Kenang Gus Sholah, Ketua MPR: Beliau Tokoh Panutan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng K.H. Sholahudin Wahid (Gus Sholah). ANTARA/Syaiful Arif

MerahPutih.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan keluarga besar MPR RI berduka atas wafat K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah pada Minggu (2/2) malam.

"Almarhum tidak hanya dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang. Lebih dari itu, almarhum sudah menjadi tokoh panutan," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dalam siaran pers kepada wartawan di Jakarta, Senin (3/2).

Baca Juga

PBNU: Gus Sholah Gigih Perjuangkan Nilai Kemanusiaan

Bambang mengingat selama hidupnya, Gus Sholah menerima dan menampung keluh kesah dari beragam kalangan sehingga banyak komunitas menjadikan almarhum sebagai sosok pejuang martabat kemanusiaan.

Bambang Soesatyo di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat, Rabu, (25/9). (Foto: MP/Kanugrahan)
Ketua MPR Bambang Soesatyo di Rumah Sakit Pelni, Jakarta Barat, Rabu, (25/9). (Foto: MP/Kanugrahan)

Berbagai persoalan bangsa, lanjut dia, juga disuarakan melalui sejumlah tulisan yang dipublikasikan, serta tak segan menyampaikan kritik yang konstruktif.

"Saya ikut merasakan kesedihan keluarga almarhum Gus Sholah dan keluarga besar nahdliyin. Dalam suasana duka ini, saya dan rekan di MPR melantunkan doa agar keluarga dan komunitas nahdliyin tabah serta merelakan kepergian almarhum Gus Sholah," ucapnya.

Menurut dia, Gus Sholah selalu berbicara dan bekerja demi persatuan dan kesatuan bangsa, demi terwujudnya persatuan umat beragama.

Baca Juga

BREAKING NEWS: Adik Gus Dur Meninggal Dunia

Oleh karena itu, kata dia, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) tersebut, akan selalu dikenang sebagai negarawan yang gigih menjaga dan merawat persatuan bangsa.

Atas berpulang pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng itu, kata dia, tidak hanya keluarga besar NU yang merasa kehilangan, akan tetapi berbagai kalangan dan komunitas lainnya pun merasakan kehilangan, termasuk Partai Golkar.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, ANTARA FOTO/Syaiful Arif/aww.
Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, ANTARA FOTO/Syaiful Arif/aww.

Perlu diketahui, bahwa Gus Solah telah menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu pukul 20.55 WIB di RS Harapan Kita, Jakarta. Gus Solah meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis karena penyakit jantung yang ia derita.

Gus Solah adalah pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Penerus dari Hadratus Syaikh Hasyim Asyari itu juga merupakan tokoh besar, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komnas HAM.

Baca Juga

Gus Sholah Dimakamkan Bersebelahan dengan Gus Dur

Di karir politiknya, Gus Solah juga pernah maju sebagai Calon Wakil Presiden di pemilu 2004 mendampingi Wiranto. Sementara itu ia juga pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) di era awal Reformasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terlibat Narkoba, Bekas Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Punya Harta Rp110 Juta
Indonesia
Terlibat Narkoba, Bekas Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Punya Harta Rp110 Juta

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dicopot dari jabatan Kapolsek Astanaanyar, Bandung, lantaran diduga terlibat dan mengonsumsi narkoba.

KPK Amankan Dokumen dari Rumah Anak Legislator Nasdem
Indonesia
KPK Amankan Dokumen dari Rumah Anak Legislator Nasdem

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah anak legislator Nasdem Hasan Aminuddin, Zulmi Noor Hasani, di Jalan Imam Bonjol, Kabupaten Probolinggo, Minggu (5/9).

Mega Korupsi Asabri, Kejagung Tahan Saudara Kandung Benny Tjokro
Indonesia
Mega Korupsi Asabri, Kejagung Tahan Saudara Kandung Benny Tjokro

Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung menahan saudara kandung terdakwa Benny Tjokrosaputro berinisial TT.

Solo Bakal Lakukan Razia Nataru di Stasiun dan Bandara
Indonesia
Solo Bakal Lakukan Razia Nataru di Stasiun dan Bandara

Persiapan Benteng Vastenburg sebagai lokasi karantina sudah dilakukan. Rencananya di lokasi itu akan dipasangi lima tenda milik TNI.

Airlangga Tegaskan Pemerintah Terus Mengakselerasi Percepatan Vaksinasi
Indonesia
Airlangga Tegaskan Pemerintah Terus Mengakselerasi Percepatan Vaksinasi

Vaksinasi dosis ketiga sebagai booster kepada tenaga kesehatan juga telah dilakukan kepada 713.068 orang sedangkan vaksinasi anak usia 12-17 tahun telah dilakukan kepada 2,77 juta anak dengan dosis pertama dan 1,9 juta anak dosis kedua.

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Papua

Tim penyidik saat ini tengah melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Persiapan Umrah, Calon Jemaah Diminta Untuk Ikut Vaksinasi
Indonesia
Persiapan Umrah, Calon Jemaah Diminta Untuk Ikut Vaksinasi

Saat ini ada sekitar lima juta lebih calon haji yang masuk daftar tunggu di Indonesia, belum lagi umrah yang jumlahnya juga sangat banyak.

Ketua DPRD Jakarta Nilai TGUPP Tidak Bisa Akselarasi Program Anies
Indonesia
Ketua DPRD Jakarta Nilai TGUPP Tidak Bisa Akselarasi Program Anies

Alvin Wijaya yang merupakan anggota TGUPP di bidang Respons Strategis mengundurkan diri. Alvin diketahui menjabat sebagai anggota TGUPP sejak 2018.

Penurunan Baliho oleh Aparat TNI Dianggap Operasi Militer Selain Perang
Indonesia
Penurunan Baliho oleh Aparat TNI Dianggap Operasi Militer Selain Perang

Pelibatan aparat TNI untuk menertibkan baliho pimpinan FPI Rizieq Shihab dinilai tepat.

Mayoritas Yang Ingin Jokowi 3 Periode Hanya Pemilih PDIP
Indonesia
Mayoritas Yang Ingin Jokowi 3 Periode Hanya Pemilih PDIP

Sebanyak 74 persen responden menyatakan UUD 1945 tidak perlu diubah lagi, alias masa jabatan presiden 2 periode dipertahankan. Sebanyak 13 persen menjawab perlu diubah.