Ketika Haka Menyatukan Warga 'Negeri Kiwi' dalam Kedukaan Setelah insiden penembakan Christchurch, tarian haka mempersatukan warga Selandia Baru dalam kedukaan. (foto: instagram @momentumadventure)

SEMINGGU setelah serangan membabi buta di sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, warga 'Negeri Kiwi' menggelar momen hening di seantero negeri, Jumat (22/3). Seperti dilansir BBC, penghormatan itu digelar di lokasi penembakan, Masjid Al-Noor, Jumat siang.

Tak hanya mengheningkan cipta, warga Selandia Baru akan membawakan tarian haka yang spesial dikomposisi untuk acara tersebut. Mereka akan menyerukan kata-kata yang merefleksikan perlawanan negara itu terhadap kebencian dan kekerasan. Warga juga diimbau untuk menggelar haka di luar sekolah, tempat kerja, atau di mana pun berada.

"Meskipun banyak haka yang dipertunjukan Jumat ini, akan ada satu tema umum. Kami akan menegaskan posisi kami melawan kebencian, menunjukkan cinta, dan belas kasih untuk komunitas muslim," ujar Donna Hall, anggota Dewan Maori Selandia baru, seperti dilansir BBC.

1. Haka, Tarian Perang dan Penghormatan


Saat menggelar premier film Aquaman, Jason Momoa tampil membawakan tarian haka di karpet merah. Namun, apakah kamu tahu apa itu tarian haka?

Haka merupakan tarian seremoni tradisional suku Maori Selandia Baru. Tarian itu ditampilkan dalam grup yang menari dalam gerakan tersinkronisasi. Ciri khas haka ialah hentakan kaki, teriakan, hingga mata yang ekspresif.

Meskipun demikian, Matthew Tukaki, Direktur Eksekutif Dewan Maori di Selandia Baru, mengatakan haka bukan semata-mata tarian perang, melainkan menyuarakan penghormatan sebagai tema utama. Ia juga menyebut bahawa tak hanya ada satu jenis haka. Ada ratusan jenis haka. Setiap daerah dan suku punya jenis haka tersendiri. Tergantung situasi dan pengajar haka dalam komunitas tersebut.


2. Haka sebagai Tarian yang Menguatkan Cinta Kasih dalam Komunitas

haka, selandia baru
Siswa di Selandia Baru melakukan haka secara spontan untuk mengenang kawan mereka yang menjadi korban. (foto: Instagram @womanintheworld/carl court)


Secara tradisional, kata Tukaki, haka dipertunjukkan untuk mengancam atau menakuti musuh. "Namun, maknanya kini telah berubah," jelas Tukaki.

Di Selandia Baru, haka selalu ditampilkan manakala anggota Kerajaan Inggris mengunjungi Selandia Baru. Seiring waktu, tarian suku Maori tersebut ditampilkan di berbagai acara dan kesempatan. Semisal saat menerima tamu kehormatan, ulang tahun, pernikahan, juga pemakaman para pemimpin. Namun, untuk hari ini, haka digelar di penjuru 'Negeri Kiwi' untuk memberikan dukungan kepada komunitas muslim.

Sejak insiden mengerikan itu terjadi, telah ada banyak aksi haka yang dilakukan secara spontan. "Aku enggak terkejut tentang ini," kata Hall. Ia menyebut hal itu sebagai respons spiritual atas apa yang terjadi. "Dan itu memang ditujukan untuk memantik sisi spiritual yang paling dalam dari setiap orang," imbuhnya.

Hall juga menggarisbawahi bahwa amat penting bagi Selandia Baru untuk memiliki respons yang menyatukan. Terutama setelah semua orang masih terguncang atas kejadian Jumat pekan lalu.

3. Hampir Setiap 'Kiwi' Tahu Cara Menarikan Haka

haka
Hampir semua warga 'Negeri Kiwi' tahu cara menarikan haka. Seperti yang dibawakan geng motor ini. (foto: Instagram @andy_2301)


Faktanya, haka kini bukan lagi hanya milik orang Maori. Hampir semua 'Kiwi'--sebutan warga Selandia Baru--tahu cara menarikan haka. Terima kasih kepada tim nasional rugby Selandia Baru, All Black, yang memulerkan haka dalam setiap pertandingan mereka. "Ya, enggak bisa dimungkiri haka jadi ngetop karena All Black," kata Hall.

Kini, entah seorang Maori atau bukan, anak-anak terlihat mempelajari haka di sekolah. Itu hal yang umum. Tukaki menyebut tak masalah non-Maori mempelajari dan menarikan haka. "Ini merupakan waktu yang spesial dalam sejarah Selandia Baru. Ini akan menjadi hal penting untuk masa depan kami," ujarnya.

Tukaki percaya bahwa banyak video haka yang menjadi viral belakangan merupakan sebuah pernyataan kuat dalam melawan kebencian di ranah daring. "Mari kita sirami semua orang dengan cinta. Aku sudah pernah melihat haka dibawakan oleh orang Selandia Baru, Chicago, New York, London, dan Sidney. Aku juga sudah melihat anak-anak sekolah muslim di Auckland melakukannya. Hal itu membuatku bangga," pungkasnya.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH