Kepgub PPKM Mikro, Restoran di Jakarta Buka Sampai Jam 8 Malam Sejumlah warga menyantap makanan di salah satu restoran di Ciracas, Jakarta, Kamis (10/9/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan pengetatan kegiatan masyarakat di tengah lonjakan penambahan kasus COVID-19 yang drastis.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kini hanya mengizinkan restoran atau tempat makan bukan hanya sampai pukul 20.00 WIB yang sebelumnya 21.00 WIB. Dan pengunjung dibatasi cuma 25 persen dari total kapasitas keseluruhan.

Baca Juga

Anies Terbitkan Kepgub PPKM Mikro: WFH 75 Persen dan Ibadah di Rumah

Aturan ini mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 796 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro.

"Makan/minum di tempat paling banyak 25 persen kapasitas pengunjung. Dine-in sampai dengan pukul 20.00 WIB," bunyi Kepgub tersebut yang dikutip, Rabu (23/6).

Kepgub ini mulai berlaku pada 22 Juni kemarin sampai dengan tanggal 5 Juli 2021 mendatang. Lalu, ditandatangani oleh Gubernur Anies Baswedan pada 21 Juni 2021 kemarin.

Restoran

Tapi Pemerintah DKI mengizinkan tempat makan buka selama 24 jam dengan melayani masyarakat take away atau makanan dibungkus dibawa pulang. Hanya saja restoran diminta untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 yang lebih ketat.

Aturan pembatasan kegiatan di rumah makan merujuk pada pasal 26, pasal 27, pasal 28, pasal 29 dan pasal 30 Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2021.

"Dapat melayani take away/delivery sesuai jam operasional restoran (24 Jam)," lanjut Kepgub tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menuturkan, Pemprov DKI melaksanakan pembatasan tersebut apa yang sudah diputuskan Pemerintah Pusat dan Satgas Pusat. Tentu Pemerintah Daerah akan mengikuti dari arahan pusat.

"Tentu kami sangat mendukung terkait pengetatan PPKM Makro, memang perlu ada pembatasan sehingga disemua unit dibatasi pertama kapasitasnya di batasi," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Kasus COVID-19 DKI Melejit, Wisata Ragunan dan Ancol Ditutup

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Hakim Agung Terseret Kasus Suap dan Gratifikasi Rp46 Miliar Nurhadi
Indonesia
Dua Hakim Agung Terseret Kasus Suap dan Gratifikasi Rp46 Miliar Nurhadi

Keduanya bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Sekretaris MA Nurhadi.

Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon
Indonesia
Amien Rais Dinilai Terlalu Bersemangat Kritik Pemerintah hingga Berujung Suudzon

"Mungkin Pak Amien terlalu bersemangat mengkritik pemerintah, sehingga pernyataannya cenderung suudzon," kata Karyono

Pandemi COVID-19 Jadi Alasan DPR Pangkas Pesangon di RUU Cipta Kerja
Indonesia
Pandemi COVID-19 Jadi Alasan DPR Pangkas Pesangon di RUU Cipta Kerja

Perubahan skala pesangon 19 kali gaji ditambah Jaminan Kehilangan Pekerjaan sebanyak 6 kali dengan perhitungan dan melihat kondisi pandemi saat ini.

Kasus Korupsi Berlanjut, Bos PT Humpuss Bakal Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Kasus Korupsi Berlanjut, Bos PT Humpuss Bakal Duduk di Kursi Pesakitan

Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) bakal segera duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Jakarta.

Update COVID-19 Selasa (25/8): 157.859 Positif, 112.867 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (25/8): 157.859 Positif, 112.867 Sembuh

Diketahui, ada 2.447 kasus baru COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

Tempo.co dan Tirto.id Laporkan Peretasan Situs Web ke Polda Metro Jaya
Indonesia
Tempo.co dan Tirto.id Laporkan Peretasan Situs Web ke Polda Metro Jaya

Pada saat melaporkan, kedua media ini didampingi oleh LBH Pers, YLBHI, dan SAFEnet.

50 Persen Lebih Kasus COVID-19 di Indonesia Disumbang 20 Kota Besar
Indonesia
Lebih dari 7.000 Warga Aceh Sembuh COVID-19
Indonesia
Lebih dari 7.000 Warga Aceh Sembuh COVID-19

Satgas menyatakan warga yang telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona mencapai 7.026 orang per 8 Desember 2020.

Tinjau Vaksinasi Pelajar, Kapolri Sesumbar Herd Immunity Terwujud di Agustus
Indonesia
Tinjau Vaksinasi Pelajar, Kapolri Sesumbar Herd Immunity Terwujud di Agustus

"Sehingga target kita akhir tahun paling tidak atau menjelang bulan Agustus, September, Herd Immunity segera bisa terwujud," kata Listyo

KPK Pastikan Masih Buru Harun Masiku
Indonesia
KPK Pastikan Masih Buru Harun Masiku

Alexander Marwata memastikan pihaknya masih terus memburu buronan kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku.