Film

‘Ketika Berhenti di Sini’, Cerita tentang Kehilangan Seseorang

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 28 Juni 2023
‘Ketika Berhenti di Sini’, Cerita tentang Kehilangan Seseorang
Para pemain film Ketika Berhenti di Sini. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

ANINDITA Semesta (Prilly Latuconsina) mengingat terus kenangannya bersama Ed (Bryan Domani). Hingga suatu ketika, Dita bisa merasakan dirinya bersama Ed berkat kacamata putih canggih yang dititipkan Ed sebelum meninggal.

Film layar lebar kedua Umay Shahab ini berjudul Ketika Berhenti di Sini yang baru saja merilis video penggoda (trailer-nya) di XXI Metropole, Jakarta, Rabu (28/6).

Film produksi Sinema Pictures ini bekerja sama dengan Legacy Pictures dan diproduseri oleh Prilly Latuconsina. Sebelumnya, Umay dan Prilly pernah berkolabirasi lewat film Ku Kira Kau Rumah yang dirilis pada 2022.

“Garis besar film ini adalah tentang kehilangan. Mungkin banyak dari kita pernah dimimpiin sama orang yang sudah enggak ada, tapi, kan, itu di luar kehendak kita. Nah dengan teknologi yang canggih ini, kita bisa mewujudkan itu. Akhirnya muncul film ini,” kata Umay dalam Press Conference Trailer Ketika Berhenti di Sini, Rabu (28/6).

Selain menjadi sutradara, Umay juga menjadi penulis ide cerita bersama Alim Sudio dan tim kreatif Sinemaku. Ide cerita film ini, lanjut Umay, sebenarnya berangkat dari pengalaman pribadinya.

Baca juga:

Film 'Cinta Bete' Tampilkan Unsur Budaya NTT

“Ide ini berawal dari kisah dari seseorang yang ada di hidup saya. Dia sudah tidak bisa lagi komunikasi dengan orang yang ia sayangi karena orang tersebut sudah tiada. Lalu muncul pertanyaan di kepala saya, bagaimana jika suatu saat nanti ada sebuah teknologi yang bisa menghubungkan kita kembali dengan mereka yang sudah tiada. Walaupun tidak dengan raga seutuhnya, tidak dalam rasa seutuhnya, tapi kita memiliki kesempatannya," ungkap Umay.

Di sisi lain, Prilly mengaku bahwa karakter Dita adalah karakter yang paling sulit ia perankan selama melanglang buana di industri film.

“Aku stres banget dan menurutku ini adalah karakter terberat yang pernah aku mainin. Karakter Dita ini, dia coba simpan semuanya sendiri, orangnya idealis, orang tahu dia punya mimpi, tapi enggak tahu apa mimpinya. Orang taunya Dita ini aneh. Susah buat aku kasih lihat perasaan aku yang meledak-ledak. Bahkan aku kesulitan disuruh nahan nangis,” kata Prilly.

Ketika Berhenti di Sini bercerita tentang Anindita Semesta bertemu dengan Ed. Pertemuan yang diawali salah paham, berujung pada perbincangan panjang dan hangat. Ed yang menggilai segala jenis riddle, meminta Dita menyelesaikan tantangan riddle darinya, dalam sebuah petualangan yang berakhir romantis.

Baca juga:

Film 'Mantra Surugana' Angkat Mantra Sunda Kuno

film indonesia
Film Ketika Berhenti di Sini digarap oleh Umay Shahab. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)


Dita yang masih berjuang untuk meraih impiannya, senantiasa dilanda rasa insecure. Tanpa disadari, Dita senantiasa menuntut Ed. Hingga suatu hari, Ed meninggal. Dita terpukul dan dihinggapi rasa bersalah.

Dua tahun kemudian, Dita berusaha melupakan segalanya tentang Ed dan mencoba menjalani kehidupannya yang baru bersama Ifan (Refal Hady), yang sekarang resmi jadi kekasihnya. Namun, Dita dipertemukan kembali dengan teka-teki peninggalan Ed yang harus dipecahkan.

Film ini dibintangi oleh Prilly Latuconsina, Bryan Domani, Refal Hady, Lutesha Sadhewa, Sal Priadi, Widyawati, Cut Mini Theo, Satrya Ghozali, dan sederet nama lainnya. Saksikan Ketika Berhenti di Sini pada 27 Juli 2023 di bioskop. (and)

Baca juga:

Film 'Cinta Bete' Tayang di Bioskop Online

#Film Indonesia Terbaru #Film Indonesia #Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan