Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 04 Maret 2026
Kemlu Qatar Tegaskan Tidak Ambil Bagian dalam Serangan ke Iran, Hanya Gunakan Hak

Ilustrasi peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target (Antara/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menegaskan bahwa mereka tidak ikut ambil bagian dalam serangan ke Iran. Seperti disampaikan juru bicara Kemlu Qatar, Majed Al-Ansari mereka hanya menggunakan haknya yang sah untuk membela diri.

Selain itu mereka juga berupaya untuk menghalau setiap serangan Iran ke negaranya, termasuk pada instalasi militer atau kepentingan Amerika.

"Qatar tidak ikut bagian dari serangan yang menargetkan Iran. Kami menggunakan hak kami untuk membela diri dan menghadang serangan Iran terhadap negara kami," katanya di X seperti dilaporkan RIA Novosti.

Sebelumnya, sejumlah jurnalis Israel mengutip sumber-sumber Barat yang mengklaim bahwa Qatar melakukan serangan terhadap Iran selama 24 jam terakhir.

Baca juga:

Militer AS Klaim Telah Serang Hampir 2.000 Target di Iran dalam Pengerahan Terbesar di Timur Tengah

Majed Al-Ansari mendesak para media agar mengacu pada sumber-sumber Qatar yang kredibel ketika memberitakan tentang Qatar.

Sementara itu, lewat unggahan di X Kementerian Luar Negeri Qatar, Al Ansari juga mengatakan bahwa penargetan tidak terbatas pada instalasi militer atau kepentingan Amerika, yang meluas ke wilayah negara dan area serta fasilitas vital Qatar, termasuk lokasi di Mesaieed dan Ras Laffan, tidak dapat diterima dan tidak dapat dibenarkan, terlepas dari siapa yang menjadi sasaran di wilayah Qatar.

Ia menambahkan bahwa sejak dimulainya serangan Iran pada hari Sabtu, wilayah Qatar telah menjadi sasaran tiga rudal jelajah, yang semuanya ditembak jatuh, 101 rudal balistik, 98 di antaranya ditembak jatuh, dan 39 drone, 24 di antaranya ditembak jatuh.

“Selain itu, dua jet tempur yang memasuki wilayah udara Qatar ditembak jatuh dan ditangani sesuai dengan aturan keterlibatan setelah peringatan yang diperlukan dikeluarkan. Ia mencatat bahwa pencarian sedang dilakukan terhadap awak kedua pesawat tersebut setelah ancaman sepenuhnya dinetralisir.”

#Amerika Serikat #Amerika Serikat Serang Iran #Iran #Israel Serang Iran #Qatar #Konflik Timur Tengah #Militer
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - 4 menit lalu
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Lima rudal balistik Houthi hantam Istana Presiden Al-Maashiq di Aden, Yaman. 5 orang tewas dan PM Shaya al-Zindani selamat. Simak berita selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Von der Leyen memperingatkan bahwa serangkaian serangan tersebut berkontribusi pada meningkatnya ketidakstabilan di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Bagikan