Kenalkan Kompol Ardila, Doktor Termuda di Institusi Polri Kompol Muhammad Ardila Amry. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Kompol Muhammad Ardila Amry kini resmi menyandang gelar Doktor usai di wisuda untuk program Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor Universitas Indonesia (UI), Jumat (25/2).

Pria berusia 36 tahun itu lulus dengan meraih nilai IPK tertinggi pada Program S3/Doktoral Departemen Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI.

Baca Juga

Polri Surati Interpol Brasil dan Singapura Terkait Desainer Pesan Organ Manusia

Ardila mampu menyelesaikan studinya di tengah kesibukannya sebagai anggota Polri yang selalu siap sedia melayani masyarakat.

“Alhamdulilah, masa perkuliahan saya jalani dengan baik hingga selesai begitu juga dengan keseharian sebagai anggota Polri,” kata Ardila yang pernah menjabat Kasie Samsat Jakarta Barat Subdit Regiden Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat.

Alhasil, kerja keras dan ketaatan dalam menjalankan tugas dan studi pun membuahkan hasil yang luar biasa. Ia masuk jadi 5 lulusan terbaik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

“Semua berkat kerja keras dan dorongan keluarga yang tak pernah berhenti mensupport saya,” ujarnya.

Ardila juga tidak menyangka meraih nilai IPK tertinggi. "Saya kuliah murni untuk menuntut ilmu dan mengembangkan serta menggali potensi yang ada dalam diri saya,” ungkapnya.

Baca Juga

Kapolri Ungkap Tren Penyebaran Omicron Berpindah ke Luar Jawa-Bali

Ia mengajak Perwira Polri lainnya untuk mengikuti jejaknya dengan tidak lelah mengikuti dan menjalani studi baik di luar maupun dalam negeri.

“Jangan pernah lelah menuntut ilmu. Jika bisa kuliah ya kuliah, ingat jerih lelahmu tidak akan pernah sia-sia. Jika Sumber Daya Manusia (SDM) kita unggul maka Polri akan jauh lebih baik lagi. Untuk itu mari mulai dari diri kita dahulu untuk mengembangkan diri,” pintanya.

Berkat kerja kerasnya pula, Ardila saat ini dipercaya menjadi salah satu Staff di Kedutaan Besar (Dubes) Indonesia untuk Perancis. Dengan demikian maka ilmu pengetahuan yang diperolehnya sebagai anggota Polri dan doktoral jebolan UI.

“Insya Allah, saya akan menjalankan amanah yang dipercayakan. Rencananya ke depan saya akan lanjut short course tentang criminology di Aix Marseille University,” pungkas Ardila.

Untuk diketahui, Kompol Ardila Amry tercatat sebagai Doktor Kriminologi ke-27 di Universitas Indonesia. Tak hanya itu, ia pun masuk dalam jajaran ketujuh Doktor Kriminologi UI dengan predikat cum laude. Bahkan, Ardila menjadi polisi termuda yang menyandang gelar Doktor di institusi Polri. (*)

Baca Juga

Kapolri Minta Anak Buahnya Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Pasaman Barat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud
Indonesia
Peringatan Maulid Nabi, Keraton Surakarta Tiadakan Tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali meniadakan tradisi Sekaten dan Grebeg Maulud tahun ini karena Kota Solo masih berstatus PPKM Level 2.

Ketua DPD Minta Pasal 33 UUD Dikoreksi Agar Kembali ke Sistem Ekonomi Pancasila
Indonesia
Ketua DPD Minta Pasal 33 UUD Dikoreksi Agar Kembali ke Sistem Ekonomi Pancasila

Boleh bermitra dengan swasta atau asing namun kendali utama tetap berada di BUMN

[Hoaks atau Fakta]: Polda Aceh Larang Warga Belum Divaksin Beli BBM
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Polda Aceh Larang Warga Belum Divaksin Beli BBM

, Komandan Batalyon (Danyon) Brimob C Pelopor Polda Aceh, Kompol Hari Purnomo menegaskan bahwa kebijakan terkait Sertifikat Vaksin yang dijadikan sebagai syarat untuk mengisi BBM di SPBU ialah hoaks.

Anies Pecat Dwi Wahyu dari Dirut Jakpro
Indonesia
Anies Pecat Dwi Wahyu dari Dirut Jakpro

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberhentikan Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto.

 Dana Pemda Mengendap di Bank Melonjak di Maret 2022
Indonesia
Dana Pemda Mengendap di Bank Melonjak di Maret 2022

Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah dana mengendap di bank terbesar yakni mencapai Rp 26,85 triliun.

Calon Ibu Kota Dilanda Banjir, PKS: Early Warning Untuk Tidak Pindahkan IKN
Indonesia
Calon Ibu Kota Dilanda Banjir, PKS: Early Warning Untuk Tidak Pindahkan IKN

Substansi RUU IKN telah disepakati DPR RI dan pemerintah, yaitu terkait pemerintah daerah bersifat khusus.

Polisi Temukan Penimbunan 4 Ton BBM Solar Bersubsidi di Aceh
Indonesia
Polisi Temukan Penimbunan 4 Ton BBM Solar Bersubsidi di Aceh

Polisi amankan 4.000 liter (4 ton) bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi yang diduga ditimbun di sejumlah lokasi berbeda di kawasan Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya.

Jelang Lebaran, Take Off Landing Pesawat di Bandara Soetta Sudah Capai 900 Pergerakan
Indonesia
Jelang Lebaran, Take Off Landing Pesawat di Bandara Soetta Sudah Capai 900 Pergerakan

Angkasa Pura memastikan kesiapan fasilitas infrastruktur Bandara dengan mengaktifkan kembali sejumlah terminal setelah sebelumnya ditutup adanya pandemi COVID-19.

Pesan Wapres Ma'ruf Amin di Hari Anak Nasional
Indonesia
Pesan Wapres Ma'ruf Amin di Hari Anak Nasional

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyampaikan selamat selamat Hari Anak Nasional melalui video ucapan, Sabtu (23/7).

Dua Terdakwa Pembunuhan Gajah Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Dua Terdakwa Pembunuhan Gajah Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Idi, Kabupaten Aceh Timur memvonis dua terdakwa pembunuhan gajah sumatera yang ditemukan mati tanpa kepala tersebut dengan hukuman masing-masing 42 bulan.