Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Kesulitan Akses Alat Berat, Masih Ada Puluhan Korban Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung

Ilustrasi: Tim SAR gabungan mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026). Berdasarkan hasil asesmen tim SAR gabungan bersama pihak desa setempat hingga pukul 12.30 WIB, sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak bencana tanah longsor dengan rincian 23 orang selamat, delapan orang ditemukan meninggal dunia dan 82 lainnya masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Operasi pencarian korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus dilakukan. Masih ada puluhan orang yang dinyatakan hilang.

Longsor di wilayah banCisarua memiliki skala yang cukup besar dan kompleks, sehingga menyulitkan proses pencarian korban di lapangan dengan perkiraan panjang lidah longsor mencapai 2.009 meter dan lebar 140 meter.

Tim SAR gabungan menyebut telah mengevakuasi 29 jenazah korban longsor Cisarua dan menyerahkannya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii memaparkan, hari ini telah ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB dan sekitar 61 korban lainnya diperkirakan masih tertimbun.

Baca juga:

65 Warga Cisarua Bandung Diduga Masih Tertimbun Tanah Longsor, 25 Jenazah Sudah Ditemukan

“Jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari ini sebanyak empat jenazah, sehingga total korban yang diserahkan berjumlah 29 sejak pertama kali operasi SAR dilaksanakan,” katanya.

Sebanyak 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan proses lainnya masih terus berlangsung oleh aparat kepolisian.

“Untuk jumlah korban yang telah teridentifikasi, kewenangan secara hukum berada pada pihak Polri. Informasi terakhir yang saya terima, 17 korban telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pihaknya pada hari ini kembali melanjutkan proses pencarian dan evakuasi korban longsor Cisarua dengan mengerahkan personel gabungan serta sembilan alat berat di sejumlah titik terdampak.

Upaya pencarian juga diperkuat dengan dukungan unsur udara untuk menjangkau area yang sulit diakses melalui jalur darat.

“Untuk unsur udara, hari ini dioperasikan tiga pesawat helikopter, masing-masing dari TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, dan TNI Angkatan Laut. Selain itu drone juga dioperasikan,” ujarnya.

Keterbatasan akses jalan menuju lokasi longsor menjadi salah satu hambatan proses evakuasi sehingga hanya alat berat berukuran kecil dan sedang yang dapat dioperasikan," ucapnya.

#Longsor #BNPB #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
KPK menggeledah delapan lokasi kasus korupsi BNPB. Dalam penggeledahan itu, KPK menyita tiga mobil hingga perhiasan.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah 8 Lokasi Kasus Korupsi BNPB, Sita 3 Mobil hingga Perhiasan
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Indonesia
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
BNPB akan memetakan kemampuan dan sumber daya yang tersedia di pemerintah pusat maupun daerah sebelum menentukan kebutuhan bantuan tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BNPB Baru Akan Pertimbangkan Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional
Indonesia
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Kristomei Sianturi resmi menggantikan Suharyanto menjadi Kepala BNPB. Berikut profil dan rekam jejaknya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Kristomei Sianturi Gantikan Suharyanto Jadi Kepala BNPB, ini Profilnya
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Setyo menjelaskan dana siap pakai tersebut biasanya digunakan BNPB untuk kebutuhan mendesak terkait kebencanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Terjadi Sejak 2022
Indonesia
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan dugaan perbuatan melawan hukum, tanpa memandang latar belakang atau sosok yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
OTT KPK, Adik Kepala BNPB Jadi Tersangka
Bagikan