Ketua BPK Penuhi Panggilan KPK Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Agung Firman Sampurna akhirnya memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (8/12).

Agung akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca Juga

KPK Garap Ketua BPK Terkait Kasus Suap SPAM Kementerian PUPR

Sedianya, Ketua Umum PBSI itu diperiksa pada Senin (7/12) kemarin, namun yang bersangkutan mangkir atau tidak memenuhi panggilan penyidik dengan alasan ada kegiatan yang tak bisa ditinggalkan.

"Dan hari ini hadir memenuhi panggilan sebagai saksi untuk tersangka LJP (Leonardo Jusminarta Prasetyo/ Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama)," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (8/12).

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (Humas KPK)

Selain Leonardo, KPK juga telah menetapkan mantan anggota BPK Rizal Djalil sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di Kementerian PUPR.

Dalam perkara ini, Rizal diduga menerima suap dari Leonardo sebesar 100.000 dolar Singapura. Uang tersebut diserahkan Leonardo kepada Rizal melalui salah satu pihak keluarga.

‎Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar. Rizal disinyalir meminta kepada petinggi SPAM Kementerian PUPR agar proyek tersebut dikerjakan oleh perusahaan Leonardo. (Pon)

Baca Juga

Ditahan KPK, Bekas Anggota BPK Rizal Djalil Siap Buka-bukaan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bingung Ada Tempat Hiburan Kebablasan, DPRD: Pasti Ada Sesuatu
Indonesia
BW Bocorkan 2 Nama dari 10 Orang yang Digugat Partai Demokrat Kubu AHY
Indonesia
BW Bocorkan 2 Nama dari 10 Orang yang Digugat Partai Demokrat Kubu AHY

Bambang Widjojanto bersama sejumlah advokat yang tergabung dalam Tim Pembela Demokrasi ditunjuk sebagai kuasa hukum DPP Partai Demokrat.

Fenonema Buzzer tak Lepas dari Minimnya Literasi Politik Berbangsa
Indonesia
Fenonema Buzzer tak Lepas dari Minimnya Literasi Politik Berbangsa

buzzer akan terus terjadi selama pendidikan literasi lemah, pendidikan kritis lemah, dan tidak ada etika dalam hal penggunaan media sosial.

Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati

Kondisi tersebut berkaca dari bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun gempa di Kabupaten Malang, Jawa Timur

Puluhan Teroris dari Jatim Bakal Digiring ke Jakarta
Indonesia
Puluhan Teroris dari Jatim Bakal Digiring ke Jakarta

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akan menentukan jadwal pemindahan puluhan teroris itu.

Netizen Unggah Guyonan Gus Dur. Polisi: Penafsiran Anggota Reserse Seolah Ada Sesuatu
Indonesia
Netizen Unggah Guyonan Gus Dur. Polisi: Penafsiran Anggota Reserse Seolah Ada Sesuatu

Polda Maluku Utara sudah menegur anggota Polres Kepulauan Sula terkait hal ini

Setahun Pemerintahan Jokowi, Rakyat Dinilai Pikul Beban Berat
Indonesia
Setahun Pemerintahan Jokowi, Rakyat Dinilai Pikul Beban Berat

Setahun pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin tak lepas dari beberapa kritikan.

Ingat! Hari Ini Batas Akhir Cetak Kartu Tes Masuk PTN
Indonesia
Ingat! Hari Ini Batas Akhir Cetak Kartu Tes Masuk PTN

Data menunjukkan, hingga 1 Juli 2020 pukul 16.00 WIB, jumlah peserta UTBK yang sudah mencetak kartu untuk tahap I 521.814 atau 90,11 persen dan 113.712 atau 91,11 persen untuk tahap II.

Wilayah Tak Tersentuh Virus Corona di Indonesia Makin Menyusut
Indonesia
Wilayah Tak Tersentuh Virus Corona di Indonesia Makin Menyusut

Wiku meminta masyarakat lebih patuh terhadap protokol kesehatan.

Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan
Indonesia
Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan

KKP memperkuat pengawasan dan memberantas kapal pencuri ikan yang masuk wilayah Indonesia.