Terkendala 'Belum Mendapatkan Sertifikasi Vaksinasi', ini Solusinya Ayo vaksin! (Foto Istana Presiden/Agus Suparto)

SAAT ini, tiap orang yang hendak bepergian ke tempat umum diwajibkan untuk menunjukkan bukti bahwa mereka sudah divaksin. Itu merupakan langkah uji coba dari pemerintah, mengingat pandemi COVID-19 diperkirakan masih akan berlangsung.

"Jadi arahan Pak Presiden, kita harus memiliki road map bagaimana di masa depan kalau memang virus ini hilangnya membutuhkan waktu sampai tahunan," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada jumpa pers virtual melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (9/8).

Ketentuan memperlihatkan bukti vaksin ini diterapkan pada enam aktivitas utama masyarakat, antara lain perdagangan, baik tradisional seperti pasar basah atau toko kelontong, maupun pasar modern (pusat perbelanjaan & department store), kantor dan kawasan industri, transportasi (darat, laut, dan udara), tempat wisata (hotel, restoran, event), acara keagamaan, dan pendidikan.

Baca juga:

Kartu Vaksin Tak Berlaku Masuk Mal, Pengunjung Kebingungan

Bukti vaksinasi tidak ditunjukkan dengan kartu sertifikat yang diperoleh, atau screenshot sertifikasi vaksin. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan termasuk pemalsuan data atau kartu vaksinasi, akan ada aplikasi dan website tersendiri yaitu Pedulilindungi (tersedia di iOS dan Android) dan https://pedulilindungi.id/.

Ketika mencoba untuk memasuki salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, saya menyaksikan beberapa kendala. Ada kerumunan orang yang cukup besar di depan pintu pusat perbelanjaan karena adanya kendala dalam menggunakan aplikasi ini.

Ketika login menggunakan nomor ponsel, sertifikasi vaksin langsung tertera tanpa harus memasukkan NIK yang diperoleh dari KTP, padahal saya baru divaksin satu kali. Meski begitu, ibu dan adik saya mengalami kendala ketika hendak mencari sertifikat. Terdapat tulisan 'sertifikat belum tersedia' pada layar ponsel mereka setelah memasukkan nama lengkap dan NIK.

Untuk menyelesaikan kendala itu, pertama-tama kamu harus memperhatikan ada atau tidaknya informasi tanggal vaksinasi di aplikasi.

Baca juga:

Ingin Masuk Mal, Aplikasi PeduliLindungi Dikeluhkan Warga di Surabaya

Jika tidak ada keterangan tanggal vaksinasi, artinya datamu yang belum diinput tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, bukan karena kesalahan dari PeduliLindungi.

Solusinya, kamu bisa menginput ulang data peserta ke sistem PCare melalui fasilitas kesehatan di area Jakarta atau Dinas Kesehatan. Data-data yang dibutuhkan antara lain nama, NIK, nomor ponsel, e-mail, lokasi dan tanggal vaksin, nomor batch vaksin, screenshot (tangkapan gambar) status sertifikat vaksin di PeduliLindungi.id, foto KTP, dan foto kartu vaksinasi yang menampilkan data diri serta status pemberian vaksinasi.

Data-data tersebut bisa kamu kirimkan ke e-mail dki@jakarta.go.id dengan subjek e-mail : SertifikatVaksin_NamaLengkap. Satu e-mail berlaku untuk satu identitas. Setelah itu, Pemprov DKI Jakarta akan menginput kembali data vaksinasi kamu ke PCare.

Jika terdapat keterangan tanggal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, maka kendalanya adalah sertifikat vaksin belum terbit. Kendala ini berasal dari pihak PeduliLindungi, bukan tenaga kesehatan setempat. Solusinya adalah daftarkan dan input data diri dengan benar di aplikasi, kemudian periksa status vaksinasi. Jika masih ada kendala, hubungai saluran resmi PeduliLindungi melalui call center 119 ext 9 atau e-mail sertifikat@pedulilindungi.id.

Pemprov DKI Jakarta tidak bisa membantu perbaikan kendala sertifikasi jika terdapat keterangan tanggal vaksinasi karena itu merupakan tanggungjawab PeduliLindungi. (SHN)

Baca. juga:

Uji Coba Pembukaan Mal di Bandung, Pemkot: Jangan Ada Euforia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Beda Pandangan Milenial dan Baby Boomer untuk Urusan Hewan Peliharaan
Fun
Beda Pandangan Milenial dan Baby Boomer untuk Urusan Hewan Peliharaan

Milennial dan generasi Z memiliki aksi dan pandangan yang cukup ekstra ketika menyangkut binatang peliharaan mereka.

Pesan Moral dari Kuburan Band di Single 'Jauhi Narkoba Utamakan Keluarga'
ShowBiz
Pesan Moral dari Kuburan Band di Single 'Jauhi Narkoba Utamakan Keluarga'

Judul single ini juga merupakan salah satu moto dari Kuburan band.

Berbagai Hidangan Bertema Super Mario akan Hadir di Super Nintendo World
Fun
Berbagai Hidangan Bertema Super Mario akan Hadir di Super Nintendo World

Beberapa bulan sebelum beroperasi, pihak Universal sudah memperlihatkan bentuk, atraksi, dan peta resminya.

Awas, Olahraga Berlebihan Bisa Berbahaya Bagi Tubuh
Fun
Awas, Olahraga Berlebihan Bisa Berbahaya Bagi Tubuh

Olahraga sebaiknya sesuai kemampuan masing-masing.

Bagaimana Kedai Kopi Bertahan di Masa Pandemi?
Fun
Bagaimana Kedai Kopi Bertahan di Masa Pandemi?

Kedai kopi menyesuaikan pola bisnis untuk tetap bertahan.

Kolaborasi Romantic Echoes dan Pamungkas Membuahkan Single ‘Im Down’
ShowBiz
Kolaborasi Romantic Echoes dan Pamungkas Membuahkan Single ‘Im Down’

Kolaborasi ini merupakan yang pertama bagi Romantic Echoes atapun Pamungkas.

Louis Vuitton Bikin Tas Bentuk Pesawat Seharga Rp 565 Juta
Fashion
Louis Vuitton Bikin Tas Bentuk Pesawat Seharga Rp 565 Juta

Virgil Abloh, direktur artistik koleksi pakaian pria Louis Vuitton adalah kreator pembuatan tas ini.

Lakukan 5 Gerakan Ini Sebelum Memulai Hari
Fun
Lakukan 5 Gerakan Ini Sebelum Memulai Hari

Gerakan perenggangan untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Jangan Kunyah Es Batu, Begini Dampaknya
Fun
Jangan Kunyah Es Batu, Begini Dampaknya

Mengunyah es batu bisa merusak email gigi.

Chris Pratt, Jack Black akan Bintangi Film Super Mario Bros
ShowBiz
Chris Pratt, Jack Black akan Bintangi Film Super Mario Bros

Bintang 'The Queen's Gambit' Anya Taylor-Joy akan memerankan Princess Peach.