Ketangguhan Wedding Organizer Hadapi Vendor Sampai Klien di Kala Pandemi Protokol adalah hal krusial dalam pernikahan masa pandemi. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)

WEDDING organizer atau wedding planer biasanya bertugas membantu para pengantin mencari vendor dan membuat rencana pernikahan mulai dari akad, pemberkatan, resepsi, dan lain sebagainya.

Perencanaan ini juga biasanya dilakukan sesuai konsep diinginkan pengantin, baik itu menggunakan adat tertentu, maupun berkonsep modern. Biasanya, meeting bersama klien dilakukan dengan perencanaan sekitar setengah tahun atau lebih sebelum hari pernikahan.

Baca Juga:

Kisah Pelajar Asal Indonesia Belajar di Luar Negeri Saat Pandemi

Pada tahap persiapan, menurut Teddy Darmaja, CEO dan Founder Red Hat Organizer, Wedding Organizer (WO) biasanya menjadi konsultan serta advokat bagi para calon pengantin. WO akan secara konsisten mendampingi pengantin untuk tetap dalam daftar rencana dan linimasa sudah ditetapkan.

"Pada saat acara, kami merupakan representatif calon pengantin memastikan setiap aspek dapat berjalan sesuai rencana dan memastikan setiap tanggung jawab dari semua vendor dilakukan dengan baik dan benar," jelas pendiri WO nan telah menangani lebih dari 750 klien lokal maupun klien asing di Jakarta, Tangerang, dan Bogor.

Dalam melaksanakan perannya, lanjut Teddy, Red Hat Organizer mengedepankan manajemen acara tersistematis, selalu berkaca pada pengalaman, dan berfokus kepada tindakan solutif ketika menangani segala tantangan dan hambatan. Namun, nyatanya tantangan terus bertambah selama pandemi berlangsung.

Perbedaan sangat mendasar dari wedding organizer dalam membantu atau mendampingi para calon pengantin di masa pandemi, terang Irwan Halim selaku COO dan Founder dari Red Hat Organizer, terpenting koordinasi lebih cepat dan pendistribusian informasi terpusat.

Beberapa klien tidak bersedia mengurangi jumlah tamu. (Foto: Unsplash/Andreas Ronningen)

"Koordinasi cepat ke berbagai arah merupakan hal penting di masa seperti sekarang ini, karena perubahan peraturan dapat terjadi kapan saja bahkan mendekati hari acara. Oleh sebab itu, komunikasi baik antara calon pengantin dan juga vendor menjadi hal penting untuk diperhatikan," terang Irwan.

Selain jumlah tamu berskala lebih kecil, acara pernikahan di masa pandemi juga mengalami banyak penyesuaian, khususnya protokol kesehatan. Aspek tersebut menjadi sesuatu hal sangat krusial dan mendasar. Peraturan pemerintah merupakan acuan bagi seluruh vendor dalam menyelenggarakan acara pernikahan.

Salah satu peraturan baru pemerintah mewajibkan para tamu dan keluarga untuk dapat menunjukan sertifikat vaksin ketika memasuki area acara pernikahan.

"Ini jadi tantangan tersendiri buat WO karena tidak semua orang sudah di vaksin. Biasanya ada tamu terhambat untuk masuk venue karena tidak membawa bukti vaksin, HP lowbat atau belum vaksin. Belum lagi kalau belum divaksin itu adalah keluarga inti, dan bahkan pernah ada peraturan tidak membolehkan anak kecil untuk masuk ke venue sehingga orang tuanya tidak jadi menghadiri pernikahan tersebut," ujar Liliani sebagai CFO dan Founder dari Red Hat Organizer.

Baca Juga:

Pentingnya Kehadiran Pelajar Tangguh di Masa Pandemi COVID

Tantangan lainnya, klien tidak mau mengurangi jumlah tamu untuk menyesuaikan acara dengan kondisi pandemi. Ada juga klien melakukan postpone, sehingga mengakibatkan benturan dengan acara pernikahan lain serta perubahan harga dari vendor-vendor.

Para WO sangat berpotensi terpapar virus meski sudah menjaga protokol kesehatan. (Foto: merahputih.com/Chrestella)

WO biasanya berada di posisi tengah antara vendor dan klien sehingga jika terjadi pembatalan ataupun postpone itu menjadi tantangan bagi WO untuk mengatur pengembalian dana, lalu dana hangus, bahkan kesulitan mengatur jadwal ulang dengan beberapa vendor.

Beberapa klien bahkan sangat menjaga protokol sehingga mengakibatkan ruang gerak WO terbatasi, misalnya tidak boleh masuk kamar pengantin, sedangkan mereka harus merapikan kamar untuk posesi dan lain sebagainya.

Tantangan terhadap ruang gerak lainnya juga terjadi misalnya pada saat di gereja. Pihak gereja biasanya memberlakukan jumlah maksimal orang dapat masuk ke dalam ruangan pemberkatan, sedangkan jumlah tamu sudah mencapai batas maksimal sehingga hanya satu atau dua WO bisa masuk untuk mengatur jalannya acara.

Para WO juga harus tangguh menghadapi klien atau tamu tidak mematuhi protokol kesehatan, misalnya saat MC sudah memberi tahu tidak menerima dimintai bantuan mengambil gambar bagi para tamu menggunakan telepon genggam masing-masing demi mencegah penyebaran. Beberapa tamu biasanya mengabaikan hal tersebut dan tetap ingin berfoto dengan telepon genggam pribadi mereka.

Selain itu, beberapa kali jumlah tim juga semakin berkurang karena adanya kru WO terpapar COVID-19 atau belum mendapatkan vaksin, sehingga tidak bisa ikut bekerja. Hal ini membuat pekerjaan WO dengan jumlah tim lebih sedikit tentunya menjadi lebih berat.

"Jadi WO juga berpotensi tinggi terpapar virus meski sudah menjaga protokol dengan ketat. Maka dari itu, WO saat ini menambah daftar barang harus dibawa seperti, masker, hand sanitizer, tissue basah antiseptik, sarung tangan, face shield, sarung mic, thermo gun dan lain sebagainya. Barang-barang ini disiapkan sebagai cadangan apabila klien lupa membawa masker dan venue yang tidak menyiapkan sarung untuk micnya," tutup Teddy. (tel)

Baca Juga:

Kalahkan Diri Sendiri, Bukti Psoriasis Warrior Juga Jagoan Tangguh!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Tribute to Abah', Bentuk Penghormatan Gigi dan Six Strings Indonesia
ShowBiz
'Tribute to Abah', Bentuk Penghormatan Gigi dan Six Strings Indonesia

Mempersembahkan tiga lagu ‘Janji’, ‘Nirwana’ dan ‘Kuingin’ yang dibawakan secara ‘medley’.

Token Crypto Squid Game Jatuh, Diduga Akibat Penipuan
Fun
Token Crypto Squid Game Jatuh, Diduga Akibat Penipuan

TOKEN digital yang terinspirasi serial Squid Game, telah kehilangan hampir semua nilainya karena dinyatakan sebagai penipuan

Ini Cara Agar Kamu Tidak Di-Ghosting Menurut Para Ahli
Fun
Tema Berdasarkan Wallpaper Tersedia di Android 12 Beta 2
Fun
Tema Berdasarkan Wallpaper Tersedia di Android 12 Beta 2

Cara kerjanya adalah sistem Android akan mendeteksi warna dominan di wallpaper ponsel

Disney Umumkan Aktor Pengisi Suara untuk Sekuel ‘The Lion King’
ShowBiz
Disney Umumkan Aktor Pengisi Suara untuk Sekuel ‘The Lion King’

Sekuel The Lion King mungkin akan mengangkat kisah Mufasa, ayah dari Simba.

The Linda Lindas, Bawakan Punk di Tengah Diskriminasi
Fun
The Linda Lindas, Bawakan Punk di Tengah Diskriminasi

Dari perlakukan rasis menjadi eksis.

Ada Banyak Spider-Man di 'Spider-Man: No Way Home'?
ShowBiz
Ada Banyak Spider-Man di 'Spider-Man: No Way Home'?

Penggemar masih penasaran dengan rumor tiga Spider-Man di Spider-Man: No Way Home.

Kolaborasi Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani Dalam Lagu Dewa 19
ShowBiz
Kolaborasi Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani Dalam Lagu Dewa 19

Kolaborasi Hanin Dhiya dan Ahmad Dhani

Foreign Branding Bikin Brand Made In Negeri Aing Dikira Produk Impor
Hiburan & Gaya Hidup
Foreign Branding Bikin Brand Made In Negeri Aing Dikira Produk Impor

Punya nama asing catchy dapat menarik konsumen untuk membeli.

Kris Wu Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Remaja
ShowBiz
Kris Wu Dituduh Melakukan Pelecehan Seksual terhadap Remaja

Beberapa korbannya masih di bawah umur.