Karier
Kena Shift WFO di Tengah Pandemi? Jangan Parno Harus WFO? Asikin aja! (Foto: Pixabay/congerdesign)

ATURAN PSBB di Jakarta diperpanjang. Namun pekerjaan tetap dilakukan di rumah. Tak masalah bekerja dari rumah bisa meredam kemungkinan terpapar virus corona. Tapi PSBB kali ini memberikan keleluasaan pengusaha menjalankan aktivitasnya dengan kekuatan minimal.

Ini berarti ada beberapa pekerja yang harus datang ke kantor alias WFO (work from office) dengan sistem shift. Sayangnya jumlah kasus positif COVID-19 menunjukan grafik naik, tapi awareness-nya semakin berkurang. Kzl enggak sih.

Baca juga:

Tikung Saja Selama Janur Kuning Belum Melengkung

Sayangnya gak bisa sepedaan dari Kelapa Gading ke Serpong. (Foto Coach Mag UK)
Sayangnya enggak bisa sepedaan dari Kelapa Gading ke Serpong. (Foto: Pexels/Ricardo Esquivel)

Jika kamu salah satu orang parno dengan COVID-19, saya juga begitu. Malah dua kali lipat. Saya baru saja kehilangan dua anggota keluarga dalam empat bulan terakhir. Apalagi mengingat status saya baru saja lulus S1, masih banyak keinginan yang harus saya kejar.

Di sisi lain, sangat mustahil untuk menolak WFO dengan ngomong 'pak saya takut Corona, jadi gausa masuk ya pak." Ya bisa jadi dibolehin aja sih enggak ke kantor, tapi enggak usah ke kantor selamanya alias dipecat.

Berdomisili di Kelapa Gading dan belum bisa mengemudi mobil dengan lancar membuat saya kesulitan ke kantor, apalagi kantornya beda kota. Pertama-tama, saya harus naik ojek online ke stasiun Kemayoran yang membutuhkan waktu kira-kira 20 menit dari rumah. Sudah panas, sumpek, harus pakai masker lagi.

Baca juga:

Curhat Anak Kos: 3 Trik untuk Hidup ala Sosialita

Kereta ber-ac juga membuat parno. (Foto Unsplash/Ajay Murthy)
Kereta ber-ac juga membuat parno. (Foto Unsplash/Ajay Murthy)

Karena terlalu parno, tidak jarang saya menggunakan face shield untuk mencegah masuknya virus lewat mata. Dilansir dari Health Cleveland Clinic, face shield memang terbukti bisa mengurangi paparan droplets sampai 96% dalam sebuah batukan berjarak 18 inci. Nah, bisa bayangin kan ketidaknyamanan pakai face shield sambil pake helm?

Setelah sampai stasiun terdekat, pastinya saya akan ke toilet. Lagi-lagi, saya harus menghabiskan waktu lebih lama untuk menyemprot hand sanitizer di semua area yang bakal disentuh. Ketika sudah berada di dalam kereta, rasanya sudah mulai nyaman karena penerapan social distancing di kereta diberlakukan dengan sangat baik dan tegas.

Meski begitu, adanya penelitian baru yang mengatakan bahwa COVID-19 bisa menular lewat udara bikin orang juga jadi kinap walau cuman duduk di dalam kereta ber-AC.

Setelah ketar-ketir selama satu jam di dalam kereta, untungnya saya dijemput teman sekantor menggunakan mobil sehingga risiko terpapar virus menjadi lebih kecil.

Harapan saya satu-satunya sekarang, adalah kesehatan teman saya. Lagi-lagi media memberitakan bahwa banyak kasus COVID-19 tanpa gejala. Jika ia merasa sehat-sehat saja tapi dia Corona, gimana??

Apalagi jika sampai kantor nanti, teman-teman kantor pastinya suntuk dan melepas penat dengan sebat di luar ruangan. Meski tempatnya outdoor, tetapi lagi-lagi ada berita yang mengatakan bahwa perokok lebih berpotensi terkena COVID-19. Wow, rasanya sekarang ngobrol sama teman aja insecure karena COVID-19 seolah bisa datang darimana aja kayak rezeki.

Tanpa disadari, sebenarnya overthinking juga bisa enggak baik lho. Dilansir dari US National Library of Medicine dan National Library of Medicine, rasa stres, kesepian, dan kurang tidur bisa melemahkan sistem imun sehingga membuatmu lebih rentan penyakit dan virus, termasuk COVID-19.

Baca Juga:

Jepang Buat Masker Genggam, Memudahkan Saat Makan dan Ngobrol

Apakah teman saya Corona? Hanya Tuhan yang tahu. (Foto unsplash @frankiefoto)
Apakah teman saya Corona? Hanya Tuhan yang tahu. (Foto: Unsplash/frankiefoto)

Christopher Fagundes, psikolog di Rice University mengatakan bahwa stres bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh kita dan menyebabkan penyakit dan virus mudah masuk. Tidak hanya itu, stres juga bisa mempengaruhi peradangan. Ketika orang mengalami stres kronis, sistem inflamasi akan terlalu aktif dan bisa memicu penyakit lainnya.

Intinya, jangan berpikir jauh-jauh dulu. Memang, COVID-19 bukanlah hal yang bisa dianggap enteng. Meski begitu, life must go on, dan kita harus bisa beradaptasi dengan segala keadaan untuk bisa bertahan hidup. Apalagi saat ini sangat susah untuk mencari kerja. Cobalah untuk mempertahankan pekerjaanmu dengan baik dan terus berdoa serta bersyukur.

Selalu usahakan untuk mengikuti protokol kesehatan ketika terpaksa harus keluar rumah, termasuk ngantor. Gunakan masker, face shield, atau apapun itu untuk membuat dirimu merasa aman dan nyaman. Jangan takut di-judge cupu dan penakut ketika kamu tampil terlalu heboh atau terlihat terlalu parno. Yang penting kamu aman, kamu terlindungi, dan kamu sehat.

Terus gimana dong? Hari ini ke kantor enggak?? (shn)

Baca Juga:

Trik Dasar Agar Pasangan Tak Minta Cerai di Masa Pandemi

Penulis : annehs annehs
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perspektif Kreatif di Masa Pandemi Ala Fotografer Miniatur Tatsuya Tanaka
Fun
Perspektif Kreatif di Masa Pandemi Ala Fotografer Miniatur Tatsuya Tanaka

Pria kelahiran 1981 itu menjadikan hal-hal seputar virus Corona sebagai sumber inspirasinya.

Gal Gadot Kecewa Soal Tragedi Israel-Palestina
ShowBiz
Gal Gadot Kecewa Soal Tragedi Israel-Palestina

Mengingat dirinya lahir di Israel dan pernah ikut wajib militer.

Rusia akan Larang Facebook, Twitter, dan YouTube
Hiburan & Gaya Hidup
Rusia akan Larang Facebook, Twitter, dan YouTube

Rusia mencium aktivitas mencurigakan pada Twitter, Youtube, dan Facebook.

Penantian 22 Tahun, Unit Gothic Rock Sieve Rilis EP 'Biara' ke Format Digital
ShowBiz
Penantian 22 Tahun, Unit Gothic Rock Sieve Rilis EP 'Biara' ke Format Digital

Setelah menunggu sekian lama, mini album Biara sudah bisa dinikmati secara digital.

Bersama Elton John, Miley Cyrus Cover Lagu Metallica
ShowBiz
Bersama Elton John, Miley Cyrus Cover Lagu Metallica

Lagu Metallica berjudul Nothing Else Matters dipilih Miley Cyrus dan beberapa musisi yang terlibat dalam proyek ini.

Donasi Tabung Oksigen sebagai Bentuk Cinta dan Doa untuk Semua
Hiburan & Gaya Hidup
Donasi Tabung Oksigen sebagai Bentuk Cinta dan Doa untuk Semua

Pertamina Foundation melakukan upaya nyata dengan mendonasikan 59 tabung oksigen.

Pentingnya Asupan Vitamin D dan Kalium Bagi Anak
Fun
Pentingnya Asupan Vitamin D dan Kalium Bagi Anak

Asupan vitamin D dan kalium juga termasuk rendah pada anak-anak yang berusia 2-11 tahun. Kedua kandungan tersebut bisa didapat dari yogurt berkualitas.

E-GMP Milik Hyundai jadi Basis Mobil Elektrik Apple?
Fun
E-GMP Milik Hyundai jadi Basis Mobil Elektrik Apple?

E-GMP dapat menempuh jarak lebih dari 500 km dengan baterai penuh.

5 Rekomendasi Tayangan Netflix untuk Sambut Agustus
Fun
5 Rekomendasi Tayangan Netflix untuk Sambut Agustus

Cocok untuk menemani di saat PPKM level 4.

Nyemil ala Sultan dengan Kue Bulan Brand Mewah Ini
Fun
Nyemil ala Sultan dengan Kue Bulan Brand Mewah Ini

Sejumlah merek ternama di dunia turut meramaikan Mooncake Festival 2020.