Ketangguhan Kang Sutet Tahan Banting di Negeri Aing

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 19 September 2021
Ketangguhan Kang Sutet Tahan Banting di Negeri Aing

Salah satu pekerjaan berisiko tinggi. (Unsplash: Sigmund)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERJEMUR di bawah sinar matahari langsung memang jadi kebiasaan baru di tengah pandemi. Namun, biasanya hanya dilakukan dari jam 9-10 atau paling telah 11 pagi. Selebihnya, selain tak bagus untuk kulit, juga siapa tahan teriknya matahari di tengah hari?

Tentu saja ada! Bahkan seolah mereka mendekat sinar karena bergantung di atas tiang tinggi, bukan duduk di teras rumah. Mereka bekerja di tengah terik dengan ketinggian paling rendah lima meter.

Berbalut pakaian oranye dengan helm standar keselamatan berwarna-warni, bergantungan di menara sutet tengah siang bolong.

Baca juga:

Kalahkan Diri Sendiri, Bukti Psoriasis Warrior Juga Jagoan Tangguh!

Mereka merupakan orang-orang terlatih PT PLN (persero) menjadi pasukan khusus, untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan, penggantian isolator, konduktor, hingga komponen lainnya pada jaringan listrik. Pekerjaan berhubungan dengan tegangan listrik ini, bukanlah hal mudah untuk dilakukan, lantaran selain menghadapi panas terik matahari dan terpenting berhadapan langsung dengan listrik tegangan tinggi.

Helm digunakan mereka berbeda warna. Faktanya helm berwarna-warni ini memiliki kedudukan berbeda. Warna hitam berarti penyelia, oranye berarti penerima sinyal, putih berarti site manager serta orang berkompeten, dan biru berarti orang tidak bertugas.

Pekerjaan penuh risiko tersbut menjadi bukti ketangguhan dari para petugas sutet ini, seperti;

1. Siap Dipanggil 24 Jam

sutet
Selalu siap kapan saja dan dimana saja. (Unsplash: Oceanng)

Para pekerja penangan listrik di saluran tegangan tinggi harus selalu siap 24 jam karena pentingnya sumber listrik bagi kehidupan sehari-hari.

Meski sudah melakukan usaha terbaiknya, pekerjaan mereka tidak selalu dihargai masyarakat.

Keluhan dari masyarakat tak pernah luput dari perjalanan karirnya. Meski begitu, layanan terbaik tetap menjadi prioritas mereka agar masyarakat tetap beroleh kualitas terbaik.


2. Tak Takut Ketinggian

sutet
Menjadi teknisi sutet dibutuhkan mental dan keberanian berada di ketinggian. (Unsplash: Tony Pham)

Ketinggian telah menjadi salah satu tantangan dari pekerjaan ini. Nyatanya, semakin tinggi tegangan, maka semakin tinggi pula bangunan sutetnya. Perlu diingat, bahwa yang dapat melakukan hal ini hanya orang terlatih, dan telah memiliki sertifikasi khusus untuk dapat mencapai puncak sutet.

Jika kamu memiliki riwayat penyakit dan tidak memungkinkan bekerja di tempat tinggi, sebaiknya mencari pekerjaan lainnya. Selain dibutuhkan keberanian, pekerjaan ini sangat berisiko.

Baca Juga:

Relawan COVID-19, Jagoan Tangguh Walau Virus Menyerang

Saat mereka menaiki bangunan sutet, sebelumnya mereka telah melakukan koordinasi dan tentu menggunakan perlengkapan keselamatan, serta pengait untuk memanjat. Menjadi teknisi sutet diperlukan mental kuat untuk berada diketinggian.

3. Siap Bertaruh Nyawa

sutet
Ketangguhan teknisi sutet. (Unsplash: Pisauikan)

Memang pekerjaan ini sangat berisiko. Jika salah satu dari mereka melakukan kesalahan saat beroperasi, bisa saja nyawa menjadi taruhannya, seperti tersetrum, jatuh, hingga menewaskan nyawa.

Petugas dengan pelatihan khusus ini memiliki pakaian atau atribut menjadi alat perlindungan dirinya saat bekerja. Misalnya, Conductive Suit, Conductive Shoes, Helm, Safety Shoes, Safety Gloves, Safety Glasses, Lanyard, Harness, Handy Talky, dan rompi pengawas.

Tak hanya teknisi sutet saja memiliki pekerjaan beresiko, semua pekerjaan pun begitu. Hanya saja tingkat risiko dari pekerjaan ini lebih tinggi dibandingkan pekerjaan lainnya.


4. Multiguna

sutet
Selain memperbaiki aliran listrik, mereka juga mampu melakukan pekerjaan lainnya. (Unsplash: Emmanuel Ikwuegbu)

Faktanya, petugas sutet tidak hanya memiliki kemampuan untuk pemeliharaan dan perbaikan, namun juga membersihkan layang-layang tersangkut. Hal ini sering terjadi ketika layang-layang terbawa angin dan mendarat di tiang sutet. Meski, hal tersebut dapat ditangani petugas listrik, kegiatan ini juga menghambat pekerjaan utama dari petugas sutet.

Selain tugas tersebut, mereka pun diarahkan dalam penanggulangan bencana. Selain bekerja sesuai rutinitas, mereka juga ditugaskan ke daerah-daerah mengalami bencana untuk segera memperbaiki pasokan aliran listriknya.

Ketangguhan para teknisi sutet ini patut diacungi jempol. Meski mengadukan nasibnya di atas ketinggian, kerja keras dan terus berjuang demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan aliran listrik menjadi sisi tangguh mereka. (Cil)

Baca Juga:

Cerita Ketangguhan Pemilik Ivegan Pizza Berjuang Menjadi Seorang Vegan

#September Jagoan Tangguh Negeri Aing #Teknologi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Tekno
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Sony meluncurkan DualSense edisi GTA 6. Harga kontroler ini dibanderol Rp 1,4 juta. Lalu, ada nuansa Vice City.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Sony Rilis DualSense Edisi GTA 6, Bawa Desain Nuansa Vice City
Fun
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
TikTok kembali berinovasi dengan menghadirkan sederet fitur baru di kolom komentar. Mulai dari Voice Comments, Polling, hingga Photo Carousel Comments dan Live Photo Comments.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
TikTok Tambah Fitur Baru di Kolom Komentar, Hadirkan Survei Interaktif
Tekno
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Harga Xiaomi 18 Fold diprediksi menembus Rp 31 juta. HP ini membawa chip Xring O3 serta tiga kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Harga Xiaomi 18 Fold Dikabarkan Tembus Rp 31 Juta, Bakal Pecahkan Rekor?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Xiaomi 18 Fold dipastikan membawa baterai 6.000 mAh. HP lipat tipis ini juga dilengkapi kamera 200MP.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Xiaomi 18 Fold Bawa Baterai 6.000 mAh, HP Lipat Tipis dengan Kamera 200MP
Tekno
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max sudah meraih sertifikasi TKDN. HP tersebut segera meluncur di Indonesia.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
OPPO Find X10 Kantongi Sertifikasi TKDN, Sinyal Segera Meluncur di Indonesia
Tekno
Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0 Beta, Ada Galaxy S26 hingga A57 5G
One UI 9.0 Beta kini sudah mulai dirilis. Berikut ini adalah daftar HP Samsung yang kebagian update.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0 Beta, Ada Galaxy S26 hingga A57 5G
Tekno
Huawei Nova 16 Series Resmi Meluncur, Kamera 200MP dan AI Jadi Andalan
Huawei nova 16s Series resmi meluncur global. Nova 16s Pro membawa kamera 200MP, fitur fotografi AI, layar 6.000 nit, dan baterai 7.000mAh.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Huawei Nova 16 Series Resmi Meluncur, Kamera 200MP dan AI Jadi Andalan
Tekno
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
HyperOS 4 kabarnya tidak hadir di HP Xiaomi dengan Android 16. Jadi, software tersebut hanya bisa update di Android 17.
Soffi Amira - Kamis, 03 September 2026
HyperOS 4 Dikabarkan Cuma Hadir di HP Xiaomi Android 17, Bagaimana Nasib Android 16?
Tekno
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Xiaomi 18 Fold mengungkap desain Mid-Fold. HP ini mengusung layar 7,58 inci dan kamera Leica.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Xiaomi 18 Fold Ungkap Desain 'Mid-Fold', Usung Layar 7,58 Inci dan Kamera Leica
Bagikan