Ketangguhan Mimin Media Sosial Tak Kenal Waktu Kerja Ketangguhan mimin media sosial. (Foto: Unsplash/Brian Jones)

TAMPILAN media sosial yang menarik dan tersusun rapi, menjadi tanggung jawab utamanya. Pandangan matanya tak pernah terlepas dari layar komputer, sedangkan jari tangannya siap bergerilya di atas keyboard dan mouse.

Siapa sangka, kini admin media sosial menjadi salah satu keahlian yang banyak dibutuhkan para pelaku bisnis. Tak hanya sekedar ‘jago’ dalam bermain media sosial, para admin media sosial juga dituntut untuk dapat kreatif agar dapat menghadirkan konten-konten menarik. Mereka harus pintar-pintar mengeksplorasi jenis konten. Mulai dari video, infografis, hingga konten dalam bentuk pertanyaan.

Baca Juga:

Agen Travel Independen Bali Tangguh Walau Sepi Wisatawan

Profesi ini menjadi impian banyak orang karena dinilai mudah dan tidak membutuhkan banyak usaha. Namun nyatanya, profesi admin media sosial tak semudah apa yang dilihat.

Admin media sosial harus memiliki pengetahuan luas dan referensi yang kaya. Bukan hanya dituntut untuk dapat menghasilkan apa yang menurutnya menarik, melainkan menarik bagi orang banyak. Makanya mereka diminta selalu 'up to date' dan mampu memahami minat audiens.

Komputer dan smartphone tidak pernah terlepas dari genggaman admin media sosial. (Foto: Unsplash/Austin Distel)

Memahami keinginan audiens dan mengoperasikan media sosial sebagai media penjualan, bukan lah hal yang mudah. Diperlukan pemahaman terkait strategi yang tepat agar konten dapat dijangkau dan dapat menarik minat audiens. Mulai dari menggunakan tagar yang tepat, hingga membangun interaksi dengan audiens juga jadi tugas utamanya.

Tugasnya tak berhenti saat konten telah diunggah. Setelahnya, admin media sosial juga harus membalas komentar audiens untuk membangun kedekatan. Tak hanya komentar positif yang diterimanya, komentar pedas dari warganet juga menjadi makanannya sehari-hari.

Namun dalam situasi ini para admin media sosial tak boleh tersulut emosi. Komentar pedas yang dilontarkan audiens di kolom komentar, harus ditanggapi dengan positif. Tak hanya bertugas menjawab seluruh komentar, admin media sosial juga bertugas untuk menjawab kebingungan atau pertanyaan audiens yang disampaikan di direct message (DM).

Baca Juga:

Abang Bakso Tangguh, Beralih Profesi Jadi Tukang Bangunan demi Keluarga

Handphone juga tak pernah terlepas dari genggaman tangannya. Namun alih-alih membuka media sosial untuk keperluan pribadinya, mereka akan lebih memanfaatkan waktunya untuk mengecek kembali konten yang telah diunggah. Melakukan evaluasi konten menjadi hal yang perlu dilakukan, untuk melihat respon audiens mengenai konten tersebut.

Bahkan saat jam kerjanya sudah selesai, admin media sosial tetap siap sedia untuk menjalankan tugasnya. Revisi, baik itu konten yang belum maupun telah diunduh selalu siap dilaksanakannya guna meningkatkan engagement akun tersebut. Tak hanya sekali maupun dua kali, admin media sosial juga sering kali harus merevisi konten hingga sesuai dengan yang diminta.

Konten dibuat semenarik mungkin untuk meningkatkan engagement. (Foto: Unsplash/NeONBRAND)

Seabrek pekerjaan tersebut membuat mereka memiliki jam kerja yang tak pasti layaknya pekerja lainnya. Bayangkan saja, jika pekerja lainnya bekerja delapan hingga sepuluh jam sehari, admin media sosial tetap harus mempersiapkan konten bahkan saat dirinya dirumah.

Tiada hari tanpa konten. Kata tersebut mungkin sangat menggambarkan pekerjaan para admin media sosial. Sebab tempat tidak membatasinya untuk melahirkan konten baru nan menarik. Baik di rumah maupun di kantor, pikirannya tetap dipenuhi dengan rancangan konten yang akan diunggah.

Deadline yang tak menentu juga mewarnai kesehariannya. Tak jarang, para admin sosial media dihadapkan dengan waktu pengerjaan konten yang terbilang sebentar. Dalam situasi ini tak hanya kecepatan dan kecekatan yang dibutuhkan, namun kreativitasnya juga diuji. Bagaimana waktu yang singkat, dapat dimanfaatkan untuk dapat menghasilkan konten yang menarik.

Di balik sikap para admin media sosial yang cenderung terlihat santai dan hanya berkutit dengan komputer serta smartphone mereka, terdapat beberapa tuntutan yang tidak mudah yang harus dilakukannya secara bersamaan. (cit)

Baca Juga:

Ketangguhan Pebisnis Dirikan Butik di Masa Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
AIMI BerAKSI bersama Pawai Payung Menyusui
Fun
AIMI BerAKSI bersama Pawai Payung Menyusui

Kampanye untuk merayakan pekan menyusui dunia.

Epic Games Bolehkan Rilis Game Berbasis Blockchain dan NFT
Fun
Epic Games Bolehkan Rilis Game Berbasis Blockchain dan NFT

Membuka peluang besar bagi para developer muda.

Ridley Scott Sebut 'Blade Runner' Sedang Dibuat
ShowBiz
Ridley Scott Sebut 'Blade Runner' Sedang Dibuat

Episode contohnya sudah disiapkan dan ditulis

Menjadi Produktif tak Sama dengan Bekerja Berlebihan
Hiburan & Gaya Hidup
Menjadi Produktif tak Sama dengan Bekerja Berlebihan

Agar kesehatan kamu tidak terganggu.

Kisah Tom Holland dan Kecintaannya pada Indonesia
ShowBiz
Kisah Tom Holland dan Kecintaannya pada Indonesia

Holland akan melakukan apa pun untuk bisa pergi ke Bali sekarang.

Kondisi Memprihatinkan Populasi dan Konservasi Penyu di Indonesia
Fun
'Squid Game' Nongol di Animal Crossing
ShowBiz
'Squid Game' Nongol di Animal Crossing

Menampilkan karya dalam momen penting dari pertunjukan.

Mobil-mobil Termahal di GIIAS 2022
Fun
Mobil-mobil Termahal di GIIAS 2022

Yuk intip deretan mobil termahal di GIIAS 2022

Dompet Digital kian Diminati
Hiburan & Gaya Hidup
Dompet Digital kian Diminati

Dompet digital DANA menutup tahun 2021 dengan menorehkan rekor jumlah pengguna baru.

Sayap Ayam Goreng dengan Oseng Bawang untuk Menu Berbuka
Fun
Sayap Ayam Goreng dengan Oseng Bawang untuk Menu Berbuka

Sayap ayam goreng dengan oseng bawang bisa jadi pilihan menu keluarga.