Kenapa Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata? Mantan pebulu tangkis nasional dan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 Markis Kido tutup usia, Senin (14//2021). Foto: Badminton Talk

Merahputih.com - Pahlawan olahraga Indonesia di cabang Bulutangkis, Markis Kido tak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Kido dimakamkan di TPU Kebun Nanas meski kiprahnya semasa hidup sudah mengharumkan nama bangsa.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku sempat melakukan koordinasi untuk rencana pemakaman di Taman Makam Pahlawan ketika mendengar kabar meninggalnya Markis Kido pada Senin (14/6).

"Kewenangan siapa saja yang berhak dimakamkan di TMP adalah di Kementerian Sosial (Kemensos)," kata Amali dalam keterangan tertulis, yang dikutip, Rabu (16/6).

Baca Juga

Mengenang Markis Kido yang Meninggal Akibat Serangan Jantung

Amali menyampaikan kriteria mengenai siapa saja yang bisa dimakamkan di TMP. Antara lain mereka yang mendapatkan penghargaan dari pemerintah berupa Bintang Republik Indonesia, Bintang Maha Putra, Bintang Sakti, Bintang Gerilya, dan Anggota TNI/Polri yang gugur dalam pertempuran.

Nah, Markis Kido sendiri mendapatkan penghargaan Parama Kridha Utama Kelas I dari Presiden SBY pada tahun 2008. "Hal itu tidak termasuk yang bisa dimakamkan di TMP, seperti waktu itu Olimpian Lukman Niode juga tidak bisa," jelasnya.

Meski begitu, hal ini akan tetap menjadi perhatian Kemenpora ke depannya. Kemenpora akan melihat apakah kriteria yang ada saat ini dapat diperluas.

Legenda Bulu Tangkis Indonesia Markis Kido - Badmintonindonesia.org
Legenda Bulu Tangkis Indonesia Markis Kido - Badmintonindonesia.org

Amali juga mengatakan akan mengomunikasikan hal ini dengan Kemensos serta kelembagaan khusus yang berwenang tentang hal ini. "Kita akan lihat dan membahasnya bersama lembaga terkait, apakah bisa diperluas kriterianya," pungkasnya.

Markis Kido meninggal dunia diduga karena serangan jantung saat bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Tangerang, Senin (14/6) malam. Selama berkarier di dunia bulu tangkis, Kido banyak mencatatkan jejak prestasi yang mengharumkan nama Indonesia.

Tak hanya medali emas Olimpiade 2008 Beijing bersama Hendra Setiawan, ia sebelumnya juga sukses menyabet titel juara dunia dalam Kejuaraan Dunia 2007 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Meski memutuskan keluar dari pelatnas usai memenangi Olimpiade, Kido dan Hendra masih meneruskan catatan prestasinya. Mereka menambahkan koleksi medali emasnya pada Asian Games 2010 Guangzhou.

Baca Juga

Peraih Medali Emas Olimpiade 2008 Markis Kido Meninggal Dunia

Tak hanya itu, Kido juga berjaya di SEA Games dengan menyapu bersih medali emas sejak SEA Games 2003 Vietnam hingga SEA Games 2011 Jakarta-Palembang.

Sementara itu, di seri superseries internasional BWF, Markis Kido telah mengumpulkan 10 gelar dimulai dengan China Masters 2007 dan ditutup dengan French Open 2013 saat berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Berbayar Dinilai Bikin Malas Orang Vaksin
Indonesia
Vaksinasi Berbayar Dinilai Bikin Malas Orang Vaksin

Vaksinasi Rotong Royong individu atau vaksinasi berbayar dinilai tidak etis di tengah pandemi.

Pilwakot Solo, KPU Solo Mulai Terima Logistik 2.424 Bilik Suara
Indonesia
Pilwakot Solo, KPU Solo Mulai Terima Logistik 2.424 Bilik Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah menerima logistik Pilwakot Solo sebanyak 2.424 bilik suara berbahan karton duplek. Sementara itu, kertas suara baru dalam proses cetak.

Inspeksi Stadion Manahan, Komisi X DPR: Solo Siap Sambut Piala Dunia U-20
Indonesia
Inspeksi Stadion Manahan, Komisi X DPR: Solo Siap Sambut Piala Dunia U-20

Komisi X DPR melakukan inspeksi di Stadion Manahan untuk memastikan kesiapan stadion menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 2021.

DPR Apresiasi KPK Ungkap Kasus Korupsi di Ditjen Pajak
Indonesia
DPR Apresiasi KPK Ungkap Kasus Korupsi di Ditjen Pajak

Anggota Komisi XI DPR Misbakhun mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi yang berhasil mengungkap kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Aturan Vaksinasi oleh Perusahaan Segera Keluar
Indonesia
Aturan Vaksinasi oleh Perusahaan Segera Keluar

Vaksinasi gotong royong atau vaksinasi secara mandiri mencakup penyediaan layanan vaksinasi COVID-19 gratis oleh korporasi untuk karyawan.

Ratusan Keluarga Kalsel Berlebaran di Tengah Banjir
Indonesia
Ratusan Keluarga Kalsel Berlebaran di Tengah Banjir

Banjir di Kabupaten Tanah Bumbu belum surut hingga lebaran hari kedua.

Faisal Basri: Mal Tetap Boleh Beroperasi tapi Ruang Terbuka Ditutup
Indonesia
Faisal Basri: Mal Tetap Boleh Beroperasi tapi Ruang Terbuka Ditutup

Terbukti sebelum pengumuman aturan PSBB jilid II Anies kerap dipanggil dipanggil Menteri Jokowi.

KPK Periksa Tersangka Penyuap Bekas Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji
Indonesia
KPK Periksa Tersangka Penyuap Bekas Pejabat Pajak Angin Prayitno Aji

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka APA (mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji)," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri

12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor
Indonesia
12 Titik Penyekatan di Kabupaten Bogor

Kapolres Kabupaten Bogor, AKBP Harun, menuturkan sebelumnya telah dilakukan 8 titik penyekatan. Lantaran mobilitas masih tinggi dilakukan perluasan menjadi 12 titik sekat.

Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI
Indonesia
Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI

Pengacara Rizieq Shihab, Azis Yanuar mengaku tidak mengenal dengan terduga teroris yang ditangkap oleh aparat kepolisian di Condet, Jakarta Timur pada Senin (29/3) kemarin.