Ketika Traveling Mengubah Jadwal Menstruasi, ini yang Terjadi Beberapa perubahan saat traveling bikin kacau jadwal menstruasi. (foto: pixabay/lucky2013)

BUAT perempuan, ada banyak hal yang harus diperhitungkan ketika traveling atau bepergian jauh. Salah satunya ialah jadwal tamu bulanan atau menstruasi.

Sebelum berangkat traveling, perempuan umumnya akan menghitung jadwal haid. Jika waktu traveling jatuh pada siklus haid datang, pastilah kamu akan menyiapkan pembalut, tampon, dan obat pereda nyeri.

BACA JUGA: Beda Cara Perempuan dan Pria Menghadapi Putus Cinta

Meskipun demikian, perkiraan masa haid kamu bisa saja meleset. Pasalnya, tak jarang jadwal menstruasi justru acak-acakan saat bepergian jauh. Kenapa ya?

Rupanya, selama liburan akan ada perubahan dalam tubuhmu yang bisa memengaruhi siklus menstruasi. Berikut hal-hal yang memengaruhi siklus menstruasi kamu.

1. Ritme sirkadian yang berubah

airplane
Perjalanan dan penerbangan panjang bisa jadi penyebab. (foto: pixabay/free-photos)

Pernah dengar istilah jam biologis kan? Nah, itulah yang disebut dengan ritme sirkadian. Peran amat penting loh, salah satunya ialah mengatur kerja hormon. Kerja hormon dalam tubuh amat terkait dengan siklus bangun-tidur dan kinerja organ tubuh lainnya.

Ketika traveling, kamu akan menempuh perjalanan jauh. Terlebih buat kamu yang bepergian ke luar negeri. Hal itu akan mengubah siklus tidurmu secara mendadak. Kurang tidur pasti akan kamu rasakan. Hal itu juga membuat ritme sirkadianmu kacau balau.

Ritme sirkadian yang berubah bisa memengaruhi hormon yang mengatur siklus menstruasi. Menstruasi yang harusnya terjadi hari ini atau lusa, bisa jadi ngaret hingga beberapa hari mendatang.

2. Stres dan kecemasan

anxiety
Rasa cemas bisa mengacaukan hormon. (foto: pixabay/wokandpix)

Siapa bilang liburan tak membawa stres? Rasa cemas bisa saja muncul selama perjalananmu. Apalgi jika terjadi hal-hal di luar rencana.

Stres dan rasa cemas bisa memberikan pengaruh pada hipotalamus otak. Bagian otak itu merupakan pusat kendali hormon yang mengatur siklus menstruasi. Stres dan cemas bisa menghambat hormon untuk melakukan ovulasi. Jadi, jangan merasa aneh jika kamu telat menstruasi selama atau setelah berlibur.

Untuk menghindari atau mengatasi stres dan rasa cemas selama libur, pastikan buat rencana perjalanan yang matang. Nikmati waktu perjalanan dan liburan dengan energi posistif. Cobalah untuk merelaksasi pikiran dan otot tubuh yang tegang, misalnya dengan latihan pernapasan.

3. Sakit selama atau setelah melakukan perjalanan

young woman
Sakit saat atau sesudah traveling juga akan mengacaukan jadwal haid. (foto: pixabay/silviarita)

Kemungkinan terserang sakit saat liburan cukup terbuka. Kelelahan, perubahan iklim, hingga bakteri di kendaraan umum bisa membuat tubuh kamu tumbang.

Walaupun selama berlibur kamu enggak stres atau cemas, tubuhmu ternyata lebih aktif atau bekerja lebih keras daripada rutinitas biasanya. Itulah yang membuat kesehatan menurun. Kondisi tubuh yang tidak sehat itu bisa membuat siklus menstruasi jadi kacau.

Untuk mencegah sakit, pastikan tetap makan makanan yang sehat dan cukup air. Kamu juga bisa minum suplemen tambahan, misalnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jangan lupa, beristirahatlah yang cukup.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH