Kendala Komnas HAM Rampungkan Dugaan Pelanggaran HAM TWK KPK KPK. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) hingga kini masih merampungkan penyelidikan dugaan pelanggaran HAM dalam proses Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi.

"(Penyelidikan) Belum rampung. Ini masih konsolidasi akhir dan mulai menyusun laporan akhir, "kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anam, saat dikonfirmasi, Selasa (27/7).

Baca Juga:

Kepala BKN Klaim Ide TWK Lahir dari Diskusi Bersama

Komnas HAM sebelumnya menjanjikan akan menyampaikan rekomendasi pada akhir bulan ini.Anam mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi tim penyelidikan. Salah satunya karena pandemi COVID-19.

"Kendalanya karena situasi COVID ini. Kami tidak berkumpul untuk penulisan, padahal penting sekali kumpul menulis dan saling croschekes," ujarnya.

Pegawai KPK.(Foto: Antara)
Pegawai KPK.(Foto: Antara)

Anam mengatakan pihaknya akan mengupayakan rekomendasi terkait dugaan pelanggaran HAM dalam proses TWK pegawai KPK rampung pada awal Agustus.

"Kami upayakan awal Agustus sudah bisa publikasi. Karena proses penulisan dan detail faktual sudah jalan," kata Anam.

Baca Juga:

Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT

Diketahui, Komnas HAM telah memeriksa sejumlah pihak, di antaranya Pimpinan KPK Nurul Ghufron dan Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima Haria Wibisana.

Selain itu, Komnas HAM juga telah memeriksa empat mantan Pimpinan KPK. Mereka yakni Mochammad Jasin, Abraham Samad, Saut Situmorang dan Bambang Widjojanto. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dinkes Solo Usul Biaya Tes Screening Pendonor Plasma Konvalesen Dianggarkan di APBD
Indonesia
Dinkes Solo Usul Biaya Tes Screening Pendonor Plasma Konvalesen Dianggarkan di APBD

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah mengusulkan biaya tes screening pendonor plasma konvalesen agar dianggarkan dalam APBD. Hal itu dilakukan guna mendongkrak jumlah pendonor plasma konvalesen di Solo.

Peserta Didik Terinfeksi COVID-19, Sekolah Bakal Ditutup
Indonesia
Peserta Didik Terinfeksi COVID-19, Sekolah Bakal Ditutup

Satgas Penanganan COVID-19 terus melakukan pengawasan pembelajaran tatap muka terbatas wilayah PPKM Level 1-3 agar tetap berjalan dengan baik.

Sejak Maret, Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Wisma Atlet Tembus 40 Ribu Orang
Indonesia
Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman
Indonesia
Lakukan Paneh Raya Padi di Cilacap, Anies Jamin Pasokan Beras DKI Aman

Kerja sama antara Food Station dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap merupakan bentuk kolaborasi yang dinisiasi pada tahun 2018 dengan areal sawah seluas 250 hektar, pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar.

Positivity Rate Kasus Corona di Jakarta Turun Jadi 9,3 Persen
Indonesia
Positivity Rate Kasus Corona di Jakarta Turun Jadi 9,3 Persen

Dengan positivity rate 9,3 persen, penambahan kasus positif per hari sebanyak 771 jiwa.

 COVID-19 di Jabar Menurun, ASN Tetap Sisihkan Penghasilan Bantu Warga Terdampak
Indonesia
COVID-19 di Jabar Menurun, ASN Tetap Sisihkan Penghasilan Bantu Warga Terdampak

Jumlah donasi yang terkumpul dan sudah disalurkan Rp500 juta dalam bentuk 50.000 paket sembako.

Polisi Putar Balik 36.468 Kendaraan Pemudik
Indonesia
Polisi Putar Balik 36.468 Kendaraan Pemudik

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah mencatat 36.468 unit kendaraan pemudik yang diminta putar balik selama larangan mudik.

Ormas Islam Geruduk Istana Demo UU Cipta Kerja, Arus Lalin Sekitar Monas Ditutup
Indonesia
Ormas Islam Geruduk Istana Demo UU Cipta Kerja, Arus Lalin Sekitar Monas Ditutup

Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo menyampaikan sejak Senin (12/10) pukul 22.00 malam, pihaknya telah melakukan penutupan sejumlah ruas jalan di sekitaran Monas.

Varian Baru COVID-19 Masuk Indonesia, Screening Pelaku Perjalanan Diperketat
Indonesia
Varian Baru COVID-19 Masuk Indonesia, Screening Pelaku Perjalanan Diperketat

Sejumlah varian baru COVID-19 mulai dari B117 asal Inggris, B1351 dari Afrika Selatan dan B1617 asal India sudah masuk ke Indonesia.

KPK Tahan Tersangka Pemberi Suap ke Eks Bupati Cirebon
Indonesia
KPK Tahan Tersangka Pemberi Suap ke Eks Bupati Cirebon

Sutikno ditahan di Rutan Gedung KPK lama untuk 20 hari pertama. Dengan demikian, Sutikno bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 9 Januari 2021.