah Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menjelaskan maksud pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mengatakan jika pihaknya kalah, maka negara ini akan punah.

Pernyataan Prabowo itu kata dia, mengambil dari sejarah kerajaan-kerajaan terdahulu yang ada di nusantara, sebelum terbentuknya Indonesia.

"Pertama kita dari histori dari negara nusantara ini makin pendek, Sriwijaya 300 tahun, Demak hanya puluhan tahun. Tentunya kita harus kritis," kata Djoko Santoso di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/12).

Mantan Panglima TNI ini mengungkapkan, negara seperti manusia yang bisa sakit bahkan memiliki umur tersendiri. Maka dari itu, jika tidak diurus dengan baik, maka penyakit bukan hal mustahil akan datang.

Prabowo Subianto dan SBY
Prabowo Subianto dan SBY menikmati Kopi 08 dalam pertemuan di kediaman Ketum Gerindra di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Foto: Istimewa

"Negara itu seperti manusia bisa terkena serangan jantung, liver pada umur 80 sampai 90-an. Uni Soviet habis, Yugoslavia habis, bahkan Amerika juga pernah perang saudara dan lebih banyak korbannya dari perang dunia. Jadi umur negara-negara itu bisa terserang penyakit," ungkap Djoko.

Dia menambahkan, di penghujung abad 20 kita mengalami globalisasi dan perubahan iklim. Salah satu arus globalisasi adalah peredaran narkoba yang masuk ke Indonesia tidak terhingga, selain kesenjangan sosial yang belum bisa diatasi.

"Jadi inilah yang kita hadapi, masih banyak lagi kesenjangan sosial. Menurut Profesor Edi Swasono artinya yang miskin dan kaya makin jauh. Maka ini semua jadi ancaman kita yang sudah membahayakan bangsa, tinggal kalian yang mengawasi bangsa ini," tegas Djoko. (Pon)

Kredit : ponco


Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH