Kental Isu Rasisme, 4 Film Ini Diangkat dari Kisah Nyata 4 Film Sarat isu Rasisme yang Diangkat Dari Kisah Nyata (Foto: IMDB)

SEJAK zaman perbudakan hingga saat ini, isu rasisme masih sering terjadi. Tak jarang permasalahan ini memakan korban. Kasus kematian George Floyd seakan membuka ingatan masyarakat luas terhadap kematian Eric Garner, yaitu seorang pria keturunan Afrika-Amerika yang meninggal akibat kekerasan yang dilakukan oleh polisi di New York City pada 2014.

Baca juga:

Pria Kulit Hitam Tewas saat Ditangkap Polisi di Amerika Serikat, ini Kisahnya

Melansir laman The Guardian, masih banyak orang kulit hitam lainnya yang juga kehilangan nyawa akibat perilaku rasisme di AS. Meskipun terdapat ratusan korban yang kehilangan nyawa akibat rasisme, tak semua orang sadar dan tahu bagaimana rasisme masih sering kali terjadi di kehidupan sehari-hari, terutama di Negeri Paman Sam.

Selain melalui aksi unjuk rasa, isu rasisme kerap diangkat menjadi sebuah film untuk meningkatkan kesadaran masyarakat luas. Tujuannya untuk menyadarkan bahwa rasisme masih sering terjadi dan belum hilang sepenuhnya. Berikut empat film tentang rasisme yang diangkat dari kisah nyata.

1. The Great Debaters

Kental Isu Rasisme, 4 Film Ini Diangkat dari Kisah Nyata
The Great Debaters (2007) (Foto: IMDB)

Film yang disutradarai oleh Denzel Washington ini menceritakan kisah dari Melvin B. Tolson, seorang profesor dan politisi di Amerika Serikat.

Film yang dirilis pada 2007 ini memberikan gambaran bagaimana orang-orang berkulit hitam mendapatkan perlakuan diskriminatif, seperti memisahkan kampus untuk anak-anak kulit putih dan kulit hitam.

Biasanya, kampus khusus anak kulit putih akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kampus khusus anak kulit hitam.

Pada film yang juga diperankan oleh Denzel Washington ini, memperlihatkan bagaiamana Profesor Tolson berusaha untuk menyuarakan diskriminasi dan ketidakadilan.

2. Green Book

Kental Isu Rasisme, 4 Film Ini Diangkat dari Kisah Nyata
Green Book (2018) (Foto: IMDB)

Dikemas menjadi sebuah film drama komedi, film garapan Peter Farrelly ini berhasil meraih Film Komedi Terbaik di Golden Globe Awards 2019.

Film yang juga berhasil memenangkan kategori Best Actor ini menceritakan persahabatan antara Don Shirley, yaitu seorang pianis kulit hitam, dan Tony Lip, pria berkulit putih yang menjadi supir pribadi Shirley.

Meskipun Shirley telah sukses menjadi seorang pianis ternama, namun Shriley masih sering mendapatkan perlakuan diskriminasi dari orang-orang kulit putih.

Selama melaksanakan tur, Lip banyak mengajari Shirley untuk lebih menikmati hidup walaupun kerap mendapatkan perlakuan diskriminasi dari orang kulit putih di Amerika Serikat.

Baca juga:

Tanggapi Tragedi George Floyd, Nike Rilis Video Anti Rasisme ‘Don’t Do It’

3. Fruitvale Station

Kental Isu Rasisme, 4 Film Ini Diangkat dari Kisah Nyata
Fruitvale Station (2013) (Foto: IMDB)

Film yang diperankan oleh Michael B Jordan ini, memperlihatkan bagaimana polisi Amerika Serikat kerap kali berprasangka buruk terhadap orang kulit hitam. Dirilis pada 2013, Fruitvale Station merupakan kisah nyata dari kasus penembakan Oscar Grant oleh polisi setempat.

Peristiwa tersebut mengundang aksi unjuk rasa oleh masyarakat San Francisco karena tindak kekerasan yang dilakukan polisi setempat membuat Oscar Grant kehilangan nyawanya.

Tak jauh berbeda dengan kasus George Floyd, penembakan Oscar Grant juga direkam oleh saksi mata yang ada saat kejadian berlangsung, sehingga membuat film karya Ryan Coogler ini dapat dikemas dengan baik dan cukup detail.

4. The Blind Side

Kental Isu Rasisme, 4 Film Ini Diangkat dari Kisah Nyata
The Blind Side (2009) (Foto: IMDB)

Diperankan oleh Quinton Aaron dan Sandra Bullock, The Blind Side menceritakan tentang kehidupan Michael Oher, atlet American football terkenal. Memiliki seorang ibu pecandu narkotika dan masa kecil yang buruk, membuat Oher trauma dan memilih hidup sebagai tunawisma.

Sebelum memilih menjadi tunawisma, Oher berada dalam perlindungan anak yang membuat dirinya harus berpindah-pindah mencari orang tua asuh yang mampu menampungnya. Sampai akhirnya Oher menemukan keluarga yang mau menampung dan mengadopsi Oher sebagai anaknya.

Meskipun mendapatkan respon yang kurang baik dari orang-orang terdekat, Leigh Anne, perempuan kulit putih yang mengadopsi Oher menentang sikap rasisme yang ditunjukkan oleh orang-orang terdekatnya, dan tetap melindungi Oher serta mendidiknya hingga sukses menjadi atlet ternama di Amerika Serikat. (bel)

Baca juga:

Sederet Platform Streaming Film Ikut Beri Dukungan Anti Rasisme


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH