Keraton Kasepuhan Cirebon Kutuk Tragedi Rohingya Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat. (MP/Mauritz)

MerahPutih.com - Kasultanan Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, mengutuk keras kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Sultan Sepuh ke-XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat dalam pernyataan tertulisnya yang diterima merahputih.com, di Cirebon, Selasa (12/9), menyatakan kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Myanmar harus segera dihentikan.

Sulta Arief, sapaan akrabnya, meminta semua pihak agar serius dalam menghentikan kejahatan kemanusiaan tersebut.

Dan berikut pernyataan lengkap Kasultanan Keraton Kasepuhan Cirebon sehubungan dengan krisis dan tragedi kemanusiaan terhadap etnis muslim Rohingya di Myanmar;

1. Tragedi genosida yang terjadi atas etnis Rohingya di Myanmar adalah tragedi kemanusiaan yang harus dihentikan oleh siapa pun dan apa pun agamanya

2. Dalam pandangan nilai-nilai luhur agama Islam, sesama muslim adalah bersaudara. Oleh karenanya wajib hukumnya bagi umat muslim di seluruh dunia untuk melakukan usaha-usaha pembelaan terhadap saudaranya yang teraniaya yaitu muslim Rohingya di Myanmar

3. Dasar Negara RI, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara jelas menolak aksi-aksi yang melanggar hak-hak kemanusiaan dan kemerdekaan suatu bangsa apalagi tindakan brutal genosida dengan alasan apa pun

4. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut etnis Rohingya sebagai etnis yang paling menderita di muka bumi

5. Oleh karenanya, kami dari Kasultanan Kasepuhan Cirebon mengutuk keras kejahatan kemanusiaan yang terjadi atas etnis Rohingya di Myanmar dan mengimbau semua pihak untuk melakukan usaha-usaha yang serius dalam menghentikan kejahatan kemanusiaann tersebut

6. Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) harus ikut menangani secara sungguh-sungguh bahkan bila perlu mengambil alih tragedi kemanusiaan yang telah dan sedang berlangsung secara terus menerus di Myanmar

7. Mahkamah Kejahatan Internasional (International Criminal Court – ICC) untuk mengadili pihak-pihak yang bertanggung jawab atas praktik genosida terhadap etnis Rohingya di Myanmar

8. Para aktivis HAM dan kemanusiaan di seluruh dunia harus memberikan perhatian serius terhadap kasus genosida etnis Rohingya sehingga tragedi ini bisa diakhiri

9. ASEAN harus menekan Myanmar agar menghentikan praktik genosida terhadap etnis Rohingya

10. Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan upaya-upaya yang maksimal dalam menghentikan tragedi kemanusiaan di Myanmar. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ridwan Kamil Kumpulkan Sumbangan Rohingya Rp 3 Miliar



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH