Serunya Rhino Cross Triathlon Edisi Ketiga di Tanjung Lesung Kejuaraan Rhino Cross Triathlon berlangsung sangat seru dan meriah (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

TAHUN 2019 ini menjadi tahun ketiga bagi Tanjung Lesung dalam menggelar Rhino X Triathlon. Event Rhino X Triathlon yang merupakan bagian dari Festival Tanjung Lesung 2019, digelar Minggu (29/9).

Wilayah Tanjung Lesung merupakan lokasi ideal untuk menggelar event ini. Selain dikenal dengan keindahan alamnya yang memesona , Tanjung Lesung juga memiliki lanskap yang menantang dengan menawarkan berbagai jalur. Seperti bukit, pantai berpasir serta jalan berlumpur.

Baca Juga:

Atlet Nasional Zaenal Fanani Sabet Gelar Juara Mountain Bike Cross Country Marathon

Dari sisi lintasan sendiri tak banyak berbeda dengan tahun sebelumnya. Kondisi laut disini cendrung lebih tenang, ombak landai dan terdapat sedikit karang pada bibir pantai.

Adapun beberapa karakter pada medan lintasan Rhino X Triathlon di Tanjung Lesung. Mulai dari pasir pantai, karang lepas, jalan setapak meliuk diantara pepohonan dan melintasi bibir pantai, kebun, ladang, sawah, serta jalan setapak perkampungan hingga bukit dengan hamparan pantai dibawahnya.

Trek Rhino Cross Triathlon Edisi Ketiga lebih panjang dari edisi sebelumnya (Foto: istimewa)

Permukaan lintasan yang jarang ditemui ditempat lainnya, ialah adanya karang lepas atau coral garden. Dimana 80% flat dan 20% rolling untuk kategori Rhino.

Secara umum, semua lintasan mempunyai kesulitan yang berbeda. yang terpenting ialah teknik kayuhan, shifting dan handling yang tepat untuk menaklukan lintasan tersebut.

Tapi suguhan pemandangan yang indah sepanjang lintasan di Tanjung Lesung, tentu akan menjadikan pengalaman petualangan seru bagi peserta.

Rute Sepeda X triathlon untuk kategori Rhino dan Bull tak ada looping, hingga tak akan membosankan para peserta. Sementara untuk lintasan lari pun berbeda dari tahun lalu, tahun ini tak ada looping lintasan yang dilalui, serta mempunyai view menarik yang tentunya tak akan membosankan peserta.

Terdapat race beberapa kategori di Rhino Cross Triathlon (Foto: istimewa)

Race Category yang dipertandingkan pada Rhino Cross Triathlon terdiri dari 2 kelas, yang pertama yaitu BULL (Swim 500 m, Bike 10 km, dan Run 5 km). RHINO (Swim 1000 m, Bike 20 km dan Run 10 km)

Pertandingan yang dimulai sejak pukul 06.30 hingga pukul 11.00 tersebut berlangsung sangat sengit. Lantaran banyaknya hadir nama-nama baru yang ikut pada event ini. Apalagi treknya pun jauh berbeda dari tahun sebelumnyaHingga hasilnya pun sangat diluar dugaan.

Salah satunya ialah pada kelas Rhino Men Open yang sangat bergengsi. Dimana Daniel Frans Watopa dari Club Jepara Team, sukses menjadi juara 1 dengan mencatatkan waktu tercepat 1 jam 55 menit 13 detik.

Frans Watopa sukses raih juara 1 di kelas Rhino Men Open (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Saat ditemui merahputih.com usai melewati garis finish, Frans mengaku baru pertama kalinya mengikuti event ini. Walaupun berhasil meraih waktu tercepat, namun peserta yang berasal dari TNI AD ini tak menampik jika menemui beberapa kesulitan saat melintasi treknya.

"Saya pertama kali ikut disini, ternyata medannya luar biasa, pas renang gelombangnya lumayan, terus tanjakan juga tajam sekali, dan gemburan tanahnya bikin berat sekali, intinya trek ini cukup menantang. kalau larinya di pinggir pantai" Ucap Frans pada merahputih.com, di Rhino Cross Triathlon, Jumat (29/9).

Awalnya Frans mengaku tak menyangka bisa menjadi juara 1 dalam kelas bergengsi di Rhino Cross Triathlon. Karena dia mengaku banyak lawan-lawan berat yang mengikuti event tersebut, bahkan beberapa ada atlet nasional.

"Saya sudah tau pesaing-pesaingnya, tapi ternyata bisa, eggak kepikiran bisa menang tadinya, paling juara 2 atau 3 lah" lanjut Frans.

Para pemenang kategori Rhino Men Open bersama Managing Director PT. Banten West Java, Rully Lasahido (paling Kanan) (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

Frans yang sebelumnya mengaku telah memenangkan beberapa lomba triathlon seperti di belitung, pariaman, dan jepara itu. Menuturkan keunggulannya dibanding peserta lain.

"Keunggulan saya di renang sama lari, tadi sepeda sempat cukup sulit yah, kalau lari kan karena saya awalnya memang atlet lari" tambah Frans.

Baca Juga:

Festival Tanjung Lesung 2019 Resmi Dibuka, Catat Acara Kerennya di Sini

Sementara itu, di posisi kedua untuk kelas kelas Rhino Men Open ditempati oleh Ady Akhmad Sukardi dari tim Mahkota Triathlon dengan catatan waktu 1 jam 55 menit 18 detik. Lalu disusul oleh M taufik dari tom Or Endurance di posisi ketiga dengan catatan waktu 2 jam 7 menit 31 detik.

Untuk kelas Rhino Men Master, di posisi teratas ada Oky Rohmat dari tim OR Endurance Herbalife dengan catatan waktu 2 jam 5 menit 35 detik. Di posisi kedua ada Suwito Giat dengan waktu 2 Jam 10 menit 34 detik. SErta di posisi ketiga ada Karnadi dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 43 detik.

Pada kategori Rhino Women Open, Lieselotte Heederik dari Club Nazava berhasil meraih posisi pertama dengan perolehan waktu 2 jam 39 menit 15 detik.

Lalu untuk juara 1 kelas Bull Women Open disabet oleh Nenden dari club ID SLEAP dengan perolehan waktu 1 jam 25 menit dan 37 detik. Dan untuk juara 1 Rhino Under 20 dipegang oleh Fauzi Fannyla.

Sementara itu juara 1 untuk kelas Bull Men Open diraih oleh Febram Yulkhairi, dan Juara 1 Bull Men Master disabet oleh Tjienantonio Chandra. (Ryn)

Baca Juga:

Buka Festival Tanjung Lesung, Menpar Dorong Geopark Ujung Kulon Diakui UNESCO

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala