Kesulitan DVI Polri Identifikasi Korban Gempa Cianjur Pencarian korban gempa. (Foto: Antara))

MerahPutih.com - Kesulitan dialami Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri selama mengidentifikasi jenazah korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr A Nyoman Eddy Purnama Wirawan, mengatakan kesulitan tersebut mulai dari fasilitas pemeriksaan hingga kondisi jenazah.

Baca Juga:

BIN Gunakan Aplikasi Canggih Bantu Penanggulangan Gempa Cianjur

Secara teknis, DVI Polri memiliki sumber daya manusia yang didukung Inafis, dua dokter forensik Polri, tiga dokter forensik setempat, dan teknisi.

"Kesulitannya karena semua dikerjakan marathon dengan fasilitas dua meja pemeriksaan. Sementara kami melakukan dasar identifikasi," kata Eddy.

Selain itu, kondisi jenazah yang rusak seiring berjalannya waktu menjadi tantangan. Eddy mengatakan, pihaknya beruntung mendapat bantuan Inafis dalam pemeriksaan sidik jari.

Namun, paparnya, pemeriksaan akan menjadi lebih kompleks apabila sidik jari tidak dapat diidentifikasi sehingga menggunakan peralatan lebih, tenaga, dan biaya untuk pemeriksaan DNA, seperti temuan bagian tubuh yang tengah diidentifikasi DVI Polri saat ini.

"Menurut catatan kami ada tulang kepala, jadi agak susah," kata Eddy.

Eddy meminta masyarakat dan para keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke Posko Pengaduan Orang Hilang atau Posko Ante Mortem DVI di Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah Sayang Cianjur.

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyatakan bahwa sebanyak 27 balita dan 15 anak-anak telah diidentifikasi. Total korban yang sudah teridentifikasi oleh DVI Polri sebanyak 134 orang. (Knu)

Baca Juga:

Jenazah Ibu dan Anak Korban Gempa Cianjur Ditemukan Berpelukan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuma 11 Persen Aset DKI Hasilkan Cuan, DPRD Kritik Kerja JakPro
Indonesia
Cuma 11 Persen Aset DKI Hasilkan Cuan, DPRD Kritik Kerja JakPro

BUMD PT Jakarta Propertindo (JakPro) memiliki tujh anak usaha dengan ratusan aset.

Kritik Perppu Cipta Kerja, AHY: Esensi Demokrasi Diacuhkan
Indonesia
Kritik Perppu Cipta Kerja, AHY: Esensi Demokrasi Diacuhkan

Partai Demokrat mengkritik Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (Perppu) No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja atau Perppu Cipta Kerja.

Airlangga Ungkap Obrolan di Jamuan Makan Siang Jokowi
Indonesia
Airlangga Ungkap Obrolan di Jamuan Makan Siang Jokowi

"Tentunya yang dibahas konsolidasi politik, terutama tentu untuk menghadapi tantangan global ke depan," kata Airlangga

DPR Minta Penjelasan Kemensos Perkara Temuan Beras Terkubur di Depok
Indonesia
DPR Minta Penjelasan Kemensos Perkara Temuan Beras Terkubur di Depok

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar meminta Kementerian Sosial memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait temuan puluhan karung beras bantuan sosial tahun 2020 bagi masyarakat terdampak pandemi COVID-19 di Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, terkubur di tanah.

Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi 3 Negara Asia Timur
Indonesia
Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi 3 Negara Asia Timur

Retno menuturkan, kunker Jokowi ke tiga negara Asia Timur itu guna meningkatkan kerja sama ekonomi, khususnya perdagangan dan investasi.

Capai Rp 110 T, DPD RI Nilai Estimasi Biaya Pemilu 2024 Tak Rasional
Indonesia
Capai Rp 110 T, DPD RI Nilai Estimasi Biaya Pemilu 2024 Tak Rasional

DPD RI menilai estimasi kebutuhan anggaran Pemilu 2024 yang mencapai Rp 110,4 triliun sangat berlebihan dan cenderung tidak rasional jika dibandingkan biaya Pemilu 2019.

Pentingnya Pelaku UMKM Miliki Nomor Induk Berusaha
Indonesia
Pentingnya Pelaku UMKM Miliki Nomor Induk Berusaha

"Dengan status usaha formal, UMKM dapat lebih mudah mengakses berbagai fasilitas pembiayaan, pendampingan, dan akses ke market supply chain. Dengan demikian UMKM dapat semakin berkembang dan naik kelas," sambungnya.

3 Fokus Kebijakan Pemerintah Atasi Krisis Pangan Jelang Puasa dan Lebaran
Indonesia
3 Fokus Kebijakan Pemerintah Atasi Krisis Pangan Jelang Puasa dan Lebaran

Untuk mengatasi itu, pemerintah merumuskan kebijakan dengan berfokus pada 3 aspek ketahanan pangan yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan keamanan pangan dalam menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Kompolnas Sentil Mabes Polri karena Sejumlah Oknum Jenderal Belum Disidang Etik
Indonesia
Kompolnas Sentil Mabes Polri karena Sejumlah Oknum Jenderal Belum Disidang Etik

Sejumlah oknum perwira tinggi Polri yang terjerat kasus hukum hingga kini belum jelas kepastian kariernya.

Imigrasi Amankan 2 Warga Negara Tiongkok Diduga akan Demo Tolak KTT G20
Indonesia
Imigrasi Amankan 2 Warga Negara Tiongkok Diduga akan Demo Tolak KTT G20

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI mengamankan dua orang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok karena diduga merencanakan aksi unjuk rasa menolak KTT G20.