Kesadaran Hukum Masyarakat Memprihatinkan Sidang. (Foto: Antara)

Kesadaran hukum masyarakat Indonesia secara umum masih dinilai sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan oleh kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum bukan berasal dari hati nurani.

"Hal ini berbeda dengan masyarakat Jepang yang memiliki kesadaran hukum tinggi dan berasal dari dalam diri mereka secara pribadi," kata Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej, Kamis (25/3).

Baca Juga:

Mudahkan Orang Pelajari Hukum, UMM Bikin Aplikasi Maduhukum

Wamenkumham yang akrab disapa Eddy itu mengatakan, masyarakat Jepang, memandang hukum sebagai otonom dan bukan heteronom, bukan karena paksaan atau takut terhadap undang-undang maupun takut terhadap celaan dari masyarakat dan lain sebagainya.

Sehingga, lanjut ia, meskipun jika suatu ketika hukum di Jepang ditiadakan, masyarakatnya masih akan tetap tertib, berbeda dengan di Indonesia.

"Pertanyaannya kenapa, itu karena kesadaran hukum kita bukan berasal dari nurani sendiri," ujarnya.

Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Foto: Antara)
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Foto: Antara)

Ia menegaskan, pembangunan hukum merupakan bagian dari pembangunan sebuah bangsa, harus terintegrasi dan bersinergi dengan agenda pembangunan di bidang-bidang lainnya, serta mempeluas proses yang berkelanjutan, termasuk pembangunan SDM.

Ia mengungkapkan, salah satu yang menjadi sangat penting untuk pembangunan SDM adalah mengasah kapasitas intelektual.

"Dari sini kita dapat melihat pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pencapaian visi Indonesia 2045," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Polres Jaksel Bantah Tahan 2 Dua Pendamping Hukum Warga Pancoran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komnas HAM Disebut Tak Miliki Wewenang Proses Pengaduan 75 Pegawai KPK
Indonesia
Komnas HAM Disebut Tak Miliki Wewenang Proses Pengaduan 75 Pegawai KPK

Komnas HAM dinilai tidak berwenang memproses pengaduan 75 pegawai KPK yang diberhentikan akibat tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).

Rencana Perombakan Kabinet, Sekjen PAN: Terserah Pak Jokowi
Indonesia
Rencana Perombakan Kabinet, Sekjen PAN: Terserah Pak Jokowi

"Terserah. Itu kan prerogatif presiden, siapa pun yang ditempatkan di situ," katanya.

Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap
Indonesia
Bantu Loloskan WNI dari India Tanpa Karantina, Tiga Orang Ditangkap

Polda Metro Jaya menangkap tiga orang yang terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa melalui proses karantina.

Ini Kata Satgas COVID-19 Soal Kerumunan Pawai Kemenangan Persija
Indonesia
Ini Kata Satgas COVID-19 Soal Kerumunan Pawai Kemenangan Persija

Terjadinya kerumunan yang dilakukan oleh Jakmania saat merayakan kemenangan Persija dalam Piala Menpora 2021 patut disesalkan.

KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E
Indonesia
KPK Pastikan Bakal Panggil PT Jakpro Terkait Dugaan Korupsi Formula E

KPK menegaskan tidak akan pandang bulu untuk menetapkan tersangka jika cukup bukti

Kemenkes: Satu Positif Omicron, 5 Probable di Indonesia
Indonesia
Kemenkes: Satu Positif Omicron, 5 Probable di Indonesia

Budi memastikan, pekerja yang positif omicron, tersebut tidak mengalami gejala. Dan dua rekannya sudah kembali menjalani tes PCR dengan hasil negatif.

Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun
Indonesia
Kisah Remaja Asal Solo, Berjuang Melawan Kanker Otak Ganas Selama 2 Tahun

"Penanganan fisioterapi yang mestinya dilakukan empat kali dalam sepekan, kami lakukan sekali dalam sepekan karena sulitnya kondisi ekonomi keluarga," kata Wahid.

Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud
Indonesia
Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali meniadakan tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud tahun ini karena Kota Solo masih berstatus PPKM Level 2.

Kejagung Bawa Pulang Buronan Korupsi dan Pembalakan Liar Adelin Lis
Indonesia
Kejagung Bawa Pulang Buronan Korupsi dan Pembalakan Liar Adelin Lis

Adelin Lis merupakan buronan sejak 2008, masuk dalam daftar red notice Interpol

Wagub DKI Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga Belum Dibutuhkan, Lebih Baik untuk Daerah
Indonesia
Wagub DKI Sebut Vaksinasi Dosis Ketiga Belum Dibutuhkan, Lebih Baik untuk Daerah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berniat untuk menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau vaksin booster.