Kenaikan Kasus COVID-19 Pasca Libur Lebaran Terlihat 7-8 Pekan Ilustrasi COVID-19. Foto: Pete Linforth/Pixabay

MerahPutih.com - Satgas Penanganan COVID-19 memprediksi kenaikan kasus virus corona pasca libur Lebaran akan berlangsung selama 7-8 pekan.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan hal itu terjadi lantaran periode tambahan arus balik ke Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sepekan pasca Idul Fitri.

Baca Juga

Satgas Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 Sesuai dengan Kalkulasi

"Pada periode tambahan ini bisa bertahan selama 7-8 minggu," ungkap Wiku dalam keteranganya di Jakarta, Jumat (18/6).

Menurut Wiku, berdasarkan data yang tercatat dampak liburan pasca Idul Fitri di pekan keempat meningkat hingga 112,22 persen.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (9/6/2021). (ANTARA/HO-Satgas COVID-19/am)
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (9/6/2021). (ANTARA/HO-Satgas COVID-19/am)

Lima provinsi yang menyumbang kenaikan kasus COVID-19 signifikan tertinggi adalah Jawa Tengah yang naik 281,59 persen. Kemudian DKI Jakarta naik 263,26 persen; DIY naik 172,03 persen; Jawa Timur naik 102,74 persen; dan Jawa Barat naik 58,75 persen.

Pada beberapa kabupaten/kota tertentu juga terjadi kenaikan kasus yang sangat signifikan dalam rentang waktu yang singkat. Kenaikan kasus pada beberapa kabupaten kota di pekan lalu seperti di Bangkalan, Pati, Kudus, Jepara, Bandung, dan Kota Cimahi.

Untuk itu, Wiku mengimbau kenaikan kasus di kabupaten/kota tertentu ini dijadikan pembelajaran bahwa dalam melihat situasi tidak bisa hanya menilai di tingkat provinsi saja. Namun perlu untuk menilai hingga tingkat kabupaten/kota.

"Jika terdapat kabupaten/kota yang sudah menunjukkan kenaikan signifikan, harus segera ditangani agar tetap terkendali sehingga tidak meningkatkan kasus di tingkat provinsi hingga nasional," tutup Wiku. (Knu)

Baca Juga

Sejumlah Guru Terpapar COVID-19 Saat Uji Coba PTM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menaker Apresiasi Raffi Ahmad karena Pekerjanya Jadi Peserta BPJS Contract Address
Indonesia
Menaker Apresiasi Raffi Ahmad karena Pekerjanya Jadi Peserta BPJS Contract Address

"Saya mengapresiasi Raffi Ahmad. Aa Rafi ini sudah menyertakan pegawainya untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan dan selama pandemi ini tidak melakukan PHK dan tidak mengurangi upah selama pandemi," kata Menaker Ida dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (17/1).

Babak Baru Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Kini Naik ke Penyidikan
Indonesia
Babak Baru Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Kini Naik ke Penyidikan

Pengusutan penembakan di kediaman Irjen Ferdy Sambo memasuki babak baru.

Ketua KPK Sebut Jabar 'Juara' Korupsi, Sumbang Kasus Paling Banyak
Indonesia
Ketua KPK Sebut Jabar 'Juara' Korupsi, Sumbang Kasus Paling Banyak

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa Provinsi Jawa Barat jadi provinsi terbanyak penyumbang kasus korupsi. Hal tersebut sesuai dengan data korupsi yang ditangani KPK pada tahun 2004 hingga 2020.

Angkasa Pura II Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik 7 sampai 9 Mei
Indonesia
Angkasa Pura II Bersiap Hadapi Puncak Arus Balik 7 sampai 9 Mei

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah pergerakan penumpang periode tersebut tercatat 1,36 juta orang.

Wakil Rakyat Tolak Mentah-Mentah Usul Menteri Menyambi Jabatan Kepala IKN 
Indonesia
Wakil Rakyat Tolak Mentah-Mentah Usul Menteri Menyambi Jabatan Kepala IKN 

Kepala badan otorita yang bertanggung jawab nantinya memerlukan fokus lebih dalam membangun IKN.

23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI
Indonesia
23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI

Supriadi alias Upik Pagar ditunjuk memimpin pembacaan ikrar

[HOAKS atau FAKTA] Swab Test PCR Dapat Merusak Otak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Swab Test PCR Dapat Merusak Otak

Diimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dengan informasi menyesatkan tersebut

[HOAKS atau FAKTA]: Timnas Didiskualifikasi Akibat Tindakan Asnawi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Timnas Didiskualifikasi Akibat Tindakan Asnawi

Asnawi Mangkualam menghampiri pemain Singapura Faris Ramli dan mengucapkan sesuatu, ketika Faris Ramli gagal mencetak gol penalti.

Pemerintah Diminta Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Pergantian Tahun
Indonesia
Pemerintah Diminta Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Pergantian Tahun

Persoalan harga sejumlah bahan pangan pokok di penghujung 2021 perlu segera diselesaikan.

Masuk Era Industri 4.0, DPD Minta Pemerintah Perbanyak Pendidikan Vokasi
Indonesia
Masuk Era Industri 4.0, DPD Minta Pemerintah Perbanyak Pendidikan Vokasi

Senator Jawa Timur ini ingin penyerapan tenaga ahli dan terampil nantinya dipenuhi dari lulusan dalam negeri. Bukan malah mendapatkan tenaga ahli dari luar negeri