Kerumunan Jokowi di NTT Tak Disengaja, NasDem: Tidak Boleh Berprasangka Buruk ke Rakyat Kunjungan kerja Jokowi. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Ketua DPP Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago menegaskan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kerja. Bukan untuk mengumpulkan massa.

Ketika warga ramai berkumpul menyambut kedatangan Presiden di Maumere, NTT, itu bukan kehendak Jokowi dan sama sekali tidak ada unsur kesengajaan dalam kerumunan yang terjadi.

"Kita tidak boleh berprasangka buruk kepada rakyat yang ingin melihat secara langsung presiden pilihannya," ujar Irma, dalam keterangannya, Jumat (26/2).

Baca Juga

Video Jokowi Berada di Tengah-Tengah Kerumunan Massa Viral, Ini Klarifikasi Istana

Menurut dia, kerumunan massa di Maumere berbeda dengan kerumunan massa pada acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta.

"Presiden ke NTT dalam melaksanakan tugas negara. Kerumunan di NTT tidak disengaja dan tidak direncanakan," jelas dia.

Meski demikian, protokol presiden dan protokol pemerintah daerah sebaiknya menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting pada era pandemi, mengingat kerumunan berlebihan bisa membahayakan.

Namun, mantan anggota Komisi IX DPR itu menilai tidak tepat juga apabila masalah itu sampai dilaporkan ke polisi. Irma mengatakan bahwa Jokowi sampai melambaikan tangan lewat jendela atas mobil karena tidak mau mengecewakan rakyat.

"Kunjungan Presiden adalah tugas resmi. Jika ada hal-hal di luar rencana, itu tanggung jawab protokol," kata Irma.

Baca Juga:

Ketika 'Spiderman dan Iron Man' Bantu Korban Banjir Kalsel

Presiden Jokowi pada hari Selasa (23/2) berkunjung ke NTT untuk meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka setelah meninjau area lumbung pangan di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Kabupaten Sumba Tengah, NTT. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Belum Terima Salinan Putusan Korting Hukuman Koruptor dari MA
Indonesia
KPK Belum Terima Salinan Putusan Korting Hukuman Koruptor dari MA

KPK mengaku belum menerima salinan putusan 22 koruptor yang hukumannya dikorting oleh Mahkamah Agung (MA) lewat putusan Peninjaun Kembali (PK)

Cerita Pasien OTG Ngobrol dengan Tetangga di Balik Jendela Pakai Masker
Indonesia
Cerita Pasien OTG Ngobrol dengan Tetangga di Balik Jendela Pakai Masker

Kasus COVID-19 di Jakarta tiap harinya terus mengalami lonjakan.

Serang Petugas saat Razia Masker, Seorang Pria Diamankan Polresta Surakarta
Indonesia
Serang Petugas saat Razia Masker, Seorang Pria Diamankan Polresta Surakarta

Seorang warga Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah berinisial H diamankan anggota Polresta Surakarta, Minggu (23/5).

Ketua DPC Gerindra Jaktim Minta Anies Mundur, Begini Reaksi PKS
Indonesia
Ketua DPC Gerindra Jaktim Minta Anies Mundur, Begini Reaksi PKS

Fraksi PKS menyayangkan pernyataan Ketua DPC Gerindra Jakarta Timur Ali Lubis yang meminta Gubernur Anies Baswedan mundur.

Penyebab Banyak Pegawai KPK Mengundurkan Diri Versi Novel Baswedan
Indonesia
Penyebab Banyak Pegawai KPK Mengundurkan Diri Versi Novel Baswedan

36 pegawai telah mengundurkan diri. Alasan pengunduran diri puluhan pegawai itu pun beragam.

Soal Informasi TWK, KPK Minta ICW Tak Asal Tuduh
Indonesia
Soal Informasi TWK, KPK Minta ICW Tak Asal Tuduh

Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa telah menerima hasil TWK para pegawai dari BKN pada 27 April

KPK Didesak Usut Dugaan Penyaluran Bansos untuk Kampanye di Sumbawa
Indonesia
KPK Didesak Usut Dugaan Penyaluran Bansos untuk Kampanye di Sumbawa

"Bisa saja KPK memprosesnya sebagai dugaan korupsi. Tergantung KPK mau atau tidak," terang Koordinator MAKI, Boyamin Saiman

Pandemi COVID-19 Masih Tinggi, Warga Solo Diimbau Tidak Pulang Kampung Saat Libur Panjang
Indonesia
Pandemi COVID-19 Masih Tinggi, Warga Solo Diimbau Tidak Pulang Kampung Saat Libur Panjang

"Sebagai Wali Kota Solo saya mengimbau pada semua warga yang di perantauan, agar tidak perlu pulang kampung dulu sebelum vaksin COVID-19 ditemukan," ujar Rudy

KPK Periksa Bupati Bandung Barat Nonaktif Terkait Kasus Korupsi Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Periksa Bupati Bandung Barat Nonaktif Terkait Kasus Korupsi Bansos COVID-19

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Sutisna pada hari ini, Senin (26/7).

[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan

Layanan vaksinasi dibuka setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.