Ketangguhan CEO Travel Trip Menjalani Usaha Open Trip di Tengah Pandemi Kisah ketangguhan CEO Travel Trip dalam menjalani usahanya di tengah pandemi (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

SAAT Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, jangan berwisata, keluar rumah saja mesti dengan keperluan penting dan mendesak. Begitu lonjakan kasus harian COVID-19 khususnya varian delta meninggi, banyak aspek kehidupan harus jeda, menghentikan setiap kegiatan tanpa tahu kapan akan kembali aktif.

Bisnis di sektor pariwisata seperti Open Trip, merupakan salah satu sangat terkena dampak di masa PPKM Darurat sampai Level 4.

CEO Travel Trip, Ryan Adinoer Pratama mengungkapkan saat PPKM Darurat membuatnya merasakan dampak begitu besar.

Baca Juga:

Menjelajah Wisata Kawah Putih di Era New Normal Bersama Travel Trip

Pria akrab disapa Rayen tersebut bahkan menjelaskan usahanya sempat tutup selama dua minggu pertama ketika PPKM diperketat. Bahkan ia tidak mempromosikan apapun terkait usahanya.

"Di dua minggu itu gue enggak ngelakuin apapun bahkan gue berhentikan sementara 2 karyawan kerja di kantor, karena gue ada karyawan tetap di kantor 3 dan freelance 17," jelas Rayen saat dihubungi Merahputih.com.

CEO Travel Trip, Ryan Adinoer Pratama (rayyen) tetap berusaha survive di masa pandemi (Foto: instagram @rayyen_traveltrip)

Banyak freelance menggantungkan hidupnya pada pekerjaan di Travel Trip. Hal itu pun lantas membuat hati Rayen tergerak, dan membantu para karyawan sebisanya, meski perusahaan tidak ada pemasukan sama sekali selama dua minggu.

"Untuk semua karyawan gue termasuk freelance, gue tetap ngasih sembako, terus misalnya keuangan mereka lagi enggak ada, gue juga kasih kasbon ke mereka, karena banyak juga karyawan freelance bergantung pada Travel Trip," ujar Rayen.

Tujuan pembagian sembako rutin pada seluruh karyawan, lanjutnya, untuk membantu kebutuhan dapur para karyawan.

Namun, setelah selama dua minggu Travel Trip tidak melakukan pergerakan, Rayen tak lantas berdiam diri. Ia berpikir harus melakukan sesuatu agar tetap bisa mendapat pemasukan.

Akhirnya Rayen memiliki ide membuat iklan dengan memberikan diskon besar-besaran, tapi keberangkatannya setelah PPKM selesai.

Langkah tersebut berbuah manis. Rayen mengaku ternyata masih banyak para peminat jasa open tripnya.

Rayen mengambil langkah memberikan diskon besar-bbesaran dan membuka booking open trip dari jauh hari, dengan keberangkatan saat ppkm selesai atau dilonggarkan (Foto: instagram @traveltrip_id)

"Dengan diskon besar-besaran itu gue masih bisa survive sampe sekarang ini," katanya. Ia membanderol harga semula Rp200 ribu menjadi cuma Rp77 ribu agar pelanggan tertarik. Hasilnya, banyak orang mendaftar meski berangkatnya setelah PPKM. "Nah dari situlah keuangan perusahan gue masih bisa muter".

Langkah diambil dengan pemesanan tiket jauh-jauh hari tersebut sempat menuai berbagai komplain. Berkali-kali perjalanan mundur dari tanggal keberangkatan sudah dijadwalkan.

Namun, hal itu bukan pembatalan sepihak dari pihak Travel Trip, melainkan karena Rayen berusaha mengikuti aturan dari Pemerintah.

Baca Juga:

Menelusuri Keindahan Pulau Pari Bersama Travel Trip

"Ada aja pelanggan komplain dimundurin lagi. Kalo kami sih kembali lagi ke peraturan awal, keberangkatan akan menyesuaikan PPKM selesai dan dibukanya tempat pariwisata, sesuai dengan aturan pemerintah," ujarnya.

Ketika usahanya kembali dibuka dan keuangan perusahaan belum begitu stabil, Rayen terpaksa harus merogoh tabungan pribadinya untuk memberikan gaji penuh pada karyawannya, dan mempekerjakan kembali dua karyawannya di kantor setelah diberhentikan sementara.

Pada saat memberikan diskon besar-besaran, Rayen mengaku tidak mengalami rugi karena jumlah peserta trip mendaftar ratusan orang. Baginya terpenting keuangan perusahaan bisa berjalan kembali.

Meski begitu, Rayen tak menampik mengalami penurunan peserta cukup signifikan dibanding sebelum adanya PPKM.

Meski mengalami penurunan peserta trip paska PPKM, namun Travel Trip perlahan berusaha untuk bangkit kembali (Foto: Mp/Rizki Fitrianto)

"Omset turun, biasanya 100%, mungkin hanya 50-60%. Penurunannya drastis, terus di tempat wisata enggak semua orang pengen ke sana, karena ribet kayak ke tempat wisata harus menunjukan surat vaksin atau antigen, sehingga jadi kendala mau liburan," ungkap Rayen.

Namun, dari banyaknya kesulitan dan hambatan di tengah pandemi, Rayen mengaku jadi mendapat banyak pelajaran berharga.

"Dari pandemi ini gue belajar harus siapkan tabungan ke depannya untuk kebutuhan lagi susah. Jadi di saat gue ngalamin kayak begini, gue enggak kaget, karena gue punya tabungan buat ngehandle semua ini," ungkap Rayen.

Di tengah banyaknya hambatan dan pembatasan menyulitkan usaha open trip miliknya, Rayen tetap tidak lupa untuk berbagi kepada sesama. Travel Trip belum lama menggelar liburan gratis bagi anak yatim di wilayah Jabodetabek.

Kegiatan tersebut sebenarnya sudah direncanakan dari 2 tahun lalu, karena pandemi jadi tertunda. Hingga saat pandemi di Tanah Air mulai mereda, Rayen dengan Travel Trip-nya bisa melaksanakan liburan gratis bagi anak yatim.

Rayen berharap pemerintah semakin memperhatikan pelaku pariwisata karena banyak orang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata. (Ryn)

Baca juga:

Jelajah Lereng Merapi dengan Jeep Bersama Travel Trip

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Baru Rilis, ‘Permisison to Dance’ Rajai iTunes Seluruh Dunia
ShowBiz
Tanggapi Isu Gofar Hilman, Lawless Jakarta Berdiri Bersama Korban
ShowBiz
Tanggapi Isu Gofar Hilman, Lawless Jakarta Berdiri Bersama Korban

Dugaan tentang ‘pelecehan seksual’ yang dilemparkan kepada pengguna Twitter bernama @pergijauh.

5 Tayangan Korea ini Segera Hadir di Netflix, Mana Favoritmu?
ShowBiz
Beauty Influencer, Inspirasi Kecantikan Pemudi Negeri Aing
Fun
Beauty Influencer, Inspirasi Kecantikan Pemudi Negeri Aing

Pemudi negeri aing tampil cantik setelah belajar dari mereka.

Cara Tepat Merawat Alat Makeup
Hiburan & Gaya Hidup
Cara Tepat Merawat Alat Makeup

Riasan jadi makin bagus.

Pocari Sweat Gelar Event Lari Terbesar di Indonesia
Hiburan & Gaya Hidup
Pocari Sweat Gelar Event Lari Terbesar di Indonesia

Manfaatkan peluang ini untuk kesehatanmu.

4 Hadiah Ulang Tahun yang Pas untuk Aquarius
Fun
4 Hadiah Ulang Tahun yang Pas untuk Aquarius

Karakterisitiknya pendiam, lembut, dan menghargai keoriginalitasan.

Hadirnya Gim Lama YS IX Monstrum Nox di Steam
Fun
Hadirnya Gim Lama YS IX Monstrum Nox di Steam

Gim YS IX: Monstrum Nox merupakan satu dari seri permainan video berjudul “YS”.

Tiny Tina’s Wonderlands, Perpaduan Dunia Fantasi dan Aksi Tembak Menembak
ShowBiz
Tiny Tina’s Wonderlands, Perpaduan Dunia Fantasi dan Aksi Tembak Menembak

Gim ini akan melanjutkan cerita dari Tiny Tina, si cewek yang kerap dikenal dengan senjata ledakan yang mematikan.

Lee Hyeri Kembali Berakting di Drama My Roommate is a Gumiho
ShowBiz
Lee Hyeri Kembali Berakting di Drama My Roommate is a Gumiho

My Roommate is a Gumiho merupakan drama komedi horor romantis yang ditulis oleh Baek Sun-woo dan Choi Bo-rim