Ketidakseimbangan Hormonal Terjadi Pada Pria Rambut rontok di usia muda tanda ketidakseimbangan hormonal. (Foto: fuehairtransplantclinics)

PEREMPUAN paling sering dianggap memiliki ketidakseimbangan hormonal. Mengapa demikian? Karena perempuan kerap membicarakan dengan terbuka. Sedangkan pada pria ketidakseimbangan itu dianggap sebagai faktor penuaan saja.

Semua akan menjadi tua dan hormon akan tinggal lima persen saja. Namun tak semua pria mengalami penurunan hormon ketika usianya menua. Usia masih muda namun sudah mengalami ketidakseimbangan hormonal ini. Ciri yang mudah diketahui adalah rambut rontok, disfungsi ereksi, agak pikun, masalah berat badan atau insomnia.

Penyebab ketidaksaeimbangan hormonal ini dapat berasal dari berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat stres yang tinggi. Para ahli meyakini bahwa tingkat stres ini menjadi pangkal dari masalah kesehatan belakangan ini. Stres memicu munculnya cortisol atau stres hormon secara berlebihan. Ini yang kemudian menyebabkan pula obesitas.

Pengobatan pun dapat menjadi pemicu ketidakseimbangan hormonal ini. Seperti pengobatan terhadap diabetes dan hati. Begitu juga dengan terkena paparan racun atau virus pun menjadi penyebabnya. Tak sedikit pula yang menunjuk karena genetika.

Berolahraga adalah salah satu jalan untuk mencegah terjadinya ketidakseimbangan hormonal. Dengan berolahraga, cortisol dapat dicegah keluar. Kemudian beristirahat yang cukup dalam hal ini tidur, membantu keseimbangan hormonal terjaga.

Mengurangi konsumsi alkohol mampu mencegah ketidakseimbangan ini pula. Alkohol berakibat buruk terhadap hati, pankreas, menurunkan testosterone, menaikan estrogen dan kekurangan gizi.

Mendapatkan keseimbangan hormonal itu mudah didapat dari lemak. Seperti yang ada pada alpukat, minyak kelapa atau salmon. Lemak itu dapat meredakan peradangan, menaikan metabolisme dan menurunkan berat badan. Jangan lupa juga dengan omega 6 dan omega 3.

Ketidakseimbangan hormonal ini dapat disembuhkan asal benar mendeteksi penyebabnya. Penyebab umumnya adalah gaya hidup dan lingkungan sekitar penderitanya. Sebaiknya mencari saran dokter agar dapat disembuhkan dengan baik. Bila Anda mengalaminya, jangan khawatir, Anda tidak sendirian. (psr)

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH