Kenang Mendiang Kwik Kian Gie, Pramono Anung: Saya Menaruh Hormat kepada Pak Kwik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 30 Juli 2025
Kenang Mendiang Kwik Kian Gie, Pramono Anung: Saya Menaruh Hormat kepada Pak Kwik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menggunakan Transjakarta untuk berangkat kerja. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenang sosok ekonom senior Kwik Kian Gie yang meninggal pada Senin 28 Juli malam di RS Medistra Jakarta di usia 90 tahun.

Pramono mengaku, telah mengenal Kwik sejak akhir tahun 1997 atau saat terjadi perubahan PDI menjadi PDI Perjuangan. Ia juga mengatakan, bahwa dirinya masih berkomunikasi dengan Kwik Kian Gie beberapa bulan lalu.

"Saya adalah orang yang menaruh hormat kepada Pak Kwik. Dua bulan lalu saya masih berkomunikasi dengan Pak Kwik, baik lewat WhatsApp maupun secara langsung," ujar Pramono saat menyambangi Rumah Duka Sentosa, Kompleks RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (30/7).

Baca juga:

Kenang Sosok Kwik Kian Gie sebagai Guru sekaligus Sahabat, Ganjar Pranowo: Ekonom Kritis dan Penuh Idealisme

Kenang Sosok Kwik Kian Gie, Hatta Rajasa: Selalu Terbuka dalam Perbedaan Pendapat

Ada satu nasihat dari Kwik yang lekat dalam ingatan Pramono setelah dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI. Kwik, disebut Pramono, menaruh perhatian besar pada kebijakan bantuan sosial Pemprov DKI.

"Ada beberapa nasihat beliau ketika saya jadi gubernur, yang termasuk yang saya pikirkan. Program-program untuk Jakarta pintar, Jakarta sehat, social safety net itu jangan dikurangi. Itu nasihat singkat Pak Kwik," urai Pramono.

Baca juga:

Kenang Kwik Kian Gie, Prabowo: Beliau Pertahankan Pasal 33 UUD 1945, Ekonomi Pancasila

Daniel Johan Ungkap Sisi Lain Kwik Kian Gie: Mentor Tak Terlupakan Para Aktivis

Bagi Pramono, Kwik Kian Gie merupakan tokoh bangsa yang selalu konsisten dengan apa yang menjadi pilihannya. Di mana, Kwik ingin mewujudkan sistem ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat secara riil.

"Hanya memang eranya ketika Pak Kwik menjadi Menko Perekonomian di era Gus Dur yang kemudian menjadi Menteri Bappenas, itu era krisis. Sehingga banyak persoalan yang ada di dalam bangsa ini, apa yang jadi keinginan Pak Kwik tidak banyak yang bisa diwujudkan," tutur Pramono. (Asp)

#Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta #Kwik Kian Gie
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Pembenahan kawasan memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah serta pendekatan yang mempertimbangkan kebutuhan warga.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Indonesia
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Pemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi Ciliwung, Angke, Krukut, dan Cakung Lama untuk mengantisipasi risiko banjir pada musim hujan 2026/2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Indonesia
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Jika memang ada peningkatan status kewaspadaan keamanan hingga Siaga 1, Pramono sebagai kepala daerah semestinya mendapat koordinasi dari pihak terkait.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Indonesia
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap pengerahan 20.980 personel TNI AL untuk mempertebal pengamanan Ibu Kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Pemprov DKI menyiapkan Pasar Baru sebagai pusat wisata kuliner 24 jam ala Myeongdong setelah MRT Fase 2A rampung. Glodok dan Kota Tua juga dikembangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Bagikan