Kerumunan Pasar Tanah Abang Diduga Dorong Penambahan Kasus COVID-19 Pedagang Pasar Tanah Abang. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kerumunan di Pasar Tanah Abang mendorong kecenderungan kasus aktif COVID-19 meningkat di wilayah Jakarta Pusat. Bahkan, peningkatan mencapai 6 dari tanggal 8 ke 9 Mei.

"Kasus aktif secara kumulatif cenderung meningkat, tapi tidak spesifik dari wilayah Tanah Abang," kata Kasudin Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari saat dihubungi wartawan, Selasa (11/5).

Baca Juga:

Satpol PP Siap Bubarkan Kerumunan di Pasar Tanah Abang

Ia menegaskan, melihat kerumunan di Pasar Tanah Abang sejak 1 Mei lalu, petugas pun kesulitan apabila melakukan tracing. Hal ini karena kebanyakan pengunjung Pasar Tanah Abang bukanlah warga Jakarta.

"Dan yang datang juga intinya bukan dari DKI saja. Tapi juga Bodetabek," ujarnya.

Jelang hari raya Idul Fitri Pasar Tanah Abang cenderung sepi. Dari pantauan, kawasan blok A, B tidak terdapat kerumunan pengunjung. Di area ini cenderung sepi, beberapa kios juga terlihat sudah menutup dagangannya.

Pada Blok F dan G di sisi luar, terlihat lebih banyak pengunjung. Hal ini dikarenakan jalan setapak untuk pengunjung yang cenderung sempit.

Kerumunan di Tanah Abang. (Foto: Antara)
Kerumunan di Tanah Abang. (Foto: Antara)

Beberapa kali pengunjung harus terhalang karena adanya transaksi oleh pengunjung lain. Namun, tidak ada kerumunan yang parah seperti beberapa hari sebelumnya.

Pedagang Kaki Lima (PKL) juga sudah kembali membuka lapaknya di trotoar depan Pasar Binaan Warga Jatibaru sampai pintu masuk blok F. Hal ini karena mulai longgarnya pengawasan Satpol PP walaupun sejumlah petugas juga masih terlihat berjaga.

Sementara kondisi jalanan kawasan Pasar Tanah Abang sudah dibuka, tidak ada titik jalanan yang ditutup. Mobilitas pengendara mulai terlihat lebih ramai akibat dibukanya jalanan. (Knu)

Baca Juga:

Stasiun Tanah Abang Sudah Bisa Layani Penumpang Transit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD Minta Insentif Nakes Jadi Tanggung Jawab Pemprov DKI
Indonesia
DPRD Minta Insentif Nakes Jadi Tanggung Jawab Pemprov DKI

"Kita pastikan jangan sampai terjadi over budget karena di tingkat pusat ada di tingkat APBD ada. Ini yang kita harus kita pastikan dan sinergikan," jelasnya.

Tim SAR Kumpulkan 74 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air
Indonesia
Tim SAR Kumpulkan 74 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Tim SAR gabungan mengumpulkan 74 kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya SJ-182.

Belasan Ribu Warga Jakarta Curi Start Mudik Gunakan Kereta Api
Indonesia
Belasan Ribu Warga Jakarta Curi Start Mudik Gunakan Kereta Api

Jelang larangan mudik yang berlaku pada Kamis, 6 hingga 17 Mei 2021, sebanyak 17.563 penumpang kereta api lebih dulu meninggalkan ibu kota.

Penyekatan Mudik Diklaim Berkontribusi Bagi Penurunan Kasus COVID-19
Indonesia
Penyekatan Mudik Diklaim Berkontribusi Bagi Penurunan Kasus COVID-19

Selain melakukan penyekatan, Polri sendiri melakukan pengetasan terhadap seluruh masyarakat dengan Swab Antigen

Harga Jersey "Gol Tangan Tuhan" Ditaksir Capai Rp28 Miliar
Dunia
Harga Jersey "Gol Tangan Tuhan" Ditaksir Capai Rp28 Miliar

Pemilik jersey Argentina yang dikenakan mendiang Diego Maradona saat mencetak "gol tangan Tuhan" sibuk menolak tawaran yang datang sepekan terakhir.

Vaksin COVID-19 Sudah Datang di Indonesia
Indonesia
Vaksin COVID-19 Sudah Datang di Indonesia

Vaksin COVID-19 produksi Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba di Indonesia.

Tak Seperti Anies, Ganjar Belum Berminat Tarik Rem Darurat
Indonesia
Tak Seperti Anies, Ganjar Belum Berminat Tarik Rem Darurat

Pemprov Jawa Tengah tidak menutup kemungkinan mengambil langkah ekstrem

Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun
Indonesia
Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun

Dengan pembelian ini, komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia menjadi Vale Group 44,34 persen, MIND ID 20 persen, SMM 15,03 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.

KPK Apresiasi Kejagung Ungkap Skandal Korupsi Asabri dan Jiwasraya
Indonesia
KPK Apresiasi Kejagung Ungkap Skandal Korupsi Asabri dan Jiwasraya

"Salut dan respect atas kinerja Kejagung dalam menangani kasus Asabri dan Jiwasraya, itu kerja yang luar biasa dan sangat tidak mudah. Perkara-perkara tersebut adalah coruption big scandal," kata Nawawi

Bank BUMN Paling Kaku Turunkan Bunga Kredit
Indonesia
Bank BUMN Paling Kaku Turunkan Bunga Kredit

"Bank-bank mencoba mendapat keuntungan yang lebih di saat seperti ini,” kata Asisten Gubernur BI Juda Agung