Kereta Cepat China Berhenti Beroperasi, KJRI Imbau TKI Waspada Kereta Api Cepat China. Foto:CBC

MerahPutih.com - China memutuskan untuk memberhentikan operasional Kereta api cepat di wilayah selatan China, sebagai dampak dari kedahsyatan topan Mangkhut yang melanda kawasan Asia Pasific beberapa hari belakangan ini.

China Railway Guangzhou Group Co (CRGG), dikutip Kantor Berita Xinhua, dalam rilis mereka Minggu (16/9), melansir mengerahkan 10 ribu personel di sepanjang rel wilayah selatan China untuk mengantisipasi kerusakan akibat topan sejak semalam.

Kereta Cepat
Kereta Api Cepat China. Foto: SkyscraperCity

Mereka secara resmi memastikan kereta api cepat di sekitar Pulau Hainan juga tidak melayani penumpang mulai Minggu pukul 16.00 waktu setempat (15.00 WIB). Tercatat beberapa rangkaian kereta api terpaksa ditunda jadwal pemberangkatannya karena badai petir yang mengiringi Mangkhut.

Badan Pusat Meteorologi Nasional China memperkirakan Topan Mangkhut mendarat di Provinsi Guangdong (wilayah selatan) antara Minggu sore hingga malam.

Imbauan KJRI

KJRI
Gedung KJRI. Foto: Sentana

Dilansir Kantor berita Antara, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hongkong juga telah mengeluarkan imbauan kepada para tenaga kerja Indonesia untuk mewaspadai cuaca buruk akibat badai Mangkhut.

Sabtu dan Minggu merupakan hari libur kerja yang diberikan majikan kepada para TKI. Jumlah TKI di Hongkong diperkirakan mencapai angka 154.000 yang hampir semuanya pekerja perempuan sektor informal.

Mangkhut sebagai salah satu badai terkuat pada tahun ini dilaporkan telah menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai empat lainnnya di Filipina utara pada Sabtu (15/9) dini hari.

Dua pekan sebelumnya wilayah selatan China juga dilanda hujan deras. Bencana tersebut menyebabkan tiga orang tewas dan tiga lainnya hilang serta menunda sejumlah jadwal penerbangan dari Bandara Internasional Baoan di Shenzhen, Provinsi Guangdong. (*)

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RS Darurat COVID-19 Rawat 71 Pasien dan 31 Dipulangkan
Indonesia
RS Darurat COVID-19 Rawat 71 Pasien dan 31 Dipulangkan

Rumah sakit rujukan bisa dengan fokus menangani pasien-pasien dengan gejala berat

 Hindari Data Ganda, KPK Ingatkan 3 Pemda di Jawa Barat Tuntaskan Pendataan
Indonesia
Hindari Data Ganda, KPK Ingatkan 3 Pemda di Jawa Barat Tuntaskan Pendataan

KPK mengingatkan ketiga Pemda segera menuntaskan pemutakhiran data warganya, serta memperbaruinya secara regular di masa mendatang.

Tak Ada yang Kebal Hukum dalam Penyerangan Polsek Ciracas, Setiap Warga Negara Sama di Mata Hukum
Indonesia
Tak Ada yang Kebal Hukum dalam Penyerangan Polsek Ciracas, Setiap Warga Negara Sama di Mata Hukum

TNI dan Polri untuk menjadi teladan dalam kepatuhan kepada hukum

Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah
Indonesia
Pegawai Hiburan Malam Minta Diskotek Dibuka, DPRD DKI: Sabarlah

"Misal seandainya terjadi kluster baru ditempat tertutup, yang akan dirugikan kan mereka sendiri," ungkapnya.

Kematian di Seluruh Dunia  akibat COVID-19 Sudah di Atas 200.000
Dunia
Kematian di Seluruh Dunia akibat COVID-19 Sudah di Atas 200.000

Virus corona telah mengakibatkan kerugian material yang melampaui risiko yang pernah terjadi di saat Depresi Besar pada 1930-an melanda dunia,

Satgas Ungkap PSBB Transisi Jakarta Pengaruhi Penularan COVID-19 Pulau Jawa
Indonesia
Satgas Ungkap PSBB Transisi Jakarta Pengaruhi Penularan COVID-19 Pulau Jawa

PSBB transisi di Jakarta membawa dampak terhadap penularan COVID-19 di Indonesia.

Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq
Indonesia
Polda Metro Jaya Jelaskan Proses Penetapan Tersangka Rizieq

Polda Metro Jaya menjelaskan proses penetapan tersangka Rizieq Shihab atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Liga 1 Berhenti, Wasit Asal Yogyakarta Ini Jadi Tenaga Medis Tangani Virus Corona
Berita
Liga 1 Berhenti, Wasit Asal Yogyakarta Ini Jadi Tenaga Medis Tangani Virus Corona

Dalam masa darurat pandemi Virus Corona, Agus ditugaskan oleh pimpinannya untuk menjadi tenaga medis di Yogyakarta.

Peneliti UGM Temukan Alat Pendeteksi Virus Corona Hitungan Detik
Indonesia
Peneliti UGM Temukan Alat Pendeteksi Virus Corona Hitungan Detik

Tim Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berhasil menciptakan alat pendeteksi COVID-19 hitungan detik.

[HOAKS atau FAKTA]: Takut Ketahuan Bodoh, Debat Cawalkot Solo Tak Disiarkan Live
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Takut Ketahuan Bodoh, Debat Cawalkot Solo Tak Disiarkan Live

Akun Facebook Prabu Wicaksono mengunggah sebuah foto portal berita yang berjudul “Debat Calon Wali kota Solo Tak Disiarkan Live, KPU: Takut Gobloknya Ketahuan Kayak Bapaknya Dulu”.