Keseringan Pakai Sandal Jepit Bisa Bahaya buat Kesehatan Sandal jepit menyimpan bahaya untuk kesehatan. (foto: pixabay/girasol75)

PALING tidak, kamu punya sepasang sandal jepit kan? Alas kaki yang satu ini memang amat nyaman dan mudah dipakai. Di balik bentuknya yang sederhana, sandal jepit bisa melindungi kaku kamu dari kotoran, beda tajam, hingga kadas kurap karena menginjak tanah lembap.

Di kota besar seperti Jakarta, warga komuter kerap menggunakan sandal jepit untuk pergi dan pulang kantor. Mereka baru akan berganti sepatu saat di kantor. Hal itu agar memudahkan saat berada di kendaraan umum.

Biarpun sandal jepit amat membantu dan nyaman, ternyata terlalu sering pakai sandal jepit bisa menimbulkan bahaya untuk kesehatan kamu lo.

1. Kaki gampang terkilir

sandal jepit
Sol yang rata tidak menyangga tubuh dengan baik.(foto: pixabay/tookapic)

Kamu suka jalan-jalan keliling kompleks perumahan dengan sandal jepit? Atau berlari-lari kecil di taman dengan sandal? Hentikan deh. Pasalnya, hal itu membuat kaki gampang pegal bahkan hingga terkilir atau keseleo.

Sol sendal jepit yang rata tidak mendukung lengkungan kaki alami. Itu akan menyebabkan bagian depan kaki kamu refleks mencengkeram ke tengah tubuh ketimbang tetap lurus supaya posisi sendal tetap mantap selama dipakai bejalan.

Eunice Ramsey-Parker, DPM, MPH, profesor kedokteran podiatrik dari New York, seperti dilansir Reader’s Digest, mengatakan dalam jangka waktu lama, kebiasaan memakai sandal jepit membuat pergelangan kaki cenderung memutar ke dalam atau keluar. Itu membuatmu lebih mungkin mengalami keseleo.


2. Tumit dan telapak kaki sakit

Bentuk sol sandal jepit yang rata sudah pasti enggak menyangga kakimu dengan tepat. Dalam jangka waktu lama, itu bisa bikin tumitmu sakit. Urat-urat tendon telapak kakimu akan tertarik dan menyebabkan peradangan. Peradangan itulah yang membuat tumit terasa sakit, bahkan ketika kamu menapakkan kaki di lantai.

Selain tumit, telapak kaki atas juga rentan nyeri dan membengkak akibat keseringan pakai sandal jepit yang bersol rata.

Untuk meredakan rasa sakitnya, kamu bisa minum obat antinyeri seperti ibuprofen dan mengurangi pakai sendal jepit. Ganti dengan alas kaki yang bisa menunjang struktur telapak kaki alami kamu. Jika rasa sakitnya tidak kunjung hilang, dokter dapat menganjurkanmu ikut terapi fisik atau mendapatkan suntik kortison.


3. Rentan terluka

Saat berjalan di permukaan licin, sandal jepit berisiko membut terpeleset. (foto: pixabay/deankez)

Selain rata dan enggak menyangga kaki dengan baik, sol sandal jepit juga terbilang tipis, terlebih yang terbuat dari karet. Sol sandal yang tipis berpotensi memudahkan objek-objek tajam menembus dan menusuk telapak kakimu.

Yang lebih berbahaya, saat berjalan di permukaan yang licin, sol yang aus rentan membuatmu terpeleset. Alas telapak sendal jepit juga biasanya lebih licin, sehingga gesekan dan kelembapan dari air atau keringat bisa menyebabkan lecet pada tumit atau ujung-ujung jari.


4. Berisiko alami kecelakaan saat nyetir mobil

Jangan pernah gunakan sandal jepit saat menyetir mobil. Sol sandal yang licin rentan membuatmu terpleset saat ingin menginjak pedal gas atau rem hingga tidak benar-benar mantap menginjak pedal. Keteledoran itu sangat berisiko tinggi membuatmu mengalami kecelakaan lalu lintas. Idealnya, sandal jepit tidak digunakan saat mengemudikan kendaraan jenis apa pun.


5. Mengubah postur tubuh dan gaya jalan

Pada sebuah penelitian di 2008, peneliti dari Universitas Auburn menemukan bahwa memakai sandal jepit benar-benar bisa mengubah gaya dan postur berjalan manusia. Perubahannya bahkan bisa permanen.

Sol sandal yang datar dan tidak mengikuti lekuk alami kaki lama-lama membuat telapak kaki cenderung rata. Padahal, lengkungan yang ada pada telapak kaki kamu berfungsi menyeimbangkan tubuh ketika bergerak.

Telapak kaki yang rata berisiko untuk menyebabkan nyeri dan sakit pada otot-otot kaki. Sakitnya bahkan bisa menjalar hingga pinggul dan pinggang. Ini disebabkan tulang belakang tubuh yang mencoba menahan badan agar tetap tegak ketika kamu berdiri dan berjalan.

Nah, bila belakangan kamu sering mengeluhkan nyeri punggung, bisa jadi itu akibat terlalu lama dan sering memakai sandal jepit. Ayo ganti alas kaki kamu ke yang lebih aman dan nyaman tentunya.(*)



Dwi Astarini