Keterlibatan Dunia Pendidikan dalam Upaya Pengembangan UMKM

P Suryo RP Suryo R - Senin, 30 Oktober 2023
Keterlibatan Dunia Pendidikan dalam Upaya Pengembangan UMKM
Pendampingan dari kalangan akademisi dan profesional dapat mendorong UMKM lebih maju. (Unsplash/Scott Graham)

CAMPUR tangan dunia pendidikan untuk memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bergulir di berbagai pelosok negeri. Tak hanya dunia pendidikan saja melainkan campur tangan swasta pun tak kurang di dalamnya.

Apalagi UMKM dianggap sebagai bidang yang paling mampu bertahan di tengah kungkungan pandemi lalu. Berbagai kesempatan berupa pemberdayaan selalu digaungkan melalui berbagai saluran-saluran yang efektif berdampak positif.

Baca Juga:

Peranan Perempuan dalam Perkembangan UMKM di Tanah Air

umkm
Kolaborasi pentaheliks antara akademisi, swasta, masyarakat atau komunitas, media, dan pemerintah. (Unsplash/dapiki moto)

Seperti yang dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menggulirkan program UMKM Merdeka dengan melibatkan 35 universitas dan tujuh perusahaan telah membantu 109 pengusaha di 13 provinsi.

"Kita sudah menjalankan (UMKM Merdeka) ini kira-kira satu setengah tahun (sebagai program percobaan) dan kita resmikan tiga bulan yang lalu," kata Kepala Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ronald Walla di laman Antaranews.

Ronald yang menyatakan dalam Foundry Mixer: Indonesian SME Digital Revolution di Jakarta, Jumat (27/10), bahwa program itu merupakan pengembangan dari program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengembangan UMKM ini perlu dilaksanakan melalui kolaborasi pentaheliks antara akademisi, swasta, masyarakat atau komunitas, media, dan pemerintah.

Dalam program itu setiap UMKM yang ada mendapatkan pendampingan dari lima mahasiswa dengan berbagai disiplin ilmu, seperti disiplin ilmu teknologi digital, keuangan, distribusi, dan pemasaran. Pendampingan itu disesuaikan dengan unit bisnis yang ada, lalu dibimbing pula oleh dosen dan praktisi bisnis profesional.

Baca Juga:

Pentingnya Mendaftar Merek Dagang untuk UMKM

umkm
Dunia pendidikan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM. (Humas Bandung)

Kegiatan nyata mendukung UMKM dapat terlihat pada Pride of East Java Probolinggo Expo 2023 yang digelar Pemkab Probolinggo bersama Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton. Kegiatan ini dinilai mampu membangkitkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus sektor pendidikan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Penjabat Bupati Probolinggo Ugas Irwanto yang dilansir dari Antaranews (28/10) mengatakan bahwa kegiatan itu menyajikan dua aspek kunci, yaitu sektor UMKM dan pendidikan. Dia ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Probolinggo adalah tempat di mana inovasi, kreativitas, dan kemajuan berkembang pesat.

Dalam ekspo ini, masyarakat dapat melihat berbagai produk unggulan UMKM di Jawa Timur dan di Kabupaten Probolinggo pada khususnya. Sekaligus memberikan dukungan yang lebih besar bagi pengembangan UMKM. (*)

Baca Juga:

UMKM Semakin Cuan dengan Inovasi Kemasan

#Oktober Sebangsa Merah Putih
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love
Bagikan