Kesiapan Arena Kompetisi dan Latihan Asian Games Capai 90 Persen Warga berjalan di samping display promosi Asian Games 2018 di Kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (20/4). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Merahputih.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) mengklaim progres pembangunan 76 arena kompetisi dan latihan serta 14 arena non-kompetisi Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang telah mencapai 90,53 persen.

"Progres itu telah lebih dari rencana awal sebesar 89 persen. Kami juga masih melakukan penyesuaian untuk penyandang disabilitas seperti ukuran kamar wisma atlet yang akan selesai pada Juni," kata Direktur Jenderal Cipta Karya KemenPUPR Sri Hartoyo di Jakarta, Rabu (2/5).

Tiga arena kompetisi Asian Games yang belum mencapai progres hingga 90 persen di Jakarta adalah arena cabang squash, arena cabang layar, dan arena cabang jetski.

Arena squash sudah mencapai 15 hingga 20 persen karena baru disetujui pengerjaannya pada Desember 2017. Komponen utama pengerjaan arena squash adalah barang-barang impor dan akan datang pada Mei. "lalu dikerjakan dan diselesaikan pada Juni," katanya.

KemenPUPR juga menargetkan penyelesaian arena cabang layar dan jetski pada Juni yang berlokasi di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Seluruh struktur pada dua arena itu sudah selesai. "tinggal pemasangan peralatan," katanya.

Promosi Asian Games 2018. Foto: ANTARA

Haryoto mengatakan kementeriannya juga mendorong Pemerintah DKI Jakarta untuk segera menyelesaikan renovasi dan pembangunan arena equestrian, velodrome, dan stadion bisbol di Rawamangun pada Juni.

Itu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan penggunaan arena pertandingan Asian Games untuk kegiatan selain persiapan dan uji coba Asian Games.

"Misalnya, pertandingan sepak bola Liga 1. Kami juga mengantisipasi mekanisme penggunaan arena pertandingan pada masa pemeliharaan bangunan dan kawasan," katanya.

KemenPUPR, lanjut Hartoyo, menyesuaikan model konstruksi pembangunan arena kompetisi maupun arena nonkompetisi penyelesaian pekerjaan lebih cepat seperti penggunaan baja pada area parkir di Gelora Bung Karno.

"Kami juga melakukan pekerjaan-pekerjaan ringan seperti arena paralayang di kawasan Puncak, arena perahu kano di Majalengka, stadion Patriot, Jalak Harupat, serta Pakan Sari. Semua sudah memenuhi standar internasional dan akan ditinjau oleh delegasi teknis," katanya.

Promosi Asian Games 2018. Foto: ANTARA

Di Sumatera Selatan, Pemerintah Kota Palembang juga terus mempercantik gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC) di kawasan Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan. Nantinyam gedung itu akan dijadikan Media Center Broadcasting (MBC) pada Asian Games XVIII 18 Agustus - 2 September 2018.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Palembang dan juga Wakil Ketua Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) Provinsi Sumatera Selatan Akhmad Najib mengatakan gedung ini akan digunakan sekitar 1.000 orang jurnalis dari berbagai media baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Gedung sudah siap, tinggal lagi memolesnya. Bagian luar tinggal dirapikan, taman-tanam dipercantik, dan sarana dan prasarana harus dipastikan tersedia karena ini untuk menunjang kerja wartawan," kata dia dikutip Antara.

Ia mengatakan, untuk itu pemkot telah menunjuk instansi terkait untuk membersihkan bagian luar dan dalam gedung MBC ini.

Mengenai kelengkapan fasilitasnya, ia memastikan panitia penyelenggara Asian Games (INASGOC) akan menyediakan jaringan internet, komputer, printer, dan layar monitor pertandingan. Selain itu, bakal disiapkan ruang istirahat dan relaksasi.

Asian Games 2018 (Foto: ocasia.org)

Bukan hanya itu saja, Pemkot Palembang juga memanfaatkan MBC ini sebagai sarana promosi daerah karena akan ada boot yang memajang beragam kerajinan khas daerah.

Menurutnya, gedung SPC ini direncanakan akan digunakan pemerintah kota sebagai Mall Pelayanan Publik seusai Asian Games yang akan dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang.

"Usai perhelatan Asian Games gedung ini akan digunakan sebagai mall pelayanan. Artinya, gedung ini akan kita sulap semenarik mungkin," tandasnya.

Jangan Terpancing Isu Politik

Makin dekatnya penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang membuat Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengimbau masyarakat tidak terpancing pada konflik isu politik selama penyelenggaraan Asian Games 2018

Masyarakat, kata Tito hendaknya menganggap Asian Games sebagai pesta besar yang mempertaruhkan nama bangsa Indonesia.

"Asian Games menjadi memomentum persatuan nasional," kata Tito.

Polri sendiri terus mengantisipasi penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung setelah pendaftaran calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 pada 4-10 Agustus.

"Urusan politik dalam negeri penting. Tapi, kita jangan sampai hanya berpikir tentang itu saja karena ada penyelenggaraan Asian Games yang dapat mendinginkan situasi politik," katanya.

Tito juga meminta masyarakat tidak terpolarisasi dan terpecah saat Asian Games sebagaimana terjadi pada kegiatan hari bebas kendaraan bermotor pada Minggu (29/4). "Pendaftaran saja belum, sudah ada polarisasi. Ada upaya intimidatif. Kami tidak ingin masyarakat terjebak dalam perpecahan," ujar Kapolri.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Kantor Presiden. (Setkab.go.id/Humas/Jay)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) tiba di Lanud Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (28/3). (ANTARA FOTO/Fachrurrozi)

Kepolisian RI akan mengerahkan sekitar 36 ribu personel yang akan bertugas untuk mengamankan atlet dan ofisial, arena pertandingan, wisma atlet, media dan masyarakat yang menonton pertandingan.

"Ada dua tahap penting penyelenggaraan yang akan kita amankan yaitu pawai obor mulai Juli dan pertandingan Asian Games mulai 18 Agustus," katanya.

Kapolri berjanji akan mengamankan kota-kota penyelenggara Asian Games dari ancaman terorisme dan kejahatan jalanan selain pengaturan lalu-lintas demi kelancaran penyelenggaraan.

"Kami bersama TNI dan para pemangku kepentingan yang lain terkait keamanan siap melaksanakan pengamanan di empat provinsi penyelenggara yaitu DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Banten, dan Jawa Barat," kata Kapolri. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH