Keponakan Ashanty Kembali Ditangkap karena Narkoba Millen Cyrus. Foto: millencyrus/instagram

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya kembali menangkap selebgram Millen Cyrus dalam sebuah razia di tempat hiburan malam di Jakarta Selatan, Sabtu (27/2) malam.

Ini penangkapan keduanya setelah beberapa waktu silam terjerat kasus narkoba. Keponakan Ashanty itu diamankan bersama tiga orang lainnya usai dicek dalam kondisi positif narkoba.

Baca Juga

Selebgram Millen Cyrus Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba

"Kita periksa selebgram satu orang inisial MC bersama temannya positif benzo," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Mukti Juharsa dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (28/2) dini hari.

Mukti menegaskan ada 4 orang dinyatakan positif, usai satu orang terbukti mengonsumsi ekstasi. Mereka lantas digiring untuk diamankan di Polda Metro untuk didalami.

"Nanti pelaku-pelaku nya kita usut kita dalami lagi," ujar Mukti.

Foto: Millendaru / Instagram @millencyrus
Foto: Millendaru / Instagram @millencyrus

Mukti menjelaskan penangkapan tersebut bermula dari operasi protokol kesehatan yang dilakukan Pol PP, POM TNI dan Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Tempat bernama Brotherhood tersebut mulanya tertutup gelap seolah tidak ada kegiatan.

"Namun ternyata dia buka pintu samping. Itu namanya sepandai-pandainya tupai melompat dia akan ketahuan juga. Namanya maling pasti ketahuan," ujar Mukti.

Bulan November 2020, Millen diketahui ditangkap di sebuah hotel kawasan Jakarta Utara.

Selebgram dengan nama asli Muhammad Millendaru Prakasa itu dinyatakan positif mengonsumsi sabu setelah menjalani tes urine.

Saat itu, penyidik menetapkan Millen sebagai tersangka atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,36 gram.

Petugas Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Jakarta Utara merekomendasikan rehabilitasi bagi Millen. (Knu)

Baca Juga

Rumah Sakit di Salemba Disulap Jadi Pabrik Narkoba

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lakukan Penyadapan, Penyidik KPK Tidak Perlu Izin Dewas
Indonesia
Lakukan Penyadapan, Penyidik KPK Tidak Perlu Izin Dewas

MK mengabulkan sebagian uji materiil. Sementara, mengenai uji formal, MK menolak secara keseluruhan gugatan.

[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Positif Terpapar COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Positif Terpapar COVID-19

Ternyata Opung tidak pernah jauh2 dari hal-hal yg Positif…..

Pandemi COVID-19, Layanan Tol Laut Pelni Melonjak 300 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Layanan Tol Laut Pelni Melonjak 300 Persen

Pelni mengoptimalkan aplikasi Informasi Muat Ruang Kapal (IMRK) untuk memantau tingkat keterisian armada tol laut di seluruh trayek

Nasib Perkara Said Didu di Mabes Polri Mengambang
Indonesia
Nasib Perkara Said Didu di Mabes Polri Mengambang

Kasus tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong yang dilakukan Said Didu terhadap Luhut Panjaitan.

Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma
Indonesia
Penuhi Ramadan dengan Kebaikan, Polisi Berbuka Bersama Pemulung dan Tunawisma

Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk saling berbagi dengan sesama.

Jadi Kapolri, Listyo Ganti Tagline Polisi
Indonesia
Jadi Kapolri, Listyo Ganti Tagline Polisi

Dalam kepemimpinan POLRI PRESISI, ditekankan pentingnya kemampuan pendekatan pemolisian prediktif.

Abai Protokol Kesehatan, Penambahan Pasien COVID-19 Capai 2.345 Orang
Indonesia
Abai Protokol Kesehatan, Penambahan Pasien COVID-19 Capai 2.345 Orang

Pemerintah mengumumkan kasus suspek atau yang dulu disebut sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 76.327 orang.

Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah
Indonesia
Terima Kunjungan INTI, Wagub Pati Buka-bukaan Potensi Investasi Daerah

Pembangunan daerah pasti terhambat tanpa ada investasi

Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain
Indonesia
Adik Ipar Edo Kondolongit Diduga Tewas Dianiaya Tahanan Lain

Hal ini berdasarkan rekaman CCTV di dalam rutan.

Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba ke Rutan Polres Jaksel dalam Tempe Orek
Indonesia
Polisi Bongkar Penyelundupan Narkoba ke Rutan Polres Jaksel dalam Tempe Orek

Di plastik dengan lauk tempe orek itu terdapat beberapa bungkus sabu 1,54 gram. Mengetahui hal itu, petugas langsung berkoordinasi dengan satuan narkoba dan langsung melacak kedua pengirim tersebut