Ketika Kapolda Bicara Kematian Korban Covid-19, Padahal Kemarin Mereka Masih Bercanda Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran (dua dari kanan) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat sidak ke beberapa pos penyekatan di Jakarta. (MP/Kanugrahan)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya melakukan penyekatan pada beberapa titik ruas jalan di Jakarta guna mencegah mobilitas warga yang hendak keluar dari wilayahnya, Minggu (4/7). Angka kematian akibat Covid-19 yang sangat tinggi jadi alasan PPKM Darurat dilaksanakan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Mohammad Fadil Imran, meminta masyarakat untuk merenungkan bagaimana kondisi orang di sekitar kita yang saat ini sudah tak berdaya di rumah sakit karena Covid-19.

Bahkan, orang-orang yang kita cintai meninggal karena Covid-19, padahal beberapa waktu lalu masih berbincang dan bercanda.

“Sudah berapa orang dekat kita apakah teman kerja, apakah keluarga, apakah teman bermain yang kemarin masih ada sekarang sudah tidak ada. Yang kemarin masih bercanda gurau dengan kita sekarang terbaring lemas dan butuh pertolongan di rumah sakit,” ujar Fadil saat meninjau penyekatan di Jakarta Timur, Minggu (4/7).

Dia pun mengimbau, masyarakat bahu membahu dan saling tolong menolong dengan mengurangi mobilitas di luar rumah. Itu demi menjaga orang sekitar kita agar tidak tertular virus Covid-19.

PPKM Darurat
Caption

Sejauh ini, polisi masih melakukan edukasi dan memutar balik mereka yang tak berkepentingan. Fadil Imran meminta pengertian dari warga untuk tetap berada di rumah bila tak mendesak.

"Apakah saya harus keras mengusir Anda kembali ke rumah. Tolong sampaikan betul sama masyarakat," ujar Fadil.

Petugas di lapangan baik Polri, TNI, Satpol PP, Dishub harus memberi penjelasan kepada warga di pos penyekatan. Tak jarang para pengendara masih ngeyel sambil memberi berbagai alasan agar bisa melintas.

Hal ini justru sangat berbahaya karena bisa menimbulkan kerumunan dan kemacetan. Padahal, tujuan penyekatan untuk mengurangi mobilitas warga. "Rekan-rekan lihat sendiri masih banyak dengan 1001 alasan tetap melakukan mobilitas. Padahal target kami cuma dia. Mengurangi mobilitas dan meniadakan kerumunan," jelas mantan Kapolda Jatim itu.

Fadil berharap peran dari RT dan RW bisa lebih ditingkatkan untuk mengingatkan warganya agar tetap berada di rumah. Warga juga harus sadar diri dan menahan diri tidak keluar rumah. Sehingga kepadatan tak perlu terjadi di titik-titik penyekatan.

"Tapi kalau Anda memilih untuk keluar kami akan memilih untuk melakukan tindakan tegas," ucap dia.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penyekatan bukan sekadar pengaturan lalu lintas. "Jadi ketika melihat ada pembatasan jalan jalan. Ini bukan sedang mengatur arus lalu lintas. Ini sedang menyelamatkan kita semua," kata Anies.

Penyekatan dibuat kepolisian untuk membatasi mobilitas masyarakat. Tujuannya agar penularan virus corona bisa ditekan sehingga jumlah kasus bisa melandai.

Anies mengatakan masyarakat harus sadar kalau selama PPKM Darurat hanya mereka yang bekerja di bidang esensial dan kritikal yang diizinkan melewati pos penyekatan atau bekerja di luar rumah.

"Apakah kita termasuk dalam sektor itu (esensial dan kritikal) atau tidak. Bila tidak maka ikhtiarkan untuk di rumah, tetap di rumah," kata Anies di lokasi yang sama. (knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak
Indonesia
KPK Cecar Konsultan Bank Panin dan Jhonlin Baratama Soal Uang Suap ke Pejabat Pajak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa konsultan pajak atau kuasa wajib pajak PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin, Veronika Lindawati dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama, Kamis (19/8).

Mabes Polri Cari Bukti Pidana Kasus yang Seret Nama Natalius Pigai
Indonesia
Mabes Polri Cari Bukti Pidana Kasus yang Seret Nama Natalius Pigai

Baranusa sebelumnya sempat melaporkan Natalius Pigai ke Polda Metro Jaya

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal Diseret ke Pengadilan
Indonesia
Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie bakal Diseret ke Pengadilan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi menegaskan meskipun permohonan rehabilitasi dikabulkan, kasus narkoba yang menjerat ketiga tersangka tersebut tetap akan bergulir di meja persidangan.

Wagub Jatim Akui Ada Daerah Tidak Lakukan Tracing Sesuai Harapan
Indonesia
Wagub Jatim Akui Ada Daerah Tidak Lakukan Tracing Sesuai Harapan

"Kita dihadapkan pada situasi ratusan dokter meninggal. Meninggal ya, bukan terpapar. Yang terpapar lebih banyak lagi," kata Emil.

Pakar Sebut Jaksa Tidak Bedakan Penyitaan dan Perampasan Aset di Kasus Asabri-Jiwasraya
Indonesia
Pakar Sebut Jaksa Tidak Bedakan Penyitaan dan Perampasan Aset di Kasus Asabri-Jiwasraya

"KUHAP membatasi bahwa yang dapat dirampas adalah terbatas pada barang yang dapat dibuktikan berasal atau terkait erat dengan kejahatan (korupsi)," ujar Eva.

Dukung Target Pemerintah 2 Juta Dosis Perhari, Dewa United dan Dinkes DKI Gelar Vaksinasi Massal
Foto
Dukung Target Pemerintah 2 Juta Dosis Perhari, Dewa United dan Dinkes DKI Gelar Vaksinasi Massal

Sejumlah peserta menunjukan kartu vaksin usai melakukan vaksinasi massal Dewa United bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Highgrounds Game Center, Pantai Indah Kapuk, Jakarta

SBY Bakal Hadiri Pemakaman Sudi Silalahi di TMP Kalibata
Indonesia
SBY Bakal Hadiri Pemakaman Sudi Silalahi di TMP Kalibata

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal menghadiri prosesi pemakaman almarhum Sudi Silalahi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (26/10), siang.

Disebut Restui Moeldoko Rebut Demokrat, Mahfud MD: Isu Aneh
Indonesia
Disebut Restui Moeldoko Rebut Demokrat, Mahfud MD: Isu Aneh

Mahfud kaget dikaitkan dengan isu kudeta Partai Demokrat. Dia meyakinkan publik bahwa tak pernah membicarakan kudeta PD dengan Moeldoko, apalagi merestuinya.

Kekhawatiran Terbukti, Jumlah Pasien COVID-19 RSHS Melonjak Setelah Lebaran
Indonesia
Kekhawatiran Terbukti, Jumlah Pasien COVID-19 RSHS Melonjak Setelah Lebaran

Kekhawatiran libur lebaran memicu lonjakan kasus COVID-19 terbukti. Pasien Corona di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada awal Juni ini melonjak tajam.

Ketua DPRD DKI Dukung Ali Maulana Jadi Cawalkot Jakarta Utara
Indonesia
Ketua DPRD DKI Dukung Ali Maulana Jadi Cawalkot Jakarta Utara

"Saya liat Ali Maulana setelah difit and proper itu dia bisa menjawab semua," ujar Prasetyo