Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Kerja Sama Maritim Indonesia - Inggris Bakal Serap 600 Ribu Pekerja

Hasil Tangkapan nelayan Kerang Hijau Terdampak Pagar Beton Laut Cilincing Jakarta Utara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia dan Inggris menerapkan Maritime Partnership Programme (MPP), di mana kedua negara berkomitmen untuk mengembangkan kemampuan maritim Indonesia seperti peningkatan kapasitas angkatan laut dan pengadaan lebih dari 1.000 armada perikanan guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Kemitraan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi baru di industri galangan kapal, membantu revitalisasi komunitas nelayan, serta memperkuat pertahanan dan keamanan maritim nasional.

Presiden Prabowo, dalam pertemuan bilateral dengan PM Starmer, menyambut positif kerja sama maritim Indonesia–Inggris dan menilai kemitraan tersebut sebagai elemen penting dalam pengembangan ekonomi maritim Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan kerja sama bidang maritim yang terjalin antara Inggris dan Indonesia dalam hal pembuatan kapal tangkap nelayan diperkirakan dapat menyerap hingga 600 ribu pekerja di Tanah Air.

Baca juga:

Presiden Prabowo Janjikan Indonesia Dapat Keuntungan Ekonomi setelah Pertemuan dengan PM Inggris di London

Penguatan kerja sama maritim kedua negara itu menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Inggris, pada Selasa (20/1).

"Kerja sama (maritim) dalam pembangunan 1.582 kapal nelayan. Yang menariknya, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang," kata Seskab Teddy saat memberikan keterangan di Bandara London Stansted, Inggris, Rabu (21/1).

Teddy menjelaskan, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang turut mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan bilateral itu, Inggris menyepakati pembuatan kapal tangkap ikan untuk nelayan sebanyak 1.582 unit.

Dari komitmen tersebut, setidaknya menyerap 30 ribu orang untuk menjadi awak kapal, 400 ribu orang untuk memproduksi atau merakit kapal di dalam negeri, serta 170 ribu orang dari efek multiplier.

"Karena nanti (kapal) diproduksinya, dirakitnya di Indonesia. Jadi 30 ribu sendiri itu untuk awak kapalnya, kemudian 400 ribu untuk yang memproduksinya, kemudian nanti ada 170 ribu itu dari multiplier effect-nya," kata Teddy.

#Inggris #Prabowo #Tenaga Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Pemerintah perlu memastikan kebijakan ekonomi menjangkau berbagai lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Kelas Menengah Diabaikan
Indonesia
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Berdasarkan informasi Traffic Management Centre (TMC) Ditlantas Polda Metro Jaya, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga kegiatan selesai
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Fokus di Monas dan DPR
Indonesia
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Indonesia
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Pemanggilan para pejabat tersebut untuk mengikuti rapat terbatas yang akan membahas mengenai perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Prabowo Panggil Beberapa Menteri ke Istana Bahas Karhutla
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Indonesia
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Sugiat mempertanyakan metode penilaian dalam laporan Celios yang menurutnya lebih mencerminkan opini kelompok tertentu dibandingkan ukuran objektif kinerja pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintah Prabowo Dinilai Bikin Stres Warga, Gerinda Sebut Laporan Celios Tidak Objektif
Bagikan