Keraton Yogyakarta Rayakan Maulid Nabi Tanpa Gunungan dan Gendhing Gamelan Prosesi pemberian rengginang dan uberampe di Keraton Yogyakarta. Foto: Instagram/@KratonJogja

MerahPutih.com - Keraton Yogyakarta merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan prosesi sederhana pada Selasa (19/10). Pembagian renginang dan hasil bumi dilakukan tanpa arak-arakan gunungan dan prajurit serta gendhing (alunan musik) gamelan.

Maulud Nabi tahun ini dirayakan dengan membagikan sekitar 2.700 rengginang dan ubarampe (sesajen) ke tiga lokasi. Pertama ke Abdi Dalem di Keraton Yogyakarta, Pura Pakualaman dan Kompleks Kepatihan.

Baca Juga

Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud

Selain ubarampe rengginang, keraton juga membagikan uang logam dan beras sebagai simbol dari udhik-udhik yang biasanya dibagikan saat pelaksanaan rangkaian perayaan Mulud.

Prosesi perayaan dimulai dengan berjalannya para abdi dalem sambil membawa rengginang di Bangsal Srimanganti, Keraton Yogyakarta. Mereka kemudian berpisah arah menuju tiga lokasi.

Prosesi pemberian rengginang dan uberampe di Keraton Yogyakarta. Foto: Instagram/@KratonJogja
Prosesi pemberian rengginang dan uberampe di Keraton Yogyakarta. Foto: Instagram/@KratonJogja

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta, GKR Condrokirono menuturkan, pelaksanaan Hajad Dalem peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW kali ini masih mengedepankan protokol kesehatan.

“Hal ini dilakukan untuk menaati anjuran pemerintah sekaligus meminimalisir penyebaran COVID-19 di DIY. Oleh karenanya, pelaksanaan prosesi Garebeg disederhanakan dengan pembagian ubarampe saja. Hal ini sudah dilakukan sejak pelaksanaan Garebeg Sawal tahun 2020 lalu atau masa-masa awal pandemi COVID-19,” tuturnya di Keraton Yogyakarta.

Sementara itu, Gamelan Sekati yang biasanya dikeluarkan dari keraton dan ditempatkan di Pagongan Masjid Gedhe untuk dibunyikan selama satu minggu, saat ini tidak dilakukan.

“Miyos Gangsa (keluarnya Gamelan Sekati dari keraton ke pagongan) dan Kondur Gangsa (kembalinya Gamelan Sekati dari pagongan ke keraton) termasuk udhik-udhik, tidak dilakukan, sama seperti tahun lalu,” imbuh putri kedua Ngarsa Dalem ini.

Walau tak semeriah sebelum pandemi, lanjut GKR Condrokirono, tidak menghilangkan esensi dari pelaksanaan Garebeg. Yaitu, sebagai perwujudan rasa syukur dari raja atas melimpahnya hasil bumi yang dibagikan kepada rakyatnya.

Hal ini adalah bentuk konsistensi keraton dalam melestarikan budaya dalam berbagai situasi.

Sementara itu, segala kegiatan pementasan paket wisata di Keraton Yogyakarta juga masih diliburkan hingga waktu yang tidak dapat ditentukan.

Prosesi pemberian rengginang dan uberampe di Keraton Yogyakarta. Foto: Instagram/@KratonJogja
Prosesi pemberian rengginang dan uberampe di Keraton Yogyakarta. Foto: Instagram/@KratonJogja

Sementara itu Paniradya Pati Aris Eko Nugroho, mewakili Sekda DIY menerima sumbangan rengginang dari Kraton di halaman kantor kepatihan (Kantor Gubernur).

Atas nama Pemda DIY, Ia mengucapkan terima kasih dengan iringan doa untuk Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dan keluarga. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Geser Libur Maulid Nabi, Wapres tak Mau Indonesia Terperosok lagi seperti India

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Masih Pertimbangkan CFD Dibuka Kembali
Indonesia
Pemprov DKI Masih Pertimbangkan CFD Dibuka Kembali

Alasan belum mau mengizinkan kembali CFD karena dikhawatirkan keramaian masyarakat dapat menjadi tempat penularan COVID-19.

Gerindra DKI Sebut Pembahasan Interpelasi Anies di Bamus Ilegal
Indonesia
Gerindra DKI Sebut Pembahasan Interpelasi Anies di Bamus Ilegal

Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta mengendus adanya rapat ilegal badan musyawarah (Bamus) oleh sejumlah Legislator Kebon Sirih terkait hak interpelasi, pada Senin (27/9).

Podcast Perdana SMTV Hadirkan Jebolan Havard University, Bahas 'The Indonesian Dreams'
Indonesia
Podcast Perdana SMTV Hadirkan Jebolan Havard University, Bahas 'The Indonesian Dreams'

Kemerdekaan menjadi gerbang utama bagi imajinasi kolektif tentang 'bangsa Indonesia

Wagub Sanjung Anies Soal Banjir dan Kemacetan
Indonesia
Wagub Sanjung Anies Soal Banjir dan Kemacetan

Gubernur Anies Baswedan dianggap mempunyai program-program yang baik dalam penanganan bencana banjir di ibu kota.

Jokowi Perintahkan Bulan Agustus Jakarta Sudah Capai Kekebalan Komunal COVID-19
Indonesia
Jokowi Perintahkan Bulan Agustus Jakarta Sudah Capai Kekebalan Komunal COVID-19

Rencananya bulan Juli 2021 vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat usia 18 tahun ke atas akan dilakukan di seluruh UPT Vertikal Kemenkes.

Peringatan Maulid Nabi di Tengah PPKM, Kemenag Izinkan Pengajian Terbatas
Indonesia
Peringatan Maulid Nabi di Tengah PPKM, Kemenag Izinkan Pengajian Terbatas

Kementerian Agama Solo memperbolehkan warga menggelar pengajian terbatas.

Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi, Sebut COVID-19 Bukan Virus dan Tak Menular
Indonesia
Dokter Lois Owien Ditangkap Polisi, Sebut COVID-19 Bukan Virus dan Tak Menular

Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap Dokter Lois Owien diduga karena pernyataannya tidak percaya dengan COVID-19 atau virus corona.

Pemungutan Suara Pemilu Australia Dimulai, Partai Buruh Diprediksi Menang
Dunia
Pemungutan Suara Pemilu Australia Dimulai, Partai Buruh Diprediksi Menang

Pemungutan suara awal telah mendapatkan popularitas di Australia. Sekitar 40 persen pemilih memberikan suaranya lebih awal atau melalui pos dalam pemilihan nasional terakhir.

KPK Tak Bisa Minta Data Hasil TWK ke TNI AD dan BNPT
Indonesia
KPK Tak Bisa Minta Data Hasil TWK ke TNI AD dan BNPT

"Maka KPK sudah tepat melakukan koordinasinya dengan BKN. Bukan langsung kepada instansi yang dilibatkan BKN," kata Ali

Okupasi Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Capai 64 Persen
Indonesia
Okupasi Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Capai 64 Persen

Angka tersebut diterima dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI pada tanggal 28 Juli 2021 kemarin