Kerugian Akibat Banjir dan Longsor di Pangandaran Ditaksir Rp 500 Juta Rumah warga terdampak banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (7/10). (Foto Ist)

MerahPutih.com - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (7/10) telah menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten tersebut terendam banjir dan tanah longsor. Kerugian akibat bencana banjir dan longsor ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Banjir dan tanah longsor selain menyebabkan beberapa ruas jalan di wilayah tersebut tidak dapat dilalui oleh mobil dan sepeda motor. Banjir tersebut juga mengakibatkan sebagian pemukiman warga dan areal pertanian terendam banjir.

Di Dusun Girisetra, Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang banjir merendam ruas jalan dan Kantor Polsek Kalipucang dengan ketinggian air mencapai 50 cm dan menyebankan arus lalu lintas di depan Mapolsek Kalipucang terhambat.

Di Dusun Ciokong dan Dusun Cikangkung, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, sebanyak 164 rumah yang berada di kawasan Perumahan Garden Estetika terendam banjir.

"Banjir menggenangi perumahan Garden Estetika sebanyak 164 unit, tidam terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut namun kerugian materil ditaksir senilai Rp 500 juta," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Sabtu (7/10).

Di Kecamatan Parigi banjir wilayah yang terendam banjir Dusun Cijalu, Desa Parigi, Dusun Pasirkiara Desa Karangbenda dan Desa Bojong . Banjir yang melanda wilayah ini diakibatkan hujan yang cukup deras di Kabupaten Pangandaran, sehingga mengakibatkan Sungai Cijalu hilir tidak bisa menampung debit air.

"Akibat kejadian tersebut Jalan Raya Dusun Cijalu dan Dusun Cijoho Desa Parigi tergenang air setinggi 30 cm," kata Yusri.

Sementara di Kecamatan Sidamulih tepatnya di Dusun Sangkan Bawang, RT 18/RW 07 Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih terjadi bencana alam tanah longsor yang menimbun 1 unit rumah warga dan menimbulkan empat orang korban meninggal dunia, serta menyebabkan beberapa akses jalur lumpuh total.

Selain itu terdapat beberapa titik longsor di wilayah Kecamatan Sidamulih yang menyebabkan lumpuhnya akses jalur kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Kepolisian setempat berkoordinasi dengan aparat desa setempat dan BPBD setempat serta melakukan evakuasi korban dan melakukan pemebersihan jalur yang terkena bencana banjir dan longsor. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Banjir Bandang Rendam 120 Rumah di Pangandaran


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH