Ketika Amien Rais Dikecam Beberapa Politisi, PP Muhammadiyah: Beliau adalah Sesepuh Kami Amien Rais memberikan keterangan pers di Rumah Pemenangan Partai Amanat Nasional (PAN), Jalan Daksa, Jakarta Selatan (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Pernyataan ingin menjewer Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir kadung diucapkan Amien Rais. Beberapa politisi angkat bicara. Kritikan tajam pun banyak ditujukan kepada pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Kader Muhammadiyah pun tidak tinggal diam membela Amien. Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menilai, tidak ada yang salah dengan ucapan Amien ingin menjewer Haedar Nashir, jika membebaskan warganya menentukan pilihan pada Pilpres 2019.

Menurut Anwar, ihwal menjewer merupakan hal lumrah yang dilakukan seorang sepuh kepada juniornya, terlebih bagi warga Muhammadiyah.

Ketum PP Muhamamdiyah Haedar Nashir (tengah). (MP/Teresa Ika)

"Tidak ada yang salah dalam ucapan Pak Amien Rais tersebut karena memang beliau adalah sesepuh kami. Kalau beliau berkata demikian, maka umumnya warga Muhammadiyah tidak akan ada yang merasa tersinggung, termasuk saya yakin Pak Haedar sendiri," kata Anwar kepada wartawan, Rabu (31/11).

Namun, Sekjen MUI itu menambahkan warga Muhammadiyah tidak mudah dipengaruhi oleh siapa pun. Pasalnya, kata Abas, rata-rata warga Muhammadiyah orang yang terdidik sehingga mereka sudah punya pandangan politik tersendiri.

"Saya rasa setiap pribadi orang dan warga Muhammadiyah itu sudah punya sikap dan untuk memengaruhi sikapnya, saya rasa tidak mudah. Karena umumnya warga Muhammadiyah itu adalah orang-orang yang terdidik sehingga mereka sudah punya pandangan," katanya.

Sebelumnya dalam Peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Jawa Timur, Ketua Kehormatan PAN Amien Rais mengutarakan ketidaksetujuan terhadap sikap Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir yang membebaskan warganya untuk memilih siapa pun pada Pilpres 2019.

Menurut Amien, sikap tersebut keliru dan merupakan penyelewengan. "Ini tahun politik, jangan sampai Haedar Nasir mengatakan untuk pilpres, Muhammadiyah terserah masing-masing. Menurut saya, itu bukan fatwa. Itu penyelewengan," kata dia. "Akan saya jewer keras nanti." (Fdi)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH