Kendaraan Listrik Makin Marak di Indonesia, DPR Dorong Pemerintah Optimalkan Potensi Bisnis Pergantian Baterai

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Oktober 2025
Kendaraan Listrik Makin Marak di Indonesia, DPR Dorong Pemerintah Optimalkan Potensi Bisnis Pergantian Baterai

Tren mobil listrik di Indonesia makin berkembang. (foto: unsplash/yrka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seiring meningkatnya penetrasi kendaraan listrik di Indonesia dalam lima tahun terakhir, kebutuhan pergantian baterai diperkirakan akan melonjak.

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, mendorong pemerintah untuk mengantisipasi hal tersebut dengan mengoptimalkan potensi industri baterai pengganti di dalam negeri.

“Mobil listrik keluaran awal kini rata-rata sudah berusia lima tahun lebih. Itu artinya, kebutuhan pergantian baterai akan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Pemerintah perlu melihat ini sebagai peluang sekaligus tantangan,” ujar Kaisar dalam keterangannya, Kamis (2/10).

Baca juga:

Tren Mobil Listrik Melesat di Indonesia: Konsumen Kian Matang, Infrastruktur Jadi Kunci

Ia menyoroti harga baterai mobil listrik yang masih sangat tinggi jika merujuk pada produsen resmi (original equipment manufacturer/OEM).

Kondisi tersebut dinilainya memberatkan konsumen dan berpotensi menghambat perkembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air.

“Pemerintah perlu turun tangan agar harga baterai lebih terjangkau. Jika tidak ada intervensi, konsumen akan terbebani, dan pertumbuhan mobil listrik bisa tersendat,” tegasnya.

Baca juga:

Pabrik Terintegrasi Baterai Kendaraan Listrik di Karawang Serap Investasi Rp 100 Triliun, Diklaim Serap 8 Ribu Pekerja

Lebih jauh, Kaisar menekankan pentingnya agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar mobil listrik dan onderdilnya, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam rantai pasok industri baterai.

“Jangan sampai kita hanya jadi pembeli dan pengguna. Indonesia punya cadangan nikel dan bahan baku baterai yang melimpah. Maka pemerintah bersama industri harus mengembangkan ekosistem produksi, termasuk manufaktur baterai pengganti. Dengan begitu, kita bisa mandiri dan bahkan mengekspor,” ungkapnya.

Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap momentum tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya industri turunan kendaraan listrik di Indonesia.

“Sehingga memberi nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing nasional,” pungkasnya. (Pon)

#Kendaraan Listrik #Mobil Listrik #Komisi VII DPR #Otomotif
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
BYD Ti7 Siap Ramaikan Pasar Indonesia? Ini Spesifikasi SUV Hybrid 7 Penumpang
BYD Ti7 dikabarkan bakal masuk Indonesia. SUV PHEV tujuh penumpang ini menawarkan tenaga 408 PS, penggerak AWD, dan jarak listrik hingga 119 km.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
BYD Ti7 Siap Ramaikan Pasar Indonesia? Ini Spesifikasi SUV Hybrid 7 Penumpang
Fun
Yangwang Altior Terungkap, Sedan Listrik Mewah BYD Penantang Maybach dan Rolls-Royce
BYD memperkenalkan Yangwang Altior, sedan listrik ultra-mewah dengan suicide doors. Mobil ini dikabarkan membawa teknologi Blade Battery 2.0 dan solid-state battery.
Yusuf Abdillah - Minggu, 01 November 2026
Yangwang Altior Terungkap, Sedan Listrik Mewah BYD Penantang Maybach dan Rolls-Royce
Fun
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
PEVS 2026 menghadirkan promo mobil dan motor listrik dari BAIC, MG, Chery, Wuling, ALVA, dan Polytron. Ada cashback hingga Rp 200 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
PEVS 2026 Banjir Promo Kendaraan Listrik, Ada Cashback Rp 200 Juta hingga Diskon Rp 6 Juta
Olahraga
Konflik Timur Tengah Memanas, Reli Dakar 2027 Resmi Pindah ke Maroko dan Portugal
Reli Dakar 2027 dipindahkan dari Arab Saudi ke Portugal dan Maroko akibat ancaman keamanan. Ajang reli ketahanan ini kembali ke Afrika setelah 20 tahun.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Memanas, Reli Dakar 2027 Resmi Pindah ke Maroko dan Portugal
Lifestyle
Berburu Mobil dan Motor Listrik di PEVS 2026, Bisa Dapat Cashback hingga Rp 200 Juta!
PEVS 2026 tawarkan cashback hingga Rp 200 juta untuk pembelian mobil dan motor listrik. Berikut cara mendapatkannya.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Berburu Mobil dan Motor Listrik di PEVS 2026, Bisa Dapat Cashback hingga Rp 200 Juta!
Fun
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
BYD mencatat laba bersih naik 28 persen secara tahunan. Namun, hasilnya di bawah perkiraan analis meski pendapatan kembali tumbuh.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Laba BYD Naik 28 Persen pada Kuartal Ketiga, Pertumbuhan Ekspor Jadi Penopang
Fun
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Mitsubishi Pajero 2027 diperkenalkan di Thailand dengan mesin diesel 204 hp, torsi 480 Nm, teknologi 4WD, dan harga mulai sekitar Rp806 juta.
Yusuf Abdillah - Rabu, 28 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero 2027 Debut di Thailand, Apa Saja Keunggulannya?
Lifestyle
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Memperkuat posisi PEVS sebagai wadah bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi, memperluas jaringan bisnis, dan menjangkau konsumen secara langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
PEVS 2026 Hadirkan Lebih dari 38 Merek, Perluas Eksplorasi Mobilitas Berbasis Elektrifikasi
Fun
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Chery Group mencatat penjualan kumulatif 20 juta kendaraan. Pada semester pertama 2026, ekspornya melonjak 71,5 persen.
Yusuf Abdillah - Selasa, 27 Oktober 2026
Produsen Mobil China Chery Tembus 20 Juta Penjualan, Ekspor Melonjak 71,5 Persen
Indonesia
Menperin Pertimbangan Berikan Insentif ke Kendaraan Hybrid, Alasanya Rasio Kepemilikan Mobil Masih Rendah
Kendaraan tersebut dinilai dapat membantu mengurangi konsumsi BBM, terutama BBM bersubsidi, sekaligus menekan emisi kendaraan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Menperin Pertimbangan Berikan Insentif ke Kendaraan Hybrid, Alasanya Rasio Kepemilikan Mobil Masih Rendah
Bagikan