Kemnaker Dorong Implementasi Green Productivity di Indonesia Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan. Foto: Humas Kemnaker

MerahPutih.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen untuk mendorong implementasi green produtivity (produktivitas ramah lingkungan) di Indonesia. Green productivity diyakini tidak hanya dapat meningkatkan produktivitas nasional, namun juga menjaga keberlangsungan dan kelestarian lingkungan.

"Green productivity adalah langkah tepat saat ini untuk mengurangi semua pemborosan dalam pemakaian energi dan mendorong pemakaian energi terbarukan, juga mendorong pelaksanaan green job, khususnya sektor pemerintahan," kata Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Budi Hartawan, di Jakarta, Minggu (5/9).

Baca Juga

Kemnaker Cairkan BSU ke 947.499 Pekerja

Budi Hartawan mengatakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, telah menginstruksikan pihaknya untuk melakukan inovasi dalam meningkatkan produktivitas nasional. Salah satunya adalah mengimplementasikan green productivity.

Untuk itu, dalam rangka mendukung produktivitas ramah lingkungan yang berkelanjutan, baru-baru ini pihaknya bersama Asian Productivity Organization (APO) mengadakan Training of Assessors for the Green Productivity Specialists Certification Program (Pelatihan Sertifikasi Asesor Spesialis Produktivitas Ramah Lingkungan) secara daring dan luring.

Pelatihan ini, kata Budi Hartawan, melibatkan 20 peserta negara anggota APO dan 30 peserta lokal.

“Pelatihan ini merupakan wadah bagi para calon asesor untuk berbagi pengetahuan serta mengembangkan pemahaman mengenai APO-GPS 201 untuk GP Specialist dalam ruang lingkup keahlian, keterampilan kerja, kode etik profesional dan proses sertifikasi," kata Budi Hartawan.

Kementerian Ketenagakerjaan

Budi Hartawan menjelaskan, kegiatan pelatihan sertifikasi asesor spesialis produktivitas ramah lingkungan ini merupakan kali pertama di Indonesia, sejak kedua organisasi menetapkan APO-GPS 201. Budi mengatakan APO-GPS 201 adalah skema sertifikasi yang dikembangkan di bawah program akreditasi APO.

APO-GPS 201 adalah program yang akan digunakan oleh 21 negara anggota APO untuk mengikuti pelatihan green productivity menjadi spesialis di bidang green productivity dan menjadi asesor green productivity multinegara.

"Di bawah skema ini, Certification Body/CB (Lembaga Sertifikasi) harus melakukan verifikasi dokumen, pemeriksaan, asesmen desktop, wawancara panel tatap muka, dan evaluasi laporan Green Productivity (GP) yang diserahkan sebelum menerbitkan sertifikasi," kata Budi Hartawan

Dengan memahami APO-GPS 201, kata Budi Hartawan, akan menjamin keberhasilan sertifikasi dan mendukung Kemnaker selaku NPO (National Productivity Organization) sebagai Certification Body.

“Untuk itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Sekretariat APO, para nara sumber, peserta, NPO Indonesia, dan juga pihak-pihak lain yang telah mendukung dan menyukseskan program ini,” ujar Budi Hartawan. (Pon)

Baca Juga

Ini Hasil Pemeriksaan Kemnaker Terkait Masuknya 20 TKA di Sulsel

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Via WhatsApp, Lowongan Kerja Khusus Warga Ber-KTP Surabaya Hoaks
Indonesia
Via WhatsApp, Lowongan Kerja Khusus Warga Ber-KTP Surabaya Hoaks

Baru-baru ini beredar pesan berantai atau broadcast di grup WhatsApp terkait rekrutmen pekerjaan untuk warga ber-KTP Surabaya melalui pendaftaran di RT masing-masing.

DKI Mulai Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan Tokoh Masyarakat Jumat Pagi
Indonesia
DKI Mulai Vaksinasi Tenaga Kesehatan dan Tokoh Masyarakat Jumat Pagi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyebut untuk wilayah ibu kota akan memulai vaksinasi COVID-19 pada Jumat (15/1) mendatang.

Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan
Indonesia
Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan

Sebab, euforia yang berlebihan bisa menimbulkan gangguan keamanan. Apalagi, saat ini sedang dalam keadaan Pandemi COVID-19.

Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang
Indonesia
Update COVID-19: Vaksin Kedua 35 Persen, Korban Meninggal Harian 38 Orang

Jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 74.905.667 orang atau setara 35,92 persen dari target sasaran.

Serapan Anggaran Pemulihan Ekonomi Tidak Bakal Capai 100 Persen
Indonesia
Serapan Anggaran Pemulihan Ekonomi Tidak Bakal Capai 100 Persen

Program PEN yang kemungkinan akan terealisasi melewati target yakni insentif usaha yang memang sudah terealisasi 99,4 persen per 19 November 2021.

ICW Harap Jokowi Segera Ambil Sikap Terkait Kekisruhan di KPK
Indonesia
ICW Harap Jokowi Segera Ambil Sikap Terkait Kekisruhan di KPK

hal ini akan menjadi pembuktian terhadap konsistensi Jokowi

Eks Waketum PBNU: Abu Janda Penyusup
Indonesia
Eks Waketum PBNU: Abu Janda Penyusup

Pimpinan Banser telah menegur Abu Janda agar tidak bicara lagi tentang NU atau atas nama Ansor

Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri
Indonesia
Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri

Terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong, dr Lois Owien digiring dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Mabes Polri.

FPI Bukan PKI
Indonesia
FPI Bukan PKI

Hamdan merujuk pada Putusan MK No. 82/PUU-XI/2013

Blok Makam COVID-19 Dinamai Berdasarkan Agama, Anies: yang Baru Dikubur itu Syahid
Indonesia
Blok Makam COVID-19 Dinamai Berdasarkan Agama, Anies: yang Baru Dikubur itu Syahid

Tujuan penamaan itu bukan diasosiasikan sebagai korban wabah corona