Ketika Sri Sultan Ikut Nikmati Berjalan Sore di Kawasan Malioboro Sri Sultan Hamengku Buwono X saat menjajaki jalan santai di kawasan Malioboro yang sudah diberlakukan sebagai kawasan bebas kendaraan bermotor (MP/Teresa Ika)

MerahPutih.Com - Kawasan Malioboro bebas kendaraan seharian. Warga dan pengunjung Malioboro memanfaatkan momen ini untuk berjalan santai sore hari.

Nampak pula beberapa pengunjung berkeliling Malioboro dengan naik sepeda. Sebagian lainnya menumpang andong dan becak untuk menikmati ikon budaya Yogyakarta ini.

Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X tak mau ketinggalan. Ia turut "menjajal" sensasi berjalan kaki sore di Malioboro. Pantauan merahputih.com, Sri Sultan HB X berjalan kaki sore hari dari kantor kepatihan (Kantor Gubernur) menuju gedung DPRD DIY.

Pemandangan kawasan Malioboro saat berlakunya kawasan bebas kendaraan bermotor
Suasana kawasan Malioboro saat berlakunya kawasan bebas kendaraan bermotor (MP/Teresa Ika)

Ia nampak mengenakan baju sport berwarna putih hitam dipadu celana panjang olahraga berwarna hitam dan sepatu keds perwarna putih. Gubernur Yogyakarta ini berjalan sore sambil memantau pelaksanaan Malioboro bebas kendaraan ditemani rombongan jajaran kepala Dinas di Pemda DIY.

Tak lupa ia menyapa salah satu pengunjung Malioboro yang sedang naik sepeda. Sultan HB menanyakan kepada pengunjung tersebut bagaiman rasanya Malioboro tanpa sepeda.

Usai berjalan kaki, Sri Sultan sempat mengeluhkan adanya sampah yang dibuang smebarangan di jalanan. Ia mengimbau kepada seluruh wisatawan dan pengunjung untuk memeprhatikan kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Harapan saya semua orang yang datang ke Malioboro ada kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya," tegas Sultan HB X.

Salah seorang pengunjung Malioboro Mufti Sayid Ali Rohmatuloh merasa senang bisa menikmati suasana sore di Malioboro sambil bersepeda.

Warga Yogyakarta menggunakan sepeda untuk menikmati sore di Malioboro
Warga Yogyakarta menggunakan sepeda menikmati sore di Kawasan Malioboro (MP/Teresa Ika)

"Saya suka Malioboro kayak gini. Jadi engga bising,dan panas. Asyik buat jalan-jalan atau naik sepeda," kata mahasiswa Instiper ini.

Ia tidak tahu adanya pelaksanaan Malioboro bebas kendaraan. Ia datang ke Malioboro hendak membeli buku di Mall Malioboro. Namun ia mengurungkan niatnya dan memilih untuk berkeliling sore dengan sepeda. Ia meminjam sepeda yang disewakan oleh komunitas di wilayah Malioboro.

Mufti berharap agar pelaksanaan Malioboro bebas kendaraan bisa dilakukan sesering mungkin.(*)

BACA JUGA: Bawaslu Tegaskan Tak Pernah Terima Laporan Keberpihakan Intelijen dan Polri pada Pilpres 2019

Tepis Tudingan BW Soal Jawaban Pakai Link Berita, Tim Hukum Jokowi-Ma'ruf Siapkan 15 Saksi

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitaranya.

Kredit : patricia


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH