Keraton Kasepuhan Cirebon Siapkan Beragam Event di 2019 Cirebon menawarkan wisata religi, budaya, dan kuliner. (foto: MP/mauritz)

KERATON Kasepuhan merupakan salah satu keraton terbesar di Kota Cirebon, Jawa Barat. Keraton ini berada di Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon. Setiap hari, keraton ini banyak dikunjungi wisatawan. Di hari libur, pengunjung keraton bisa mencapai 3 kali lipat dari hari biasa.

Pada 2019 nanti, sejumlah ajang akan digelar dikeraton ini. Mulai dari event bernuansa religi hingga warisan budaya milik Keraton Kasepuhan Cirebon akan menjadi sajian utama.

Tahun 2019 akan menjadi momentum besar bagi Keraton Kasepuhan Cirebon. Dalam calendar event 2019, keraton akan menggelar empat kelompok besar agenda. Ajang tersebut terdiri dari upacara adat.

Ada juga pergelaran kesenian Cirebon. Ajang itu akan digelar di dua tempat. Selain di Keraton Kasepuhan, pergelaran kesenian juga digelar di Taman Air Gua Sunyaragi.

WISATA CIREBON
Berbagai ajang budaya dan religi disajikan Kota Cirebon. (foto: MP/Mauritz)

Sekretaris Kementerian Pariwisata Ukus Kuswara mengungkapkan Keraton Kasepuhan Cirebon menjadi lokasi pelestarian budaya. Bukan hanya melalui bangunan fisiknya, melainkan juga beragam tradisi yang dimilikinya.

“Posisi Keraton Kasepuhan Cirebon sangat penting bagi pariwisata Indonesia. Di sini beragam budaya dilestarikan. Eksotisme yang ditawarkan tentu menjadi komoditas menarik bagi wisatawan. Dengan ajang pariwisata padat seperti ini, posisi Keraton Kasepuhan Cirebon akan jadi magnet kuat untuk menarik wisatawan,” ungkap Ukus di Cirebon.

Digelar pada periode April-November 2019, upacara adat tradisi Keraton Kasepuhan memiliki 47 sub-event. Kesemuanya bernuansa religi, budaya, hingga kuliner unik khas Keraton Kasepuhan Cirebon. Peringatan Isra Miraj, tabligh akbar, dan ziarah ke Astana Gunung Jati akan mengawali rangkaian kegiatan. Agenda padat berlanjut sepanjang bulan Ramadan tahun depan.

Selama Ramadan, ada tradisi Drugdag, khataman Quran, hingga tabligh nuzulul Quran. Yang tak boleh dilewatkan juga, yakni tradisi Menerima Bakti Kayu dari Astana Gunung Sembung, mencuci botol, hingga meracik minyak maleman, dan jamasan gamelan Sekaten.

Di bulan Syawal,ada agenda salat Idul Fitri, membunyikan gamelan sekaten di Siti Inggil, lalu ditutup Grebeg Syawal juga tabligh akbar.

wisata cirebon
Dari program religi dan budaya hingga kunjungan museum, daya tarik Cirebon beragam. (foto: MP/Mauritz)



Selain itu, Keraton Kasepuhan Cirebon juga menggelar Haul Sunan Gunung Jati pada 14 Agustus 2019. Agenda terbaik juga disiapkan untuk merayakan pergantian Tahun Baru Islam 1438 H atau Syuro, 1 September 2019. Syuro akan diisi agenda tabligh akbar, ziarah ke Astana Gunung Jati, pertunjukan wayang kulit, hingga jamasan keris juga tombak.

Ukus menambahkan, wisata religi dan budaya menjadi kekuatan Keraton Kasepuhan. "Experience terbaik akan disajikan Keraton Kasepuhan. Kekuatan religi dan budaya menjadi potensi luar biasa. Kami yakin wisatawan akan puas menikmati berbagai sajian selama setahun penuh di Cirebon,” lanjut Ukus.

Nilai sejarah dan nasionalisme pun ditiupkan dari upacara HUT RI dengan gelaran Ayo ke Museum Pusaka. Unsur budaya dikuatkan Festival Sunyaragi 2019 (28-30 Juni) juga Festival Budaya Cirebon 2019.

Festival Budaya Cirebon disajikan padat. Digelar 1-10 September 2019, festival ini menyajikan Nadran, Tour de Keraton, HUT Cirebon, hingga kirab karnaval. Ada juga agenda Warsa Enggal yang digelar 31 Desember. Rasa religi diwakii melalui buka puasa bersama anak yatim dan Muludan Fair.

wisata cirebon
Di pekan terakhir tiap bulan, wisatawan bahkan disuguhi kesenian khas Cirebon. (foto: MP/mauritz)

Kesenian tradisi Cirebon juga tak ketinggalan disorot. Ada 10 sub-event yang disiapkan untuk menampilkan kesenian khas Kota Udang. Lokasinya di Keraton Kasepuhan. Rentang waktu sub-event seni hampir setahun penuh, Januari-Desember 2019. Pada pekan terakhir setiap bulannya, wisatawan bisa menikmati berbagai parade kesenian mulai pukul 09.00 WIB-16.00 WIB.

“Kalau ingin menikmati parade budaya khas dan religi silakan datang ke Cirebon. Tahun 2019 nanti akan digelar berbagai event terbaik selama setahun penuh. Jadi, pastikan Cirebon sebagai destinasi terbaik untuk berlibur tahun depan. Ada banyak experience yang kami tawarkan,” ujar Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Pamgeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, berpromosi.

Selain atraksi, akses ke Cirebon sangat mudah. Jalur daratnya melalui tol atau kereta api dari Jakarta. Wisatawan juga bisa memanfaatkan akses udara terdekat dari Bandara Kertajati, Majalengka.

Ayo ke Cirebon!(*)

Tulisan Charles kontributor merahputih.com untuk untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.



Dwi Astarini