Kerajinan Tanduk Sukabumi Beredar di Penjuru Bumi Kerajinan Tanduk asal Desa Pucang. (Foto/kerajinandaritanduk.wordpress.com)

JIKA dilihat sepintas, tanduk kerbau sisa sembelihan seolah tak berguna. Tapi tak begitu di Kampung Inggris, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Masyarakat di sini bisa menyulap tanduk menjadi barang yang unik dan berharga tinggi.

Kebanyakan masyarakat di sini, menjadikan tanduk sebagai bahan dasar kerajinan tangan. Baik itu tanduk kerbau, sapi, kambing dan hewan bertanduk lainnya.

1. Bukan hanya masalah rasa tapi kemampuan teknik pengrajin membuat produk yang apik

Miniatur burung merak dari tanduk. (Foto/kerajinanindonesia.id)
Miniatur burung merak dari tanduk. (Foto: kerajinanindonesia.id)

Pengolahan tanduk menjadi kerajinan tidak hanya butuh keahlian dan sentuhan seni saja, akan tetapi juga diperlukan ketekunan. Karena proses pengolahan bahan dengan kualitas yang mempuni membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pengolahan diawali dengan pembakaran tanduk di atas bara api, agar lebih lentur. Sehingga mudah dibentuk. Setelah dipres dan menjadi berbentuk lembaran, tanduk dicetak dan dipotong sesuai keinginan. Proses selanjutnya adalah penghalusan dan finishing, kemudian dipasarkan.

2. Aneka hiasan cantik dari tanduk hewan yang sangat terjangkau

Kerajina n tanduk berbentuk ikan. (Foto/peluangusahabimbel.blogspot.com)
Kerajinan tanduk berbentuk ikan. (Foto: peluangusahabimbel.blogspot.com)

Banyak bentuk dan rupa yang bisa dihasilkan dari tanduk oleh masyarakat setempat. Ada yang berupa miniatur burung merak, ikan mas koi, gantungan kunci, hingga sisir. Semua berbahan dasar tanduk murni. Tak ada campur bahan lain untuk kesenian yang berkualitas ekspor. Meski terbilang unik dan cantik, hasil kerajinan tanduk ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau. Dari berbagai situs yang ada di internet, untuk satu buah sisir dari tanduk kerbau dihargai Rp200 ribu. Tidak terlalu mahalkan, jika dilihat dari kecantikan dan keunikannya.

3. Banyak pengrajin yang dibayar khusus oleh pengusaha mancanegara

Pengraji tanduk sedang bekrtja. (ANTARA FOTO/Nurul Ramadhan/kye)
Pengraji tanduk sedang bekrtja. (Foto: ANTARA/Nurul Ramadhan/kye)

Meski terletak jauh di daerah Sukabumi, yang namanya barang berkualitas pasti akan tercium oleh para pengusaha pintar. Kerajinan tanduk kerbau ini sangat sering diborong oleh pengusaha luar negeri. Bahkan banyak pengrajin yang di carter khusus membuat barang eksport. Negara-negara yang pernah memborong kerajinan unik ini adalah Jepang, Singapura, Malaysia, Jerman, dan banyak negara Eropa lainnya. Biasanya mereka meminta dengan jumlah yang banyak.

4. Warisan nenek moyang yang berkembang mengikuti zaman

Miniatur ikan dari tanduk. (Foto/indahnyasukabumiku.blogspot.com)
Miniatur ikan dari tanduk. (Foto/indahnyasukabumiku.blogspot.com)

Konon katanya, kerajinan tanduk ini sudah ada sejak lama. Bahkan diperkirakan sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Menariknya, kesenian ini tak pernah hilang dan terus berkembang sesuai dengan zaman. (zaim)

Baca Juga: Curug Awang, Miniatur Niagara di Sukabumi

Kredit : zaimul


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH