Kepribadian yang Baik Kunci Umur Panjang Mereka yang berkepribadian baik punya harapan hidup lebih panjang. (foto: pixabay/StockSnap)

POLA hidup sehat sudah diketahui amat berperan dalam panjang atau pendeknya harapan hidup seseorang. Namun, penelitian terbaru mengungkap gaya hidup sehat bukan satu-satunya faktor yang membuat seseorang panjang umur.

1. Kepribadian Juga Jadi Kunci Umur yang Panjang

people
Tak hanya gaya hidup, kepribadian menentukan harapan hidup seseorang. (foto: pixabay/stocksnap)

Baru-baru ini, sebuah studi yang diterbitkan pada BMJ Journal meneliti hubungan antara kepribadian dab angka harapan hidup seseorang. Penelitian yang dipimpin Benjamin Chapman dari University of Rochester Medical Center itu mengumpulkan data 1.226 orang siswa di Amerika Serikat yang berusia 13 sampai 18 tahun. Mereka diminta mengisi kuesioner dan mengikuti psikotes selama 2 hari.

Berdasarkan data tersebut, periset kemudian menentukan 10 karakter yang paling mendukung perkembangan dan kesuksesan remaja, yaitu tenang, empati (peka terhadap orang lain), impulsivitas, kepemimpinan (tanggung jawab dan menentukan pilihan untuk diri sendiri), energik (penuh semangat), percaya diri, rapi dan teratur, rasa ingin tahu yang tinggi, suka bergaul, dan orientasi pada tujuan.

Dari seluruh karakteristik itu, periset membagi lagi mereka menjadi lima kelompok, yaitu:

Kelompok yang ramah

Kelompok yang patuh pada aturan

Kelompok yang mudah cemas dan gugup

Kelompok yang memiliki pemikiran terbuka

Kelompok orang yang sangat disiplin

Setelah diamati selama bertahun-tahun, setidaknya 13,12% dari keseluruhan partisipan meninggal dunia rata-rata pada umur 48 tahun. Menurut pengamatan para periset, orang-orang yang berkepribadian tenang, penuh empati, disiplin, rasa ingin tahunya tinggi tapi tidak impulsif, dan bertindak sesuai tujuan justru memiliki risiko kematian dini yang lebih rendah daripada kelompok kepribadian lainnya.

2. Kepribadian Baik Memungkinkan Kualitas Hidup Lebih Baik

woman, glasses
Mereka yang percaya diri termasuk yang memiliki kepribadian baik. (foto: pixabay/nicola giordano)

Pada dasarnya, kepribadian merupakan hal yang sangat kompleks dan dapat berubah seiring waktu. Meskipun demikian, kepribadian yang baik, seperti memiliki keingintahuan yang besar, disiplin, semangat, pintar bersosialisasi, dan percaya diri memungkinkan seseorang lebih bertekad mengenyam pendidikan lebih tinggi, memperoleh pekerjaan yang lebih baik, dan 'tahan banting' dalam menghadapi segala tekanan hidup sehingga tingkat ekonominya juga baik. Mereka juga lebih bisa berpikir rasional untuk memilih gaya hidup yang sehat.

3. Gaya Hidup Sehat Jadi Pilihan Orang Berkepribadian Baik

diet
Gaya hidup sehat jadi pilihan orang yang berkepribadian baik. (foto: pixabay/stevepb)

Mereka yang punya kepribadian baik akan cenderung menerapkan gaya hidup sehat. Hal itu berarti membiasakan diri melakukan semua yang mendukung kesehatan.

Seperti dilansir Health Line, ada banyak kebiasaan dalam gaya hidup sehat. Kebiasaan itu akan memungkinkan kamu hidup lebih lama.

Kebiasaan-kebiasaan itu antara lain makan tidak berlebih, mengonsumsi makanan bergizi, aktif bergerak, berhenti merokok, membatasi asupan alkohol, menghindari stres, menjaga relasi baik dengan keluarga, hingga cukup tidur.

Jadi, apakah kamu termasuk orang dengan kepribadian baik?(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH