Kenalkan Stafsus Ala Milenial, PDIP: Jokowi Bangun Tradisi Baru Presiden Jokowi memperkenalkan para staf khusus presiden dari kalangan milenial (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Berbeda dengan presiden-presiden sebelumnya, tradisi perkenalan pejabat publik era Presiden Joko Widodo (Jokowi) jauh dari kesan formalistik dan kaku.

Hal ini yang diperlihatkan Jokowi pada sore hari ini saat akan mengumumkan sejumlah nama yang akan mengisi pos jabatan staf khusus, pada Kamis (21/11).

Baca Juga:

Staf Khusus Didominasi Kaum Milenial, Presiden Jokowi Ingin Pertajam Inovasi

Jokowi memperlihatkan kepada publik suasana perkenalan yang santai, elegan dan penuh keakraban. Suasana santai itu terlihat dari setting tempat pertemuan sampai cara Jokowi memposisikan dirinya ditengah calon staf khusus.

PDIP puji gaya Presiden Jokowi perkenalkan stafsus milenial
Politisi PDIP Darmadi Durianto (Foto: antaranews)

Menanggapi suasana tersebut, politikus PDI Perjuangan Darmadi Durianto mengatakan, apa yang dilakukan dan diperlihatkan presiden Jokowi adalah tradisi baru yang sarat makna yang cukup dalam.

"Jika dilihat secara semiotik (makna simbol) konsep perkenalan ala pak Jokowi itu menyiratkan bahwa hari ini era perkenalan pejabat publik yang terkesan formal dan kaku sudah bukan zamannya lagi," kata Darmadi kepada wartawan, Jumat, (22/11).

Selain itu, lanjut dia, suasana pertemuan dan perkenalan calon staf khusus kepada publik yang penuh keakraban, santai dan elegan itu menandakan bahwa Jokowi tengah memperlihatkan kepada masyarakat bahwa generasi muda bangsa ini punya kesempatan yang sangat luas untuk bersama-sama membangun negeri ini.

"Pak Jokowi ingin menunjukkan bahwa anak muda mesti dikasih kesempatan untuk urun rembug membangun bangsa dan negara ini. Selain itu saya kira pak Jokowi juga ingin memperlihatkan bahwa pengelolaan negara ini mesti dibangun oleh talenta-talenta muda yang berjiwa kreatif dan inovatif," ujarnya.

Menurutnya, tradisi demikian juga adalah bagian penting dalam era keterbukaan seperti sekarang ini.

"Prinsip good government dan inovatif government dalam perspektif kekinian tengah ditradisikan di era beliau saat ini. Intinya pertemuan dan perkenalan tersebut sarat makna terobosan yang layak diacungi jempol," puji dia.

Kendati demikian, Darmadi mengingatkan agar staf khusus yang dipercaya Jokowi bekerja dengan sungguh-sungguh.

"Mereka harus out of the box nantinya dan mesti mampu mengimplementasikan program-program pak Jokowi. Saya harap stafsus dari kalangan milenial utamanya tidak hanya hanya jadi sekuntum mawar penghias belaka tapi harus jadi sekuntum mawar pengharum ditengah taman yang penuh tantangan zaman ini," ujarnya.

Selain itu, Darmadi juga menilai, komposisi stafsus yang terdiri dari kalangan milenial dan veteranial akan menjadi warna tersendiri dalam pemerintahan Jokowi ini.

"Saya lihat akan ada pertarungan ide antara stafsus milenial dan veteranial. Dilain sisi saya juga melihat bahwa penunjukkan stafsus milenial ada aspek politisnya juga selain aspek kompetensi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo memperkenalkan 12 figur yang terdiri dari 7 figur Milenial dan 5 figur veteranial yang akan membantunya sebagai staf khusus.

Baca Juga:

Jokowi Hari Ini Lantik 12 Stafsus

Perkenalan berlangsung di beranda Istana Merdeka, Kamis (21/11) sore. Tak seperti pemandangan biasanya, bean bag warna-warni yang biasanya ditemukan di kantor-kantor startup kini disiapkan di Istana.

"Sore ini saya ingin memperkenalkan staf khusus presiden yang baru. Tugasnya mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. Anak muda semuanya," ungkap Jokowi.

Berikut nama tujuh nama staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial:

1. Angkie Yudistia, Pendiri Thisable Enterprise

2. Aminuddin Ma'ruf, Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2017

3. Adamas Belva Syah Devara, Pendiri Ruang Guru

4. Ayu Kartika Dewi, Perumus Pergerakan Sabang Merauke

5. Putri Indahsari Tanjung, CEO dan Founder Creativepreneur

6. Andi Taufan Garuda Putra, CEO Amarta

7. Gracia Billy Mambrasar, Pemuda asal Papua yang mendapatkan beasiwa di Universitas Oxford.(Pon)

Baca Juga:

Putri Tanjung Jadi Role Model Anak Muda Kreatif

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH