Keselamatan Anak-anak Nomor Satu Selama Berkendara Jagalah keselamatan anak-anak selama berkendara. (Foto: Pexels/Pixabay)

TAK sedikit ibu yang dapat mengemudikan mobilnya sendiri. Sehingga mobilitas menjadi lebih tinggi. Termasuk bepergian dengan anak-anak. Entah mengantar dan menjemput sekolah, pergi ke mall atau kegiatan lainnya. Namun ibu harus tetap memperhatikan keselamatan anak-anaknya.

Bukan hanya masalah kendaraan yang digunakan saja. Lebih dari itu bagaimana menempatkan dan mengondisikan anak-anak ketika berada di dalam mobil.

Dari laman Go Dok memberikan tips yang memastikan keselamatan anak-anak selama berkendara.

Car Seat

Tidak dapat ditawar lagi bila ibu mengendarai mobil sendiri harus memiliki tempat duduk khusus untuk anak-anak. Kursi di dalam mobil tidak didesain untuk penumpang-penumpang cilik ini. Kebutuhan itu khususnya jika anak masih berusia 1 tahun. Jangan lupa untuk memasang tempat duduk itu menghadap terbalik ke arah belakang. Tujuannya untuk melindungi anak dari cedera kepala, leher, dan tulang belakang jika terjadi kecelakaan.

Yang harus ibu perhatikan adalah jika si kecil memiliki berat badan di atas 18 kg dengan tinggi 145 cm, maka sebaiknya gunakanlah booster seat yang diletakkan di jok bagian tengah atau belakang. Anak-anak berusia di atas 8 tahun, maka mulai ajari untuk menggunakan sabuk pengaman.

anak
Selalu dudukan anak-anak di jok belakang. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Sabuk Pengaman

Nah, bagi Anda yang memiliki buah hati berusia di atas 8 tahun, ada baiknya untuk mulai mengajari menggunakan sabuk pengaman dengan tepat. Ajari selalu memastikan bahwa tali bagian atas sabuk pengaman haruslah berada di tulang selangka bahu dan melewati bagian tengah dadanya. Sementara bagian bawah harus berada di sekitar tulang panggulnya.

anak
Anak-anak yang sudah berumur 8 tahun ke atas harus memasang sabuk pengaman dengan baik. (Foto: Pexels/Tookapic)

Jok Belakang

Sebagian dari Anda mungkin berpikir bahwa akan lebih mudah untuk memastikan keselamatan si kecil jika ia duduk di jok depan karena lebih dekat dengan posisi Anda. Eits, pemahaman ini salah, lho! Alasannya karena jika terjadi kecelakaan, balon udara mobil akan terbuka dan mencederai bagian wajah serta leher anak. Mulai sekarang, yuk bujuk anak sedemikian rupa agar ia tidak rewel saat harus duduk di jok belakang!

Child Locks

Sayang di Indonesia penggunaan child locks belum terlalu umum, meskipun di setiap mobil sudah disediakan fasilitas ini. Alat ini akan membuat pintu kendaraan tidak dapat dibuka oleh anak-anak dari sebelah dalam. Jadi tidak perlu merasa khawatir lagi anak-anak akan membuka pintu atau jendela dan membuat keselamatannya terganggau.

Kudapan dan Film

Menurut penelitian, anak kecil akan mudah stres jika berada di tempat yang sama terus menerus tanpa melakukan apa-apa. Oleh karena itu, sediakanlah mainan atau kudapan favorit anak. Agar ia lebih anteng, bisa memutar film kartun kesukaannya, lho! (*)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH