Kepala BNPT Datangi Pesantren Tebu Ireng Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar saat mengunjungi Pesantren Tebu Ireng. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar melakukan kunjungan kerja di Jawa Timur. Di sana, ia bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat dan agama.

Menurut Boy, langkah ini dalam upaya sosialisasi dan koordinasi supaya pencegahan masuknya paham radikal intoleran di Jawa Timur.

Boy melakukan silaturahmi kebangsaan bersama keluarga besar pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Baca Juga:

BNPT Sebut Aksi Terorisme dan Radikalisme di Jawa Tengah Perlu Diredam

Menurut dia, silaturahmi yang bermanfaat ini agar sosialisasikan dengan mengedepankan nilai-nilai Islam moderat yang rahmatan lil'alamin, tentunyanya dengan semangat ukhuwah di antara anak bangsa untuk melahirkan generasi bangsa yang memiliki nilai agama dan nilai kebangsaan dengan semangat nasionalisme.

"Supaya dapat menyeimbangkan kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia", ujar Boy dalam keterangannya, Rabu (21/10).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar. (Foto: MP/Istimewa)

Pihaknya akan merajut kerja sama dengan Ponpes Tebuireng untuk memberikan pelatihan wawasan kebangsaan kepada para ustaz-ustazah untuk meningkatkan nasionalisme di ponpes ini. Hal ini mengingat Ponpes Tebuireng memiliki sejarah yang penting dan memiliki pengaruh besar dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

"Semangat kebangsaan yang digalakkan oleh para pendiri pondok pesantren ini sepertinya dari sebelum hingga awal kemerdekaan republik Indonesia ini menjadi modal BNPT dalam mensosialisasikan hal serupa pada masyarakat,” tutur Boy yang juga jenderal polisi berpangkat komjen ini.

Pondok Pesantren Tebuireng merupakan pondok pesantren tertua dan terbesar di Indonesia yang berdiri pada tahun 1899. Pondok Pesantren ini melahirkan tokoh-tokoh yang berpengaruh dalam pendidikan agama di Indonesia, seperti KH M Hasyim Asyari, KH Abdul Wahid Hasyim, dan KH Abdurrahman Wahid. Dalam mencegah masuknya paham radikalisme terorisme di lingkungan pendidikan agama, Pondok Pesantren dinilai memiliki peran vital.

Baca Juga:

Kepala BNPT Ingatkan Ulama Wajib Perangi Paham Radikalisme dan Terorisme

Untuk itu, penting sekali bagi pemerintah untuk memperhatikan kurikulum pendidikan dan para pengajar yang memiliki paham kebangsaan dan pengetahuan agama yang seimbang.

Ke depannya, diharapkan pondok pesantren memiliki peran penting dalam mengantisipasi penyebaran sikap intoleransi yang belakangan marak terjadi.

Pimpinan Ponpes Tebuireng Jombang KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengingatkan, silaturahmi ini menghasilkan satu sinergi yang baik.

"Bagaimana kita bersilaturahmi, bagaimana mempertahankan, dan menjaga kekerabatan, dari silaturahmi ini banyak sekali kita sebetulnya kita dapatkan tentunya dalam hal mencegah permusuhan," ucap Gus Kikin. (Knu)

Baca Juga:

Densus Bekuk Terduga Teroris di Jepara dan Sleman, Kepala BNPT: Mereka Anggota Jaringan JI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jateng Terapkan 2 Hari di Rumah, Pasar Sepi dan Lomba Ikan Cupang Dibubarkan
Indonesia
Jateng Terapkan 2 Hari di Rumah, Pasar Sepi dan Lomba Ikan Cupang Dibubarkan

Kontes lomba ikan cupang ternyata sudah diperingatkan warga setempat karena berpotensi timbulkan kerumunan.

Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat
KPR
Pembebasan PPN Bakal Bikin KPR Non Subsidi Meningkat

"Jika belajar dari tahun lalu yang masih bisa bertahan hanya KPR subsidi, maka saya rasa di tahun ini untuk segmen KPR non subsidi mulai mengalami peningkatan," ujar Winang.

Satpol PP Solo Curhat Dapat Perlakuan Kasar Warga Saat Operasi Yustisi Prokes
Indonesia
Satpol PP Solo Curhat Dapat Perlakuan Kasar Warga Saat Operasi Yustisi Prokes

Satpol PP dianggap hanya mencari-cari kesalahan warga, mendapatkan cibiran, ucapan kotor sampai kekerasan fisik dengan dilempar puntung rokok pengguna jalan.

Samsat Jakarta Pusat dan Utara Terapkan Prokes, Wajib Pajak di Dalam Gedung Dibatasi
Indonesia
Samsat Jakarta Pusat dan Utara Terapkan Prokes, Wajib Pajak di Dalam Gedung Dibatasi

Pajak lima tahunan dan atas nama milik PT atau perusahaan tetap urus dalam gedung

Jokowi Tekan Inpres 6/2020, Pelanggar Protokol Kesehatan Siap-Siap Kena Sanksi
Indonesia
Jokowi Tekan Inpres 6/2020, Pelanggar Protokol Kesehatan Siap-Siap Kena Sanksi

Mendagri diminta untuk melaksanakan sosialisasi secara masif

372 Ribu Penderita Corona Berhasil Sembuh
Indonesia
372 Ribu Penderita Corona Berhasil Sembuh

Pemerintah memperlihatkan bahwa penularan virus corona hingga saat ini, Senin (9/11), masih terjadi di masyarakat.

Bandara Internasional Ditutup, Penurunan Wisatawan Bisa Capai 40 Persen
Indonesia
Bandara Internasional Ditutup, Penurunan Wisatawan Bisa Capai 40 Persen

Pemerintah diminta menunda dan mengkaji lagi dampak dari penutupan bandara internasional serta mendengarkan masukan dari pemangku kepentingan di daerah wisata.

Minta Maaf, Mendag Beberkan Maksud Jokowi Promosikan Bipang Ambawang
Indonesia
Minta Maaf, Mendag Beberkan Maksud Jokowi Promosikan Bipang Ambawang

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi meminta maaf atas kesalahpahaman video Presiden Jokowi yang mempromosikan bipang Ambawang khas Kalimantan Barat.

Bupati Cirebon Dukung Pengembangan E-Sport
Indonesia
Bupati Cirebon Dukung Pengembangan E-Sport

"Dukungan Pemkab Cirebon bagi E-sport akan sepenuhnya diberikan mengingat sejumlah warga Kabupaten Cirebon sudah menjadi atlet E-sport profesional," kata Imron.