Kepala BNPT Temui Habib Lutfi, Bahas Apa? Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menemui Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (23/6). Foto: Humas BNPT

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar menemui anggota Dewan Pertimbangan Presiden Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (23/6).

Boy mengatakan, pertemuan ini membahas usaha bersama dalam memupuk persatuan dan kesatuan seluruh elemen di NKRI, terutama antara TNI, Polri, dan masyarakat.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Tegas soal RUU HIP, Setuju atau Tidak?

"Pentingnya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat tersebut dilakukan agar terlaksananya cita-cita bangsa yang terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945," jelas Boy dalam keteranganya, Rabu (24/6).

"Dalam hal ini Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), sebagai unsur Polri yang begitu dekat dengan masyatakat, memainkan peran penting dalam membangun relasi dan kepercayaan masyarakat tersebut," tambah Boy.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar menemui Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (23/6).
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menemui Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (23/6). Foto: Humas BNPT

Sebagai Tokoh Ulama yang penting dan berpengaruh di Indonesia, Habib Luthfi memberikan respon positif terhadap upaya tesebut.

Tidak hanya mewujudkan cita-cita Pancasila dan UUD 1945, upaya mempersatukan bangsa juga harus dilandaskan oleh kedua fondasi penting yang telah digagas oleh para pendiri bangsa.

Baca Juga

KPK Tegaskan Tidak Dilibatkan di Desain Awal Program Kartu Prakerja

TNI, Polri, dan masyarakat perlu mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 dalam usaha bersama mengawal NKRI.

"Ini agar tujuan negara dapat tercapai dan relasi yang dibangun keduanya kokoh dan berkelanjutan," tutup Boy Rafli. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ratusan Siswa Secapa AD yang Terpapar COVID-19 Harus Dapat Penanganan Baik
Indonesia
Masih Zona Kuning, Cianjur Sepekan Tanpa Kasus COVID-19
Indonesia
Masih Zona Kuning, Cianjur Sepekan Tanpa Kasus COVID-19

Satgas COVID-19 Cianjur mengimbau warga untuk lebih mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan jaga jarak serta menggunakan alat pelindung diri.

Ombudsman Beberkan Maladministrasi Penanganan Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Ombudsman Beberkan Maladministrasi Penanganan Kasus Djoko Tjandra

mbudsman RI melakukan investigasi terkait penanganan skandal terpidana kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra yang belakangan ini menjadi perhatian publik.

Kunjungi Sumsel, Jokowi Resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang
Indonesia
Kunjungi Sumsel, Jokowi Resmikan Jalan Tol Kayu Agung-Palembang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Sumatera Selatan, Selasa (26/1). Kepala Negara berangkat menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Ancaman Pandemi Corona, Pemilihan Saat Pilkada Bisa Melalui Pos Surat
Indonesia
Ancaman Pandemi Corona, Pemilihan Saat Pilkada Bisa Melalui Pos Surat

Persoalan tersebut menjadi salah satu tugas pemerintah bersama penyelenggara dan peserta pilkada

Wacana Cuti Lebaran Digeser ke Idul Adha, Pengamat: Jangan-Jangan Belum Pulih dari Corona
Indonesia
Wacana Cuti Lebaran Digeser ke Idul Adha, Pengamat: Jangan-Jangan Belum Pulih dari Corona

Sehingga, ia meminta libur cuti bersama di Idul Fitri tetap diganti pada akhir tahun 2020

YLBHI Tuding Pemecatan Kompol Rosa Agenda Firli Lemahkan KPK
Indonesia
YLBHI Tuding Pemecatan Kompol Rosa Agenda Firli Lemahkan KPK

Kompol Roso dipecat dari KPK padahal sedang menyidik kasus suap PAW anggota DPR dari PDIP

Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap, Berstatus Pelajar
Indonesia
Pelaku Parodi Lagu Indonesia Raya Ditangkap, Berstatus Pelajar

Bareskrim Polri menangkap MDF terduga pemilik akun Youtube MY ASEAN terkait parodi lagu 'Indonesia Raya'. Ia dibekuk di rumahnya di Cianjur, Jawa Barat.

Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali
Indonesia
Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali

Jika sudah di-SP3 atau dihentikan, bisa dibuka kembali asalkan ada bukti-bukti baru. Kalau Rizieq tidak terima kasus yang menjeratnya kembali dibuka, bisa mengajukan praperadilan.?

PT KAI Kembali Batalkan 28 Perjalanan Kereta Jarak Jauh
Indonesia
PT KAI Kembali Batalkan 28 Perjalanan Kereta Jarak Jauh

Proses pembatalan juga dapat dilakukan di loket stasiun pembatalan yang ditentukan