Kepentingan Penguasa dalam Sejarah Hari Sumpah Pemuda Ilustrasi Sumpah Pemuda (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih Peristiwa - Sudah 87 tahun lamanya bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober.

Tapi sudah tahu kah Anda sejarah di balik peringatan hari sumpah pemuda itu? pada tanggal 27-28 Oktober 1928, seluruh tokoh pemuda dari penjuru nusantara berkumpul dalam sebuah kongres yang dikenal sebagai 'Kerapatan Pemuda'.

Kongres itu bertujuan untuk melawan kekuatan kolonialisme Belanda yang saat itu sedang menjajah Indonesia. Para pemuda yang dikenal dengan sifat radikalistik dan revolusioner melakukan gerakan untuk melawan prilaku kolonialisme Belanda yang menindas rakyat.

Sebenarnya dalam kongres 'Kerapatan Pemuda' tidak ada janji khikmat layaknya sebuah upacara, hasil kongres hanya berupa sebuah catatan putusan atau dokumen saja.

Istilah sumpah pemuda baru muncul pada tahun 1931, itu pun hanya dalam sebuah tulisan jurnalistik yang ditulis oleh Sutan Takdir Alisjahbana.

28 Oktober 1949, Bung Karno untuk pertama kalinya memperingati hari himne nasional lagu kebangsaan 'Indonesia Raya' karya WR Supratman di istana Yogyakarta.

Barulah pada 28 Oktober 1953 pada Kongres Kerapatan Pemuda yang ke-25 istilah Sumpah Pemuda diperkenalkan secara resmi menggantikan istilah Hari lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Pemerkasanya adalah Muhammad Yamin, kata Sumpah ini terinspirasi dari Sumpah palapa sang Mahapatih Gajah mada.

Terjadi gerakan sparatis pada masa awal kemerdekaan Indonesia sekitar tahun 50an, untuk itu selain dijadikan sebagai peringatan ideologi bangsa, Hari Sumpah Pemuda dijadikan senjata untuk memerangi gerakan sparatis para pemuda, Soekarno menyebut gerakan sparatis tersebut sebagai penyimpangan atas sumpah 1928.

Sumpah Pemuda baru dirayakan secara luar biasa di era Orde Baru Soeharto setelah 'mengkudeta' Soekarno. Soeharto menggunakan para pemuda dari golongan mahasiswa untuk menyingkirkan akar-akar Orde Lama, tapi ironisnya Soeharto dikenal sebagai pemimpin yang memberengus pemikiran-pemikiran para pemuda yang kritis, mereka dibungkam dalam narasi besar 'pembangunan'.

Pasca lahirnya reformasi, Sumpah Pemuda dijadikan momentum simbol sakti atas komitmen anak bangsa terhadap negara.

Sejarah Sumpah Pemuda sesungguhnya tak lepas dari kepentingan penguasa setiap periodenya, sifat ideologi murni dari Sumpah Pemuda sudah sangat sulit ditemui saat ini.

Suber: Sketsa Sejarah JJRizal.

Baca juga:

  1. Tawuran Antarwarga Pecah di Cililitan Besar
  2. Ini Daerah Rawan Tawuran di Jakarta Timur
  3. Polisi Belum Tetapkan Tersangka Tawuran di Pasar Gembrong
  4. Atasi Tawuran Antarwarga, Kapolda Metro Jaya Gandeng Ahok
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Rencana Pembahasan Redominasi Rupiah Ditunda
Indonesia
DPR Minta Rencana Pembahasan Redominasi Rupiah Ditunda

Kebijakan ini berpotensi menimbulkan kenaikan harga di sejumlah sektor karena adanya pembulatan harga ke atas secara berlebihan.

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Gratis Hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan Aktif
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Gratis Hanya untuk Peserta BPJS Kesehatan Aktif

Akun Facebook Ainul Mustofa membagikan sebuah gambar yang berisi narasi menyebut Jokowi akan gratiskan vaksin hanya kepada peserta BPJS Kesehatan yang aktif.

Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies
Indonesia
Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies

DPD PDIP DKI Jakarta lebih sreg pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI digelar serentak dengan pileg dan pilpres pada tahun 2024.

Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer
Indonesia
Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer

“Untuk itu, ide kami menggunakan kontainer dengan memanfaatkan sifat portable-nya, mudah untuk dipindahkan dan dilengkapi fitur smart system,” terang Robert

Polisi Mengaku Kerja Profesional Usut Kasus Irjen Napoleon Bonaparte
Indonesia
Polisi Mengaku Kerja Profesional Usut Kasus Irjen Napoleon Bonaparte

Gunawan menyampaikan timnya mengajukan sejumlah barang bukti ke majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Polisi Duga Ledakan di Menteng Dipicu Dendam Pribadi Korban dan Pelaku
Indonesia
Polisi Duga Ledakan di Menteng Dipicu Dendam Pribadi Korban dan Pelaku

Heru mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap lima saksi mata

Menteri Mulai Kerja Cepat, Reshuffle Dinilai Sudah Tidak Relevan
Indonesia
Menteri Mulai Kerja Cepat, Reshuffle Dinilai Sudah Tidak Relevan

Kabinet Indonesia Maju terus berpacu untuk mempercepat program pemerintah di tengah pandemi juga penyerapan anggaran untuk menjaga daya beli masyarakat.

Perda Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta Disahkan Besok
Indonesia
Perda Penanganan COVID-19 di DKI Jakarta Disahkan Besok

Eksekutif bersama Lebislatif DKI Jakarta akan mengesahkan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Rapeda) tentang Penanganan COVID-19 dalam rapat paripurna, pada Senin (19/10) besok.

Jenderal Andika Minta RSPAD Terus Lakukan Donor Plasma Konvalesen
Indonesia
Jenderal Andika Minta RSPAD Terus Lakukan Donor Plasma Konvalesen

Donor plasma konvalesen menjadi upaya memenuhi stok kantong plasma demi membantu penanganan pasien pandemi COVID-19 di Indonesia

Peluru Nyasar di Gedung Jalan TB Simatupang Bukan dari Lapangan Tembak Marinir
Indonesia
Peluru Nyasar di Gedung Jalan TB Simatupang Bukan dari Lapangan Tembak Marinir

Polisi memastikan peluru nyasar ke gedung Sovereign TB Simpatupang bukan berasal dari lapangan tembak Marinir.